India dan Singapura Lanjutkan Pakta Latihan Militer Lima Tahunan, Uji Tembak Artileri Berat Singapura Tetap di India

Dengan teritorial daratan yang sangat terbatas, maka Singapura harus mencari lahan di luar negeri untuk kegiatan latihan dan uji tembak rudal dan artileri berat. Setelah pada tahun 2019 ada kesepatakan penggunaan wilayah India untuk latihan Angkatan Darat Singapura, kini perjanjian dalam bentuk pakta latihan militer kedua negara, kembali diperpanjang untuk lima tahun mendatang.

Baca juga: Singapura Akan Lakukan Uji Tembak Rudal dan Artileri di India

Seperti dikutip The Strait Times (23/10/2024), Singapura dan India memperbarui pakta pelatihan militer bilateral untuk lima tahun ke depan. Perjanjian tersebut, yang memungkinkan kedua angkatan darat untuk berlatih bersama di India, diperbarui saat Menteri Pertahanan Ng Eng Hen dan Menteri Pertahanan India Rajnath Singh bersama-sama memimpin Dialog Menteri Pertahanan India-Singapura ke-6 di New Delhi pada 22 Oktober lalu.

Dengan Singapura dan India yang akan menandai 60 tahun hubungan resmi pada tahun 2025, kedua menteri juga menegaskan kembali hubungan bilateral yang sangat baik pada pertemuan mereka, dan membahas cara-cara untuk meningkatkan keterlibatan pertahanan bersama, kata Kementerian Pertahanan Singapura.

Ini termasuk bidang-bidang seperti teknologi baru dan kerja sama industri pertahanan, serta potensi Singapura untuk menggunakan Lapangan Uji Terpadu Chandipur milik India untuk penembakan langsung sistem persenjataan.

Berbicara setelah dialog, Dr Ng mengatakan bahwa ia juga membahas cara-cara bagi kedua angkatan bersenjata untuk melangkah lebih jauh dari interaksi mereka saat ini, seperti bagi Singapura dan India untuk bergiliran menyelenggarakan latihan militer tahunan.

“Kami memiliki kesamaan pikiran, serta motivasi yang sama untuk memperdalam kerja sama pertahanan kami,” tambahnya.

Pertama kali ditandatangani pada tahun 2008, Perjanjian Bilateral untuk Pelaksanaan Pelatihan dan Latihan Gabungan Angkatan Darat telah menyaksikan kedua angkatan bersenjata mengadakan latihan persenjataan dan artileri bilateral, dengan nama sandi Latihan Bold Kurukshetra dan Latihan Agni Warrior, masing-masing, selama lebih dari satu dekade. Perjanjian tersebut diperpanjang pada tahun 2013 dan 2018, masing-masing selama lima tahun.

[the_ad id=”77299″]

Kedua negara anggota persemakmuran Inggris (Commonwealth of Nations) ini juga membahas cara-cara untuk memperdalam kerja sama angkatan laut, yang telah berlangsung selama 30 tahun, tambah Dr Ng. Angkatan Laut Republik Singapura dan Angkatan Laut India baru-baru ini menyelesaikan Latihan Bilateral Maritim Singapura-India (Simbex) ke-30 di wilayah selatan Laut Cina Selatan, di perairan internasional.

Menurut Kementerian Pertahanan India, Simbex adalah latihan maritim bilateral tanpa gangguan terlama Angkatan Laut India dengan angkatan laut asing mana pun.

Kedua angkatan udara juga mengadakan latihan bilateral rutin, dengan latihan gabungan terbaru dimulai pada 21 Oktober di Kalaikunda di negara bagian Benggala Barat, India. Latihan tersebut akan berlangsung hingga 21 November, dengan Angkatan Udara Republik Singapura mengambil bagian dengan jet tempur F-15SG dan F-16, pesawat peringatan dini dan kontrol udara G550, dan pesawat angkut C-130 Hercules. (Gilang Perdana)

India dan Singapura Sepakati Kerjasama Program Penyelamatan Kapal Selam