Norinco Tampilkan Ranpur VN-22 6×6 dalam Varian Senjata Laser Anti Drone

Di tengah kabar yang menyebut Cina menolak permintaan Israel untuk memasok senjata laser anti drone, ada berita terbaru dari Negeri Xi Jinping, yakni manufaktur senjata Norinco bakal memperkenalkan ranpur VN-22 6×6 dalam varian laser gun. Varian VN-22 terbaru ini diduga akan diperlihatkan ke publik saat pameran dirgantara dan militer Zhuhai Airshow 2024 (12 – 17 November 2024) di di Zhuhai, Guangdong.

Baca juga: ALKA DEWS – Sistem Hanud Berbasis Laser dan Elektromagnetik yang Jatuhkan Drone Wing Loong II di Libya

Berkat video yang dipublikasikan oleh Open Source Intelligence (OSINT), terungkap bahwa Norinco telah melengkapi ranpur beroda ban VN-22 6×6 dengan apa yang tampak seperti directed energy weapon system.

Hingga saat ini, produksi keluarga ranpur VN-22 terutama difokuskan untuk ekspor, yakni dengan menampilkan varian angkut personel (APC) dan tempur infanteri (Infantry Fighting Vehicle/IFV) yang dilengkapi dengan turret berawak dan tak berawak. VN-22 hadir dengan berbagai pilihan persenjataan, mulai dari senapan mesin ringan, berat hingga kanon di kaliber 30 mm.

Hadirnya varian baru VN-22 dengan kubah senjata laser, langsung memicu diskusi daring mengenai potensi penggunaannya, dengan komentar yang menyoroti fitur ini sebagai penangkal drone atau Counter-Unmanned Aircraft System (C-UAS) untuk mendeteksi, melacak, dan menghancurkan kendaraan udara nirawak (UAV).

Meskipun belum ada rincian lebih lanjut yang diberikan tentang sistem anti drone berbasis directed energy weapon system atau berbasis laser ini, namun keputusan Norinco untuk melengkapi salah satu kendaraan 6×6-nya mencerminkan tren yang berkembang di industri militer. Kendaraan lapis baja beroda ban, yang dikenal karena mobilitasnya yang tinggi, semakin banyak dilengkapi dengan sistem pertahanan udara baru, baik yang berbasis kanon atau sistem laser yang lebih canggih.

Angkatan Darat Inggris Uji Tembak Senjata Laser Anti Drone dari Rantis Lapis Baja

Sebeum ini, Angkatan Darat AS (US Army) telah mengembangkan ranpur roda ban Stryker 8×8 MSHORAD, yang dilengkapi dengan sistem laser 50 kW yang dikembangkan oleh Raytheon.

VN-22 6×6 pertama kali diperkenalkan oleh Norinco pada bulan Mei 2022 sebagai kendaraan lapis baja yang dirancang untuk transportasi personel, patroli, misi pengintaian, dan operasi penjagaan perdamaian, di antara berbagai misi tempur lainnya. Salah satu fitur utamanya adalah penggunaan mesin baru, yang, bersama dengan sistem suspensi independen dan desain lambung anti ranjau, memberikan kombinasi yang seimbang antara mobilitas, perlindungan awak, dan daya tembak.

VN-22 varian IFV dengan kanon 30 mm.

VN-22 dilengkapi dengan lapis baja standar STANAG 4569 level 4A/4B, dan diklaim apat melindungi awaknya dari ledakan hingga 10 kg TNT di bawah roda mana pun atau lambung itu sendiri. Lapis bajanya juga dapat menahan terjangan proyektil dari senapan mesin berat 14,5 mm yang ditembakkan dari jarak 200 meter. VN22 mengadopsi desain lambung berbentuk V untuk meningkatkan perlindungan terhadap ranjau darat dan IED.

Dalam varian IFV terbarunya, VN-22 idilengkapi dengan turret 30 mm dan memiliki kapasitas untuk mengangkut tiga awak ditambah delapan personel infanteri bersenjata lengkap. Dengan kapasitas muatan 7 ton, VN-22 dapat dimodifikasi menjadi kendaraan pemulihan, ambulans, atau Fire Support Vehicle (FSV) dengan meriam 105 mm.

[the_ad id=”77299″]

Sejauh ini, VN-22 telah diekspor ke Irak, Senegal dan Pantai Gading. Di Irak, VN-22 diproduksi secara lokal di bawah lisensi oleh Komisi Industri Pertahanan Irak. Versi Irak menampilkan kubah terbuka berawak unik yang dipersenjatai dengan senapan mesin berat laras putar tiga laras CS/LM5 12,7 mm buatan Cina yang mampu mencapai laju tembakan 1000 atau 2000 peluru per menit. (Bayu Pamungkas)

Stryker Leonidas – Integrasi High Power Microwave Counter Drone di Ranpur Lapis Baja