Selain obsesinya untuk membangun kapal selam nuklir dalam naungan pakta AUKUS (Australia – United Kingdom – United States), Angkatan Laut Australia rupanya juga punya proyeksi lain untuk memperkuat lini kekuatan bawah lautnya. Persisnya Departemen Pertahanan Australia telah mengumumkan proyek pengembangan wahana tanpa awak yang disebut XLAUV (Extra–Large Autonomous Underwater Vehicle). (more…)
Di tengah riuhnya berita seputar konflik antara Rusia dan Ukraina, ada kabar bahwa Rubin Design Bureau, yakni biro perancang kapal selam nomer satu di Rusia, kini telah membangun Pusat Robotika Kelautan – Centre for Marine Robotics di kota Kronstadt. (more…)
Di masa mendatang, mungkin Cina tak perlu harus mengerahkan armada kapal risetnya untuk melepaskan drone bawah lautnya di kawasan Asia Pasifik, cukup dengan melepaskan drone bawah laut lewat airdrop dari wahana udara, maka drone bawah laut atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV) akan lebih cepat menyasar ke daerah operasi. Skenario itu rupanya telah diperlihatkan dalam ajang Zhuhai AirShow 2021. (more…)
Ada beragam fitur yang menjadikan KRI Rigel 933 dan KRI Spica 934 layak disebut sebagai kapal hidro oseanografi canggih, salah satunya berkat adanya drone bawah laut jenis Hugin 1000. Wahana yang masuk kategori AUV (Autonomous Underwater Vehicle) ini, menjadikan misi survei bawah laut mampu merekam data-data kelautan, bahkan sampai kedalaman 3.000 meter. Dan, ada kabar dari pihak pabrikan, yakni Kongsberg Maritime telah meluncurkan varian terbaru yang diberi label Hugin Endurance. (more…)
Sebuah drone bawah laut yang wujudnya menyerupai rudal jelajah belum lama ditemukan oleh nelayan di Laut Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Meski kini telah diamankan oleh aparat keamanan setempat, namun dari foto yang diperlihatkan, bahwa drone yang dimaksud identik dengan Sea Wing (Haiyi) underwater gliders milik Cina. (more…)