Telah Mendapatkan Modifikasi Khusus, Ukraina Terima Batch Perdana MBT M1A1 Abrams dari Australia

Setelah sebelumnya terganjal izin ekspor dari Washington, kini ada kabar bahwa Ukraina telah menerima sebagian dari Main Battle Tank (MBT) M1A1 Abrams dari Australia. Pemerintah Australia dalam hal ini telah mengonfirmasi penyerahan tahap (batch) pertama M1A1 Abrams yang dipasok untuk Angkatan Bersenjata Ukraina.
Menurut pernyataan yang dirilis Jumat, Ukraina telah menerima sebagian besar dari 49 unit M1A1 Abrams yang dijanjikan Australia, sementara sisanya akan tiba dalam beberapa bulan mendatang. Pengiriman ini merupakan bagian dari paket bantuan senilai $1,5 miliar yang telah dijanjikan Australia kepada Ukraina sejak awal perang.
Untuk berlaga di medan tempur, MBT M1A1 Abrams dari Australia telah dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan Ukraina, dan diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan daya tembak brigade lapis baja Ukraina, melengkapi peralatan yang disediakan oleh mitra internasional lainnya.
Menteri Industri Pertahanan Pat Conroy menggarisbawahi pentingnya transfer ini, dengan menyatakan: “Australia berdiri bahu-membahu dengan Ukraina. Tank M1A1 Abrams yang dimodifikasi ini akan memberikan daya tembak dan mobilitas yang lebih besar kepada Angkatan Bersenjata Ukraina. Tank-tank ini memenuhi permintaan langsung dari Pemerintah Ukraina dan merupakan bagian dari komitmen teguh Australia untuk melindungi tatanan berbasis aturan global.”
Kata Awak Tank Ukraina: “MBT Abrams Justru Membahayakan Nyawa Kami”
Sebelum dikirim ke Ukraina, M1A1 Abrams telah di-refurbish secara menyeluruh, hingga 86 persen komponennya diganti baru oleh Australia agar siap diserahkan. Unit yang dikirim merupakan tipe M1A1 SA (Situational Awareness, hasil program Abrams Integrated Management (AIM) yang mencakup modernisasi mesin, elektronik, sistem targeting, dan navigasi, serta dilengkapi thermal imager untuk M2 Browning dan sistem Blue Force Tracker (BFT) untuk identifikasi teman/sekutu.
Dan setelah tiba di Ukraina, paket MBT M1A1 Abrams rupanya tidak langsung digunakan, militer Ukraina kabarnya masih melakukan beberapa penyesuaian atau modifikasi, seperti penambahan block ERA (Explosive Reactive Armor) M19 (US-made) dan Kontakt‑1 ERA (Soviet-era) di bagian hull dan turret untuk perlindungan lebih kuat terhadap rudal dan RPG.
Diserang Drone Kamikaze Rusia, MBT M1A1 Abrams SA Ukraina Rontok Perdana
Kemudian akan ada pemasangan struktur baja (grid steel) – Anti-Drone Cage Armor di atas turret, bagian belakang dan sisi yang melindungi dari serangan drone FPV atau ledakan dari atas.
Sebagian MBT tersebut juga akan dipasangi sistem jamming dan counter-drone untuk meningkatkan survivabilitas di medan perang modern dengan ancaman drone tinggi, dan pelindung tambahan di dekat awak dengan rubber skirts tebal di bagian depan hull untuk meredam gelombang ledakan saat terkena tembakan atau serangan dari bawah. Racikan modifikasi tambahan yang dilakukan oleh Ukraina, menjadikan sebutan varian baru tak resmi Abrams sebagai M1A1 SA‑UKR.
Selain kendaraan lapis baja, Australia sedang bersiap untuk mengerahkan pesawat AEW&C E-7A Wedgetail RAAF ke Eropa pada bulan Agustus untuk mendukung perlindungan koridor internasional utama yang digunakan untuk menyalurkan bantuan ke Ukraina. (Gilang Perdana)



Sebagian negara para pendukung Ukro memberikan bantuan alusista yang sudah mendekati masa pakainya.
Sebagian lagi meereka melakukan eksperimen alusistanya untuk penyempurnaan dan mendapatkan label botol pulpen
Sungguh sangat disayangkan bahwa Ukro harus mengorbankan rakyat dan pasukannya hanya untuk ego pemimpinya serta kumpulan provokator seperti NATO, Amrik dan negara lainnya
Ukro disuruh berperang melawan Rusky lalu Amerika CS menguras kekayaan alamnya seperti mengambil mineral khusus sebagai imbalan bantuan alusista yang dikirimnya
Ironis jika negara dipimpin oleh badut dan kumpulan orang yang lebih mengedepankan ego dibandingkan dengan akal sehat