Mengalami pergeseran jadwal peluncuran, yakni dari bulan Juni ke Oktober 2025, maka target peluncuran kapal pertama fregat Merah Putih oleh PT PAL Indonesia kian mendekati tenggat waktu. Mengacu pada desain fregat Arrowhead 140 dari Babcock International, belum lama beredar foto di media sosial yang mempelihatkan lebih desain Fregat Merah Putih (FMP), salah satu bagian lambung yang tampil ‘polos’. (more…)
Bukan cuma bendera yang mirip, pilihan Polandia untuk program kapal perang (frigat) masa depan, juga mirip dengan pilihan Indonesia. Persisnya, Pemerintah Polandia telah menandatangani kontrak untuk pengadaan frigat Miecznik (Swordfish) dari Babcock International, Inggris. Desain frigat MIECZNIK sendiri didasarkan pada basis frigat Arrowhead 140, dengan beberapa penyesuaian untuk kebutuhan Angkatan Laut Polandia. (more…)
Perancis dan Naval Group saat ini mungkin masih memendam rasa ‘sakit hati’ akibat pembatalan kontrak sepihak dari Australia, yaitu terkait kontrak senilai Aus$90 miliar untuk 12 unit kapal selam diesel listrik Attack Class. Namun, rupanya ada pelipur lara datang dari Yunani, dimana Pemerintah Yunani telah meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Naval Group untuk program pengadaan frigat masa depan Negeri Para Dewa. (more…)
Nama frigat Arrowhead 140 dalam beberapa hari ini menjadi buah bibir di Tanah Air, pasalnya PT PAL Indonesia telah mengantongi Licence Agreement dari Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock), untuk dua unit frigat Arrowhead 140 yang akan dibangun di fasilitas produksi PT PAL Indonesia di Surabaya. Dan masih terkait sensasi frigat buatan Inggris tersebut, rupanya hari Kamis (23/9/2021) menjadi momen bersejarah bagi debut frigat Arrowhead 140. (more…)
Setelah sukses meraih kontrak ekspor pertama pembangunan (lisensi) dua unit frigat Arrowhead 140 untuk Indonesia, Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) dikabarkan kini sedang mematangkan penawaran frigat Arrowhead 140 untuk Yunani. Serupa dengan tawaran ke Indonesia yang melibatkan PT PAL Indonesia, dalam paket Arrowhead 140 ke Yunani juga akan melibatkan galangan lokal, yaitu Scaramanga dan Elefsis.
Meski belum dijelaskan kapan waktu dimulainya pembangunan unit perdana frigat Arrowhead 140, namun pihak PT PAL Indonesia menyebut unit perdana frigat pesanan Kementerian Pertahanan untuk kebutuhan TNI AL itu akan dibangun dalam waktu 69 bulan. Dalam penandatangan Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock), nantinya ada dua unit frigat Arrowhead 140 yang akan dibangun di fasilitas produksi PT PAL Indonesia di Surabaya. (more…)