Gagal Dialog dengan Putin, Donald Trump Pertimbangkan Lengkapi F-16 Ukraina dengan Rudal Jelajah AGM-158 JASSM

Gagal berdialog dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mewujudkan gencatan senjata di Ukraina, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan akan mengirim sistem hanud MIM-104 Patriot ke Ukraina, dan yang kontroversial, Trump juga mempertimbangkan pengiriman senjata jarak jauh dengan presisi tinggi, yang kemudian mengerucut rudal jelajah jarak jauh AGM-158 JASSM (Joint Air-to-Surface Standoff Missile).

Baca juga: F-15J Eagle Jepang Bakal Dipasangi Rudal Jelajah Jarak Jauh AGM-158B JASSM-ER

Seperti dikutip militarywatchmagazine.com (14/7/2025), JASSM disebut akan dipasok untuk Angkatan Udara Ukraina, yang mana rudal tersebut akan dibawa oleh jet tempur F-16 Fighting Falcon. Rencana pengiriman rudal JASSM yang dilaporkan menyusul laporan terpisah dari dua sumber yang mengetahui rencana pengiriman senjata tersebut pada 14 Juli bahwa pengiriman rudal jarak jauh yang mampu menyerang target jauh di dalam wilayah Rusia sedang dipertimbangkan.

Bila Trump akhirnya berani memasok JASSM ke Ukraina, maka Moskow termasuk rentan karena termasuk dalam jangkauan serang JASSM. Dan bila serangan JASSM benar-benar terjadi ke wilayah dalam Rusia, maka eskalasi peperangan dipastikan akan meningkat, termasuk risiko serangan balasan dari rudal balistik antarbenua (ICBM) Rusia yang akan mengancam langsung ke wilayah daratan AS.

AGM-158 JASSM merupakan kategori air launched cruise missile yang dirancang dan diproduksi oleh Lockheed Martin. Setidaknya dua varian rudal ini telah dioperasikan AU AS, yaitu AGM-158A JASSM dan AGM-158B JASSM-ER (Extended Range).

Meski kedua varian punya dimensi yang sama, namun kemampuannya tidaklah sama. Kedua varian punya panjang 4,27 meter, lebar bentang sayap 2,4 meter dan bobot mencapai 1 ton.

AGM-158A yang mulai diproduksi sejak 1998, dan ditenagai mesin turbojet Teledyne CAE J402-CA-100 yang mengasilkan thrust 3.0 kN. Jarak jejalah AGM-158A mencapai 370 km. Sementara AGM-158B mulai diproduksi sejak 2006, ditenagai mesin turbofan Williams International F107-WR-105. jarak jelajah AGM-158B mencapai 925 km.

Meski pihak produsen tak menyebutkan detail kecepatan, disebut kedua varian rudal ini melesat di koridor subsonic dengan hulu ledak WDU-42/B penetrator seberat 450 kg. Harga keduanya pun berbeda jauh, AGM-158A JASSM dibandrol per unit US$850 ribu, sedangkan AGM-158B JASSM-ER harga per unitnya ditaksir US$1,32 juta.

AGM-158 JASSM pertama kali digunakan dalam kancah pertempuran saat serangan AS/NATO ke Suriah pada 14 April 2018. Dua unit B-1B Lancer menembakkan total 19 unit JASSM sebagai bagian dari serangan terhadap tiga basis pemerintahan Suriah yang diduga sebagai lokasi penempatan senjata kimia.

AGM-158 JASSM di Pembom B-1B Lancer – Sebuah ‘Pesan’ dari Trump untuk Xi Jinping

Sebelum digunakan untuk ‘menakut-nakuti’ Rusia, sebelumnya AGM-158 JASSM juga digunakan AS untuk membuat Cina gentar di kawasan Pasifik, yakni dengan penempatan pembom stategis B-1B Lancer di Guam.

Terlepas dari opsi AS untuk mengirim AGM-158 JASSM ke Ukraina, sejatinya rudal jelajah jarak jauh ini sudah dipesan oleh Finlandia untuk melengkapi sistem senjata di jet tempur stealth F-35A Lightning II. (Gilang Perdana)

Moskow dalam Jangkauan, Finlandia Order Rudal Jelajah Jarak Jauh AGM-158B JASSM ER untuk F-35A

4 Comments