Seputar DSEI 2019Klik di Atas

Tag: alutsista

[Open Sale] Navy Shirt Kilo Class – The Indonesian Submarine

image

Selama tahun 2013 lalu, sosok kapal selam Kilo Class telah menjelma sebagai alutsista “most wanted” di Indonesia. Publik di Tanah Air begitu mengidamkan agar Kementerian Pertahanan RI sesegera mungkin mendatangkan kapal selam buatan Rusia ini untuk memperkuat armada Satuan Kapal Selam TNI AL. Bahkan, saking mengidamkannya kehadiran Kilo Class, sampai-sampai muncul rumor bahwa kapal selam diesel listrik ini sudah hadir di lautan Indonesia, seperti yang diperlihatkan dalam foto di kalender TNI AL tahun 2012.
(more…)

Terma SCANTER 4100: Radar Intai Terbaru Untuk KRI Fatahillah 361

KRI_Fatahillah_(361)

Meski tergolong alutsista tua, tapi keberadaan frigat Fatahillah Class punya arti tersendiri bagi TNI AL. Selain dibekali persenjataan yang cukup padat dengan kaliber besar, seperti meriam Bofors 120 mm dan rudal anti kapal MM-38 Exocet, Fatahillah Class yang terdiri dari KRI Fatahillah 361, KRI Malahayati 362 dan KRI Nala 363, adalah produk gress yang dibeli baru. Setelah sekian lama sebelumnya lebih banyak membeli alutsista bekas. (more…)

Indomiliter Telah Mendarat di Google Play Store

indo-1

Kemudahan dalam mengakses suatu blog atau situs menjadi kebutuhan yang penting saat ini. Dan, guna mendekatkan ke para pembaca sekalian, perkenankan di penghujung akhir tahun ini, kami mempersembahkan Indomiliter dalam aplikasi launcher di Google Play Store. (more…)

Kilo Class: Sosok Kapal Selam dalam Kalender TNI AL

Kilo Class milik AL Iran
Kilo Class milik AL Iran

Setelah lebih dari dua dekade, kecanggihan alutisista Indonesia boleh dibilang lumayan tertinggal dari Singapura dan Malaysia. Baru pada program MEF (minimum essential force) 2014, militer Indonesia mulai merasakan angin segar dengan pencanangan pemerintah untuk mendatangkan alutsista yang ‘berkelas.’ Di matra udara, ada maskotnya yakni Sukhoi Su-27/30 Flanker, sementara di matra darat maskotnya MBT Leopard 2A4 buatan Jerman.
(more…)

Radio AN/PRC-77: Andalan Komunikasi Tempur TNI di Operasi Seroja

IMAG1390

Komunikasi antar unit dalam laga pertempuran menjadi sesuatu yang menentukan. Tanpa keberadaan tactical radio yang memadai di lapangan, bisa dipastikan koordinasi tempur antar pleton dan regu bakal menjadi sulit. Boleh jadi bukan kemenangan yang didapat, justru pasukan pemukul bakal menjadi bulan-bulanan tembakan lawan. (more…)

SMML: Prototipe Gatling Gun Made in Indonesia

1

Guna menuju kemandirian alutsista, beragam langkah strategis terus dilakukan TNI, khususnya oleh Dinas Penilitian dan Pengembangan dari masing-masing angkatan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah SMML (senapan mesin multi laras) yang baru-baru ini diperlihatkan di stand Dislitbang TNI AD pada pameran Alutsista TNI AD 2013 di lapangan Monas, awal Oktober lalu. (more…)

[Polling] F-15SG RSAF: Lawan Tanding Terberat Sukhoi Su-27/30 TNI AU

Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU bersama F/A-18 Super Hornet Australia dalam Pitch Black 2012
Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU bersama F/A-18 Super Hornet Australia dalam Pitch Black 2012

Sepanjang ada kesamaan kepentingan, hubungan antar negara bertetangga dipastikan bakal harmonis. Tapi lain halnya bila antar dua negara punya kepentingan yang jauh berbeda, bahkan satu sama lain saling berseberangan atas suatu isu. Bisa jadi yang muncul adalah konflik, seperti yang kita lihat di sengketa kepulauan laut Cina Selatan.  (more…)

Type 80 Giant Bow 23mm: Kanon Perisai Bandara Soekarno Hatta

Bila terjadi agresi militer, bandar udara (bandara) menjadi salah satu obyek utama yang wajib dilumpuhkan oleh musuh, atau akan lebih bagus jika bisa diduduki, maklum keberadaan bandara dapat dimanfaatkan sebagai basis tumpuan untuk operasi tempur lanjutan. Karena keberadaan bandara yang amat penting, tak heran bila bandara masuk dalam ketegori obvit (obyek vital) yang mendapat porsi perlindungan ekstra, selain instalasi militer dan istana negara. (more…)

Arhanud TNI AD Lirik Rudal MANPADS QW-3

Install QW-3 pada platform peluncur di truk SX 2110
Install QW-3 pada platform peluncur di truk SX 2110

Menuju MEF (minimum essential force) tahun 2014, elemen Arhanud TNI AD mendapat jatah modernisasi beragam alutsista. Yang cukup mendapat sorotan adalah penambahan jenis rudal darat ke udara (SAM/surface to air missile). Rudal yang digadang menuju MEF 2014 diantaranya rudal Mistral Atlas dan rudal Starstreak, kedua rudal ini memang punya teknologi canggih dengan sensor penjejak yang sensitif. Tapi harus diakui, kedua rudal baru Arhanud TNI AD yang disebut barusan masih bersandar pada platform MANPADS (Man Portable Air Defense System) yang masuk kelompok SHORAD (short range air defence), alias pertahan udara jarak dekat. (more…)