Ukraina Ungkap ADM-160B Miniature Air Launched Decoy Dapat Diluncurkan dari MiG-29 dan Sukhoi Su-27

Sejak diketahui perannya sebagai pembuka serangan rudal jelajah Storm Shadow ke wilayah yang dikuasai Rusia pada tahun 2023, maka menjadi pertanyaan sekaligus mengundang spekulasi, dari pesawat tempur apakah, ADM-160B Miniature Air Launched Decoy (MALD) diluncurkan oleh Ukraina?
Lantaran belum ada jawaban, spekulasi kemudian mengarah pada MiG-29 Fulcrum, yang kala itu telah terintegrasi dengan amunisi AS lainnya, termasuk rudal anti radiasi AGM-88 HARM dan bom pintar Joint Direct Attack Munition-Extended (JDAM-ER). Namun, ada update terbaru dari Angkatan Udara Ukraina, yang memperlihatkan ADM-160B MALD terpasang pada bawah sayap jet tempur Sukhoi Su-27.
Dalam rekaman video baru yang diterbitkan Angkatan Udara Ukraina, mengonfirmasi ADM-160B MALD telah digunakan oleh MiG-29 Fulcrum dan Sukhoi Su-27 Flanker, ADM-160B MALD terpasang pada pylon khusus yang sama dengan yang digunakan untuk berbagai amunisi berpemandu yang dipasok Barat.


Selain pylon khusus, tampilan kokpit baru juga telah membantu memperluas fleksibilitas operasional senjata yang dipasok Barat, dan ini kemungkinan besar juga membantu mendukung misi MALD.
ADM-160 MALD dikembangkan Amerika Serikat pada akhir 1990-an, yakni dipengaruhi oleh pengalaman Perang Teluk, terutama kebutuhan untuk menghindari sistem hanud yang dipandu oleh radar aktif. Teknologi Signature Augmentation Subsystem (SAS) mutakhirnya mampu meniru radar signature dari banyak pesawat atau amunisi yang menggunakan peningkat radar aktif, sehingga efektif untuk menipu sistem hanud lawan.
Low pass by a Ukrainian Air Force MiG-29 from the 114th Tactical Aviation Brigade.
Under each wing sits a US-supplied and integrated ADM-160 MALD (Miniature Air-Launched Decoy), used to confuse and deceive Russian air defenses. pic.twitter.com/nlG3DH2GA2
— OSINTtechnical (@Osinttechnical) May 20, 2024
ADM-160 MALD diproduksi oleh Raytheon Technologies Corporation. ADM-160B MALD memiliki panjang sekitar 2,5 meter dan diameter sekitar 18 cm. Bentuknya silinder dengan ujung depan runcing dan bagian belakang yang bulat. Berat ADM-160 MALD sekitar 45 kg.
ADM-160 MALD dapat membawa berbagai jenis muatan, seperti alat perekam sinyal radar, pemancar, dan perangkat komunikasi. ADM-160 MALD dapat dikendalikan melalui jaringan komunikasi militer, serta dilengkapi dengan sistem autopilot untuk memudahkan pengoperasiannya.
Kendalikan Rudal AGM-88 HARM, Pilot Sukhoi Su-27 Ukraina Gunakan Konsol Tablet di Dashboard
Dengan mesin ramjet yang disebut dengan solid fuel ducted rocket (SFDR) berbahan bakar jet A atau JP-5, ADM-160 MALD dapat menempuh jarak sekitar 925 km. Bicara kecepatan, ADM-160 MALD dapat mencapai kecepatan hingga Mach 0.91 atau sekitar 1.114 km per jam. ADM-160 MALD dapat bertahan dalam udara (endurance) selama lebih dari satu jam.
ADM-160 MALD menggunakan sistem navigasi inersia yang akurat, serta dilengkapi dengan sistem penerima GPS dan sistem pemandu laser. ADM-160 MALD dilengkapi dengan sistem jamming dan sistem komunikasi untuk mengirimkan informasi palsu ke sistem pertahanan udara musuh. (Gilang Perdana)
Pertama Kali, Ukraina Konfirmasi Keberadaan Rudal Jelajah SCALP-EG dari Perancis


