Angin Segar Buat Airbus, Perancis dan Spanyol Memperbarui Komitmen Pesanan A400M

Pekerja Airbus kini dapat bernafas agak lega, bila pada bulan Januari lalu beredar kabar yang menyebut Perancis dan Spanyol akan mengurangi pesanan A400M Atlas, dengan indikasi Spanyol memangkas 10 pesanan dan Perancis mungkin mengurangi komitmennya sebanyak 13 unit, yang berarti penyesuaian pesanan dapat berdampak serius pada jadwal produksi dan stabilitas tenaga kerja.
Baca juga: Airbus Ketar-ketir, Perancis dan Spanyol Disebut Bakal Kurangi Pesanan A400M Atlas
Namun, di hari kedua pameran dirgantara Paris Airshow 2025 (17/6/20925), Perancis dan Spanyol memperbarui komitmen terhadap program Airbus A400M dengan pengiriman lanjutan dan pengembangan di masa mendatang.
Persisnya, Airbus dan OCCAR (Organisation for Joint Armament Cooperation) telah mencapai kesepakatan dengan negara-negara pengusung program A400M untuk mengamankan produksi program tersebut di masa mendatang, meningkatkan biaya operasi, dan bersama-sama mengembangkan kemampuan baru. Melalui kesepakatan tersebut, Perancis dan Spanyol menyatakan niat mereka untuk memajukan empat dan tiga pesawat A400M masing-masing dalam jadwal pengiriman mereka.
Sebagai pendorong utama, Airbus telah berkomitmen untuk bekerja pada peningkatan biaya operasional melalui optimalisasi pemeliharaan dan langkah-langkah efisiensi, dan membuat pengembangan A400M di masa mendatang lebih cepat dan lebih hemat biaya, meningkatkan kemampuan pertahanan Eropa dan memastikan otonomi strategisnya dalam transportasi udara dan mobilitas.
November 2025, Unit Pertama Airbus A400M Untuk TNI AU Tiba di Indonesia, Dibekali Dua ‘Kit’ Canggih
Melalui kesepakatan tersebut, baik Airbus maupun OCCAR akan meninjau status industri program tersebut setiap tahun, memberikan stabilitas pengaturan produksi A400M untuk mengejar evolusi platform dan membuka peluang ekspor.
Di antara berbagai kemampuan baru ini, Airbus saat ini tengah menjajaki berbagai pengembangan A400 seperti pengacauan jarak jauh (standoff jamming), peningkatan muatan (payload) hingga 40 ton, pesawat induk untuk drone, dan pemadaman kebakaran (firefighting) – berbagai pengembangan yang akan semakin memperluas aplikasi A400M dan menjadi kunci bagi berbagai persyaratan global masa kini dan mendatang, baik bagi operator saat ini maupun di masa mendatang. (Gilang Perdana)


