Deal 1 Miliar Euro: Spanyol Naikkan Total Pesanan Hurjet ke 45 Unit, Ini Kunci Kerjasama Strategis Turki

 

Memperbarui Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada 20 Desember 2024, Angkatan Udara Spanyol dalam kesepakatan terbaru dengan Turkish Aerospace Industries (TAI), telah meningkatkan jumlah jet latih tempur Hurjet yang diakuisisi. Bila sebelumnya jumlah yang dipesan adalah 24 unit, maka kesepakatan akuisisi terbaru menyebut angka 45 unit Hurjet.

Baca juga: Unggul dari T-7 Red Hawk, T-50 Golden Eagle dan Leonardo M-346, Spanyol Akuisisi 24 Unit Hurjet dari Turki

Seperti dikutip Turkiye Today (24/9/2025), dokumen pendanaan pemerintah yang diterbitkan dalam Lembaran Resmi Spanyol (Spain’s Official Gazette) yang telah disetujui oleh Dewan Menteri Spanyol (Royal Decree 848/2025), menyebut jumlah 45 unit jet latih lanjut Hürjet untuk Angkatan Udara Spanyol.

Pengadaan 45 Hurjet merupakan bagian dari program modernisasi pertahanan yang lebih luas yang disebut “Advanced Flight Integrated Training System–Integrated Training System Program” (ITS-C), dengan total paket modernisasi senilai €3,68 miliar (sekitar $3,95 miliar). Dana yang dialokasikan untuk 45 unit Hurjet adalah €1,04 miliar (sekitar $1,12 miliar) dalam bentuk pinjaman tanpa bunga.

Tujuan akuisisi Hurjet adalah untuk menggantikan armada jet latih F-5M milik Angkatan Udara Spanyol. Sementara, pengiriman dijadwalkan dimulai pada tahun 2028, dengan pesawat yang dikonfigurasi Spanyol diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2031.

Gantikan SF-5M Freedom Fighter, Jet Latih Tempur Hurjet (Turki) Jalani Evaluasi di Spanyol

Keputusan Spanyol untuk meningkatkan jumlah pesanan Hürjet dari angka awal 24 menjadi 45 unit adalah langkah yang signifikan, dan ini didorong oleh kombinasi kebutuhan militer Spanyol yang lebih luas serta insentif industri yang sangat menarik dari Turki. Peningkatan jumlah pesanan Hürjet ke 45 unit bukan hanya sekadar pesanan tambahan, melainkan refleksi dari cakupan program yang jauh lebih besar dan strategis di mata Kementerian Pertahanan Spanyol.

Hurjet dirancang sebagai jet latih lanjut sekaligus pesawat serang ringan. Angka 45 unit menunjukkan bahwa Spanyol berencana menggunakannya untuk peran yang lebih luas, seperti pelatihan lanjutan pilot jet tempur generasi kelima (Eurofighter Typhoon dan F/A-18 Hornet), dan kemungkinan sebagai pesawat agresor atau serangan ringan (Light Attack), yang memerlukan jumlah skuadron yang lebih besar.

Prototipe Kedua Jet Latih Tempur Hurjet Terbang Perdana, Dilengkapi ‘Wingtip Hardpoint’ dan Radar AESA Murad

Dengan total investasi mencapai lebih dari €1 miliar, Spanyol memastikan kebutuhan pelatihan mereka terjamin hingga tahun 2030-an ke atas, yang membutuhkan fleet yang cukup besar.

Akuisisi 45 Hürjet tidak berdiri sendiri. Ini adalah bagian dari paket modernisasi pertahanan Spanyol senilai €3,68 miliar yang mencakup puluhan helikopter dan pesawat angkut. Karena menjadi bagian integral dari anggaran pertahanan yang besar dan terstruktur, pembiayaan untuk jumlah yang lebih besar menjadi lebih mudah dikelola.

Sementara keuntungan yang ditawarkan pada industri pertahanan Spanyol, mencakup “Spanish-isasi” pesawat, kesepakatan tersebut mencakup kolaborasi signifikan dengan Airbus Defence and Space España dan industri pertahanan Spanyol lainnya. Spanyol akan memproduksi, menyesuaikan, dan mengintegrasikan peralatan mereka sendiri (seperti avionik dan sistem misi) ke dalam Hürjet.

Pesawat Hürjet pertama akan diproduksi di Turki, tetapi transformasi dan penyesuaian akhir dengan spesifikasi Angkatan Udara Spanyol akan dilakukan di fasilitas Airbus Defence and Space di Spanyol. Ini menjamin lapangan kerja dan kapabilitas teknologi di dalam negeri Spanyol.

Paris AirShow 2019: Turki Tampilkan Full Mockup Hurjet, Jet Latih Tempur ‘Pendamping’ F-16

Meskipun detailnya tidak diumumkan secara resmi sebagai “barter,” laporan media menunjukkan adanya korelasi kuat dengan pesawat angkut militer Airbus A400M. Spanyol memiliki surplus A400M yang tidak mereka butuhkan, dan mereka berniat menjual kelebihan pesawat ini.

Turki adalah operator A400M dan secara terbuka menyatakan minat untuk mengakuisisi lebih banyak pesawat angkut tersebut. Keterlibatan Spanyol dalam program Hurjet membuka jalan bagi Turki untuk mengakuisisi beberapa A400M dari Spanyol. Pertukaran strategis yang saling menguntungkan ini (jet Turki ke Spanyol, A400M ke Turki) menjadi daya tawar yang kuat dan melampaui keunggulan teknis dari jet latih pesaing lainnya. (Bayu Pamungkas)

Turki Rayakan Pencapaian Mach 1.2 pada Jet Latih Tempur Hurjet, Masih Kalah Tipis dari T-50 Golden Eagle

4 Comments