Kejar Kapal Patroli Filipina, Kapal Penjaga Pantai Cina CCG 3104 Rusak Berat Ditabrak Destroyer Type 052D Guilin 164

Sungguh apes kapal Penjaga Pantai Cina (China Coast Guard/CCG), maksud hati menempel dan memburu kapal patroli Penjaga Pantai Filipina (Philippine Coast Guard/PCG), namun yang ada justru kapal patroli CCG 3104 – dari basis korvet Type 056A – mendapatkan hantaman dari ujung haluan kapal perusak (destroyer) Angkatan Laut Cina, Guilin dengan nomer lambung 164 dari Armada Laut Selatan (South Sea Fleet).
Kejadian yang menampar Beijing tersebut terjadi di Laut Filipina Barat (sekitar Scarborough Shoal) pada 11 Agustus 2025, lokasi persisnya berada sekitar 10.5 mil laut (19 km) timur Scarborough Shoal, kawasan sengketa antara Cina dan Filipina. Insiden berlangsung saat operasi “Kadiwa Para sa Bagong Bayaning Mangingisda”, yakni program pengiriman bahan bakar dan bantuan ke sekitar 35 kapal nelayan Filipina oleh PCG menggunakan BRP Suluan dan BRP Teresa Magbanua.
Saat BRP Suluan sedang melakukan misi tersebut, CCG 3104 mengejarnya dengan kecepatan tinggi, serta melakukan manuver berbahaya dengan pendekatan dari starboard quarter (haluan kanan belakang). Sementara itu, kapal perusak Angkatan Laut Cina, Guilin 164 juga berpartisipasi dalam operasi di area tersebut.

Manuver tidak aman dari CCG 3104 menyebabkan tabrakan keras antara CCG 3104 dan kapal perusak Guilin. Tabrakan terjadi di haluan depan CCG, mengakibatkan kerusakan serius pada bagian forecastle (depan kapal) hingga membuat CCG 3104 tidak layak berlayar. Atas kejadian tersebut, PCG langsung menawarkan bantuan, evakuasi kru, perawatan medis, dan pertolongan lainnya. Namun, belum ada respons dari pihak Cina dalam video yang dirilis oleh Manila.
Ringkasan perbandingan
Type 052D (Guilin 164)
Panjang: 157 meter
Berat (full load): 7.500 ton.
Type 056 (basis CCG-3104 – konversi dari korvet angkatan laut ke coast guard)
Panjang: 90 meter (Type-056 standar)
Berat: 1.300–1.500 ton.
PCG Implements Kadiwa Operation in Bajo de Masinloc and Offers Assistance to CCG Following Maritime Incident
In response to the presence of around 35 Filipino fishing vessels in Bajo de Masinloc, the Philippine Coast Guard (PCG) deployed the BRP Teresa Magbanua and BRP Suluan,… pic.twitter.com/5Hqkye1zli
— Jay Tarriela (@jaytaryela) August 11, 2025
Destroyer dibangun untuk bertahan dalam kondisi tempur (lapis, zona mesin terlindungi, struktur berat), sementara kapal coast guard/korvet lebih dioptimalkan untuk patrol dan kecepatan, bukan benturan keras. Itu menjelaskan mengapa laporan menyebut CCG-3104 menjadi tidak layak berlayar setelah tabrakan. Laporan insiden mendokumentasikan kerusakan besar pada forecastle CCG-3104.
Karena perbedaan massa dan ukuran yang besar, maka kapal yang lebih kecil (CCG-3104) jauh lebih rentan rusak parah pada benturan dengan destroyer Type 052D yang massanya jauh lebih besar. (Gilang Perdana)
Angkatan Laut Cina ‘Mutasi’ Korvet Type 056A Menjadi Kapal Patroli Penjaga Pantai



Ini menunjukkan bahwa Armada kapal China belum siap untuk misi yg kompleks apalagi untuk menginvasi Taiwan. Melakukan koordinasi yg simpel di laut saja masih gagal dan bikin bahan tertawaan seluruh dunia. China mungkin teknologinya maju, tapi pelatihan awaknya sangat menunjukkan bahwa mereka kurang latihan dan takkan siap dalam misi perang sungguhan.
Layaknya Beiyang Fleet yg punya armada Canggih dari Inggris tapi tak mampu menghadapi Armada Jepang yg lebih lemah tapi lebih disiplin. China takkan cocok bertempur di laut. Mereka hanya bisa berparade dan membawa kapal secara masif. Bukti bahwa armada laut mereka sering kali kalah melawan kekuatan asing dari zaman Perang Candu melawan British, France, hingga Jepang.
Sekarang China ingin menantang Jepang dan US Navy sekaligus??? Saya yakin takkan ada kesempatan apapun dalam detik pertama usaha mereka merebut Taiwan. Hhhhhhhhhh
KERENN.. Manuvernya dari Philippine CoastGuard 👍👍
pasti kru Philippines ngerekam sambil ketawa-ketawa tuh..
Mungkin spt disini…jangan ganggu lahan rejeki kami ya…
hahaha apalah mereka ini, ada aja tingkah nya