Di Akhir Musim Panas, Angkatan Udara Rusia Kembali Menerima Batch Jet Tempur Sukhoi Su-35S

Sukhoi Su-35

Di akhir musim panas ini, Angkatan Udara Rusia kembali menerima batch (gelombang) terbaru jet tempur multirole Sukhoi Su-35S pada 21 Agustus 2025. Sejumlah pesawat sebelumnya telah diserahkan pada bulan Juni, dengan pesawat tambahan yang sudah dalam tahap produksi untuk pengiriman mendatang.

Baca juga: Hari Ini 37 Tahun Lalu, Terbang Perdana Su-27M, Cikal Bakal Sukhoi Su-35

Dalam sebuah pernyataan, United Aircraft Corporation (UAC) mencatat bahwa pesawat tempur tersebut mampu memenuhi berbagai misi, termasuk tugas pengawalan dan pertahanan udara untuk fasilitas darat. Perusahaan tersebut menekankan bahwa pilot Rusia telah menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan Su-35.

Pengiriman batch terbaru ini menyusul penyelesaian batch sebelumnya pada minggu terakhir bulan Juni, dan gelombang sebelumnya pada bulan Maret, serta pengiriman gelombang pertama ke Angkatan Udara Aljazair pada awal Maret. Meskipun hanya empat gelombang Su-35 yang dikonfirmasi telah dikirim ke Angkatan Udara Rusia pada tahun 2024, dengan produksi tetap sekitar 14 unit pesawat per tahun.

Direktur Jenderal UAC Vadim Badekha pada bulan Mei mengonfirmasi bahwa pekerjaan sedang dilakukan untuk memperluas produksi Su-35 Keputusan untuk melakukannya diyakini telah dipengaruhi oleh rencana untuk memperluas armada pesawat tempur Rusia dengan pengadaan baru, dan oleh ekspektasi atas pesanan asing.

Bersama Aljazair, sejumlah sumber melaporkan bahwa Angkatan Udara Iran dijadwalkan mengoperasikan Su-35 pertamanya sebelum akhir tahun 2025, dengan pesanan Iran yang telah lama dirumorkan telah dikonfirmasi pada bulan Januari.

Daya tarik Su-35 bagi klien asing, dan kemampuannya untuk tetap tangguh melawan generasi pesawat tempur baru yang dikerahkan oleh musuh-musuh Rusia di dunia Barat, diperkirakan akan meningkat berkat integrasi persenjataan dan subsistem baru. Integrasi radar AESA yang berbasis pada radar yang dikembangkan untuk pesawat tempur Su-57M1 telah menjadi spekulasi luas.

Kombinasi OLS-35 dan Radar PESA, Peluang Sukhoi Su-35 Deteksi Lebih Dulu Keberadaan F-35

“Pabrik-pabrik pesawat Rostec mempertahankan tingkat produksi pesawat yang tinggi di bawah perintah pertahanan negara. Tahun ini, beberapa batch pesawat tempur Su-35S telah dikirimkan kepada pasukan, dan proses ini tidak berhenti, pesawat baru sudah dalam tahap produksi untuk pengiriman selanjutnya,” kata Oleg Yevtushenko, Direktur Eksekutif Rostec.

Su-35S diklaim sebagai salah satu pesawat tempur paling efektif di dunia. Su-35S dipersenjatai dengan rudal udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan jarak jauh. Pesawat ini juga memiliki sistem penanggulangan dan pertahanan elektronik serta avionik canggih lainnya, yang menjadikan pesawat tempur ini ancaman nyata bagi lawan-lawannya.

Hari ini 17 Tahun Lalu, Jet Tempur Sukhoi Su-35 Terbang Perdana

Su-35S juga dianggap sebagai langkah transisi menuju pesawat tempur generasi kelima. Dilengkapi dengan mesin baru yang dilengkapi sistem kendali digital dan vektor dorong, pesawat tempur ini memiliki karakteristik penerbangan dan manuver yang lebih baik dibandingkan model sebelumnya.

Sukhoi Su-35S adalah turunan Su-27 yang telah dimodernisasi secara signifikan, telah dipromosikan sebagai tulang punggung Angkatan Udara Rusia.

Jet Tempur Sukhoi Su-35 Rusia Gotong K-77M, Rudal BVR Generasi Terbaru dengan AESA Seeker

Salah satu perkembangan paling signifikan sejak Su-35 mulai beroperasi adalah integrasi rudal udara-ke-udara K-77M yang terkonfirmasi pada akhir Juli 2025, yang telah mempersempit kesenjangan yang sebelumnya sangat lebar dalam kemampuan penargetan di luar jangkauan visual antara pesawat ini dan para pesaingnya yang unggul dari Amerika dan Cina.

Integrasi berbagai jenis amunisi baru yang dikembangkan untuk pesawat tempur generasi kelima Su-57, seperti bom berpemandu dan rudal jelajah Kh-59MK2, juga telah banyak dispekulasikan untuk melengkapi arsenal Sukhoi Su-35S. (Gilang Perdana)

‘Lepas’ Kemampuan Stealth, Sukhoi Su-57 Felon Terlihat Gotong Rudal Jelajah Kh-59M2A