Tag: Denmark

Parlemen Denmark Beri ‘Lampu Hijau’, Frigat Iver Huitfeldt Class Siap Bertolak ke Selat Hormuz

Nama frigat Iver Huitfeldt Class kini sedang menjadi treding, lantaran pemberitaan beberapa waktu lalu, bahwa Kementerian Pertahanan RI, PT PAL dan pihak prinsipal Odense Maritime Technology (OMT), telah menandatangani kontrak pembukaan (preamble contract) untuk pembangunan unit perdana frigat asal Denmark tersebut, dimana total akan ada dua unit Iver Huitfeldt Class yang bakal dibangun oleh PT PAL. Dan masih terkait Iver Huitfeldt Class, ada kabar bahwa frigat berbobot 6.645 ton ini akan dilibatkan dalam misi di wilayah Selat Hormuz. (more…)

Jelang Pembangunan Unit Perdana Frigat Iver Huitfeldt, Kemhan, PT PAL dan Prinsipal Atur Soal Workshare

Meski tengah dirundung pandemi Covid-19, rupanya program akuisisi frigat Iver Huitfeldt terus berjalan. Sebagai wujud konkritnya, pada 30 April lalu, pihak perwakilan dari Kementerian Pertahanan RI, manufakur kapal PT PAL dan PT Sinar Kokoh Persada, agen dari Indonesia untuk perusahaan Denmark Odense Maritime Technology (OMT), telah menandatangani kontrak pembukaan (preamble contract) untuk pengadaan unit perdana frigat asal Denmark tersebut. (more…)

Terma Terpilih Sebagai Pemasok Combat Management System dan Sistem Radar di Frigat Iver Huitfeldt Class

Jagad alutsista nasional kembali mendapat kabar segar, meski belum berupa kontrak efektif, namun Terma dari Denmark kabarnya telah terpilih untuk memasok Combat Management System (CMS) dan paket radar di frigat Iver Huitfeldt Class, yang kelak akan memperkuat Satuan kapal Eskorta TNI AL. Meski terbilang baru sebagai pemasok teknologi dan sistem di lingkungan TNI AL, namun Terma secara perlahan telah memasok radar intai udara/permukaan di korvet Fatahillah Class, Kapal Cepat Rudal Sampari Class (termasuk CMS) dan kapal patroli KPLP Kemenhub RI. (more…)

Terma Pasok C-Series Combat Suite untuk Empat Unit KCR-60M (Sampari Class)

KRI Tombak 629

Setelah sukses memasok radar dua dimensi SCANTER 4100 di korvet KRI Fatahillah 361, dan radar SCANTER 6000 untuk kapal patroli KPLP (Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai Indonesia). Terma, perusahaan penyedia solusi pertahanan dan antariksa asal Denmark, diwartakan kembali mendapatkan order dari Kementerian Pertahanan RI. Kali ini Terma mendapat kepercayaan untuk memasok C-Series Combat Suite untuk empat kapal perang KCR (Kapal Cepat Rudal)/KCR-60M atau KCR Sampari Class produksi PT PAL. (more…)

Pilihan Indonesia ke Iver Huitfeldt Class, Pengadaan Frigat ‘Kelas Berat’ Tunggu Kesepakatan

Setelah beberapa kali mendapat kunjungan dari pejabat pertahanan Indonesia, akhirnya rencana pengadaan frigat ‘kelas berat’ Iver Huitfeldt Class mulai mendapatkan titik terang. Diantara beberapa kandidat yang selama ini dipertimbangkan Indonesia, Iver Huitfeldt Class dari Denmark muncul sebagai nama terdepan dalam program akuisisi dua frigat untuk TNI AL dengan nilai kontrak US$720 juta. (more…)

Dikunjungi (Lagi) Pejabat Militer Indonesia, Peluang Akuisisi Iver Huitfeldt Class Kian Terbuka

Dikunjungi sampai dua kali oleh pejabat pertahanan, tentu membuat sosok kapal perang andalan Denmark ini menjadi topik perhatian di kalangan pemerhati alutsista di Indonesia. Ya, kapal perang yang dimaksud adalah frigat Iver Huitfeldt Class, frigat ‘kelas berat’ dengan bobot mencapai 6.645 ton ini digadang sebagai kandidat pengganti frigat Van Speijk Class (Ahmad Yani Class) yang akan purna tugas pada tahun 2024. (more…)

De Zeven Provincien Class, Frigat Rasa Destroyer Untuk Satuan Kapal Eskorta TNI AL

Meski usia pengabdiannya telah diperpanjang, pada akhirnya frigat legendaris Van Speijk TNI AL bekal memasuki masa purna tugas. Setelah beberapa kali dilakukan upgrade dan repowering, toh usia senja frigat buatan Belanda yang dirilis pada tahun 60-an ini tak bisa dilawan. Untuk menggantikan enam frigat Van Speijk (aka – Ahmad Yani Class), komposisinya kelak akan digantikan oleh enam unit PKR (Perusak Kawal Rudal) 10514 (aka – RE Martadinata Class), yang dua unit diantaranya kini telah dioperasikan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL. (more…)

Dengan Radar Weibel, Kini Satrad 215 Mampu Mengendus Pergerakan di Pulau Christmas

Jarak antara basis militer Australia di Pulau Christmas dan bibir pantai Selatan Pulau Jawa ada kisaran 400 – 450 km. Tentu bukan jarak yang terlalu jauh untuk beragam misi yang terkait kepentingan strategis dan taktis Negeri Kangguru. Namun, sayangnya pengendus sasaran jarak jauh alias radar intai milik Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional) yang menghadap Samudera Hindia justru ditempatkan dari jenis yang sudah lawas.

(more…)