Dubai Airshow 2025: Tiga Fitur Kunci Ubah Yak-130M Menjadi Pesawat Serang Ringan dengan Kemampuan Penuh

Yakovlev Yak-130 selama ini dikenal sebagai jet latih tempur terkemuka, tetapi varian terbarunya, Yak-130M, membawa perubahan radikal. Diperkenalkan untuk pertama kalinya di luar Rusia di ajang Dubai Airshow 2025, Yak-130M kini dilengkapi dengan paket avionik dan senjata yang mengubahnya menjadi pesawat serang ringan berkemampuan penuh.

Baca juga: Dubai Airshow 2025: Rostec Pamerkan Su-57E Serta Debut Internasional Pertama Yak-130M dan Ansat-M

Tiga fitur unggulan yang menjadi fondasi kemampuan tempur modern Yak-130M adalah radar, targeting pod, dan defense suite terbaru, semuanya dirancang untuk menjadikannya setara dengan jet tempur generasi 4.5.

1. Radar BRLS-130R
BRLS-130R (Bortovaya Radiolokatsionnaya Sistema) adalah radar onboard yang secara signifikan meningkatkan kesadaran situasional (situational awareness) Yak-130M, memungkinkan platform latih ini melaksanakan misi tempur kompleks.

Radar ini dikembangkan oleh Phazotron-NIIR Corporation (bagian dari KRET/Rostec) yang menyediakan pengalaman udara-ke-udara yang realistis. Radar ini disebut punya jangkauan deteksi ke target udara hingga 70 km dan jangkauan deteksi ke target permukaan (surface) hingga 60 km.

Untuk fungsi udara ke udara, radar ini mampu melacak hingga 8 target udara secara simultan dan menembakkan rudal ke dua target. Sedangkan untuk fungsi udara ke permukaan, mencakup pemetaan medan perang (Ground Mapping), mode navigasi, dan identifikasi target bergerak di darat (Moving Target Indicator).

2. Targeting Pod Solt-130K
Solt-130K adalah external targeting pod yang dipasang di bawah badan (fuselage) pesawat, yang berfungsi sebagai “mata” berteknologi tinggi bagi pilot untuk menemukan, mengidentifikasi, dan menargetkan objek di darat dengan akurasi tinggi. Perangkat ini dikembangkan oleh Ural Optical and Mechanical Plant (UOMZ) / Shvabe Holding (bagian dari Rostec).

Fitur optik pada pod ini mencakup kamera TV beresolusi tinggi, pencitraan termal (Thermal Imager/FLIR), dan Laser Rangefinder/Designator, yang mampu beroperasi siang dan malam, serta dalam kondisi jarak pandang yang buruk.

Pod Solt-130K juga menyediakan kemampuan penandaan laser untuk amunisi berpandu presisi (PGM), seperti bom KAB dan rudal Kh-29L. Pod ini mengubah Yak-130M menjadi platform yang sangat efektif untuk Close Air Support (CAS) dan serangan presisi.

3. Defense Suite President-S130
Fitur yang paling krusial untuk bertahan hidup di medan tempur modern adalah Onboard Defense Suite. Yak-130M dilengkapi versi adaptasi dari sistem pertahanan canggih Rusia, President-S. Defense suite ini dikembangkan oleh KRET (Concern Radio-Electronic Technologies), yang menawarkan perlindungan komprehensif terhadap ancaman rudal darat-ke-udara (SAM) dan udara-ke-udara (AAM).

Ditempatkan pada posisi winglet, President-S130 terintegrasi dengan Sistem Peringatan Rudal (Missile Approach Warning System/MAWS) dan Laser Warning System (LWS). Tidak itu saja, defensce suite ini dilengkapi dengan Directed Infrared Countermeasures (DIRCM) atau Laser Jamming System. Fungsi lainnya termasuk lontrol otomatis Chaff and Flare Dispenser untuk mengelabui rudal berpandu radar dan inframerah.

Dengan pemasangan ketiga sistem ini, radar yang mampu melihat lebih jauh (BRLS-130R), pod yang mampu menembak tepat sasaran (Solt-130K), dan defence suite President-S130, maka Yak-130M telah melampaui peran dasarnya sebagai jet latih.

Yak-130M menawarkan solusi yang lebih terjangkau dan efektif sebagai pesawat serang ringan bagi negara-negara yang membutuhkan kemampuan serangan modern tanpa harus membeli jet tempur garis depan yang lebih mahal dan kompleks, menjadikannya penawaran ekspor yang kompetitif di Dubai Airshow 2025. (Haryo Adjie)

Direktur Uji Yakovlev Ungkap Yak-130M Disiapkan untuk Ekspor, “Khususnya ke Negara yang Tidak Ingin Jet Tempur Berat dan Mahal”