Rheinmetall Defence dengan MBT Panther KF51 rupanya tak dibiarkan melenggang sendiri di Eurosatory 2022. Pasalnya, pabrikan asal Jerman lain juga ada yang ikut meluncurkan MBT nya di ajang pameran militer bergengsi di Paris tersebut. MBT yang dimaksud adalah Enhanced Main Battle Tank (EMBT) yang diusung dua perusahaan besar asal Jerman dan Perancis (Franco-German) lewat KNDS Group – Krauss-Maffei Wegmann (KMW) dan Nexter Defense Systems. (more…)
Eurosatory 2022 tak melulu menampilkan alutsista keluaran baru, ada juga yang menawarkan paket upgrade untuk alutsista berusia tua. Seperti salah satunya adalah Johh Cockerill (d/h CMI), manufaktur meriam dan sistem senjata kavaleri asal Belgia ini memajang MBT (Main Battle Tank) Leopard 1A5 dengan dipasangi kubah meriam Cockerill 3105. Bagi pemerhati dunia alutsista di Indonesia, nama Cockerill 3105 seolah tak asing lagi. (more…)
Banyak yang menanyakan, siapakah gerangan K2 Black Panther? Dimana pada artikel terdahulu disebut bahwa Main Battle Tank (MBT) asal Negeri Ginseng ini akan diadu dengan MBT Leopard 2A7NO di Tanah Skandinavia guna memperebutkan tender next generation MBT untuk Angkatan Darat Norwegia. (more…)
Meski masih laris di pasaran, sejatinya tank tempur utama alias Main Battle Tank (MBT) Leopard 2 sudah cukup umur usianya. Walau tak bisa dibilang terlalu tua, tipe MBT Leopard 2 sudah beroperasi sejak tahun 1979. Dengan serangkaian modifikasi dan penambahan lapisan proteksi, bobotnya telah bertambah signifikan dari varian awalnya. (more…)
Wahana penghancur ranjau memang tak maju di lini depan dari suatu pertempuran. Namun, dalam operasi pendudukan suatu wilayah yang berpotensi masif tebaran ranjau, maka mau tak mau, wahana penghancur ranjau adalah suatu pilihan, selain metode penghancuran ranjau secara manual yang memakan waktu lama dan beresiko tinggi pada keselamatan prajurit. (more…)
Karena punya dimensi dan bobot yang ekstra berat (60 ton) dibanding ranpur tank TNI pada umumnya, MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 Kavaleri TNI AD perlu perlakuan khusus dalam menunjang transportasinya, khusus untuk operasi lintas laut, bahkan TNI AL menghadirkan LST (Landing Ship Tank) terbesar, KRI Teluk Bintuni 520. Kini, meski tak sebesar KRI Teluk Bintuni, Dinas Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Ditbekangad) bakal diperkuat armada kapal jenis LCU (Landing Craft Utility) yang didapuk sanggup membawa tank Leopard. (more…)
5 Oktober 1995 jadi momen menarik bagi pemerhati alutsista, selain dikenang sebagai HUT TNI (d/h ABRI) ke-50, peringatan HUT ABRI yang mengambil lokasi di Lanud Halim Perdanakusumah ini juga menyuguhkan parade dan defile peralatan militer yang terbilang besar-besaran di era Orde Baru. Menjadi maskot dalam defile kala itu tank ringan Scorpion, tank APC Stormer dan panser VAB Yon Kav 7/Sersus Kodam Jaya. Tapi bagi penulis, ada sosok lain yang lebih mampu membetot perhatian. (more…)
Dalam skenario pertempuran, setelah MBT (Main Battle Tank) berhasil mendobrak masuk ke daerah lawan, maka operasi selanjutnya adalah menghadirkan gerak laju elemen lain, dalam hal ini unit infanteri dengan misi menetralisir wilayah sasaran. Untuk menghadirkan gerak laju infanteri jelas dibutuhkan angkutan taktis yang mumpuni, dengan syarat punya mobilitas tinggi, mampu memberi proteksi bagi pasukan yang dibawa, dan dibekali senjata. (more…)
Sebagai bangsa yang besar, kita tak ingin melihat postur kekuatan kavaleri TNI AD menjadi inferior dibanding negara-negara tetangga. Ketika Singapura, Malaysia dan Australia sudah familiar dengan sosok MBT (main battle tank), faktanya Indonesia sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar di Asia Tenggara, masih saja berkutat dengan tank ringan (light tank), seperti AMX-13 dan Scorpion. (more…)
Ikon matra darat pada akhirnya merujuk pada keunggulan ranpur lapis baja, dengan penekanan pada keterlibatan tank tempur utama, alias MBT (main battle tank). Untuk urusan update MBT, Indonesia menjadi pemain akhir, setelah Malaysia, Singapura, dan Thailand yang lebih dulu menggunakan MBT.