Unit Pertama Airbus A400M Untuk Indonesia Sukses Lakukan Penerbangan Perdana

Pesawat angkut berat Airbus A400M pertama untuk Skadron Udara 31 TNI AU telah berhasil melakukan uji penerbangan perdananya. Hal ini menjadi langkah penting sebelum pesawat tersebut dikirimkan pada akhir tahun ini.
Pesawat tersebut lepas landas dari fasilitas Airbus Defence and Space di Seville, Spanyol, di mana pesawat A400M ini dirakit di Lini Perakitan Akhir (Final Assembly Line/FAL) dan menjalani serangkaian uji darat (ground test).
Saat mengudara, Airbus A400M pertama untuk Indonesia melakukan serangkaian manuver untuk menguji kemampuan kendali serta mengevaluasi sejumlah sistem utama. Uji coba ini mencakup pemeriksaan yang sukses terhadap mesin, kendali penerbangan (flight controls), hidrolik, hingga sistem avionik.

Sementara, pesawat angkut militer A400M kedua untuk Indonesia telah menyelesaikan tahap pengecatan di Lini Perakitan Akhir (Final Assembly Line/FAL), dan kini sedang menjalani pengujian sistem bahan bakar sebelum masuk ke tahap pengecatan. Setelah itu, pesawat akan menjalani uji darat (ground test) dan uji terbang (flight check) sebelum dikirim.
Di tahun 2021, Indonesia telah menandatangani kontrak untuk dua unit pesawat Airbus A400M dan menjadikannya negara ke-10 yang bergabung dalam program A400M. Keberhasilan penerbangan perdana pesawat A400M milik Indonesia menjadi langkah signifikan dalam pengembangan kemampuan angkut strategis negara ini.
A400M mampu melakukan pengangkutan strategis sejauh hingga 2.400 mil laut dengan mengangkut muatan hingga 30 ton dan dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia dari Jakarta. Pesawat ini juga dapat beroperasi di landasan pendek dan tidak beraspal sehingga andal dalam mendukung misi tanggap bencana.
Selain itu, pesawat A400M juga berfungsi sebagai platform pengisian bahan bakar di udara yang kompatibel dengan berbagai jenis pesawat, sehingga menjadi pengganda kekuatan dan mendukung keberlangsungan operasional misi di udara. (Gilang Perdana)
November 2025, Unit Pertama Airbus A400M Untuk TNI AU Tiba di Indonesia, Dibekali Dua ‘Kit’ Canggih



Ayo tambah lagi A400m sebanyak 4 unit jadi total 6 unit supaya kita bisa bangun CN235 untuk seluruh bagian sayap, sirip ekor dan bodi serta penyambung antara bodi dan sayap.
Untuk CN235 saya kepingin agar :
AD punya 10 versi angkut, 10 versi gunship
AL punya 8 versi MPA/ASW, 12 versi angkut
AU punya 8 versi AEW&C, 12 versi angkut
Ya itu kan kepinginnya saya, masa kepingin aja nggak boleh?
Hihihihi.