Dunia pertahanan tanah air sempat diwarnai diskusi hangat setelah kemunculan prototipe Harimau APC hasil kolaborasi PT Pindad dan FNSS pada ajang Indo Defence 2024 (11-14 Juni 2025). Namun, sebuah laporan terbaru dari Turki memunculkan rasa penasaran publik ketika menyebutkan bahwa perakitan unit pertama dari program Kaplan APC justru baru saja mencapai tahap akhir. (more…)
Beragam alutsista baru akan meramaikan pameran pertahanan Indo Defence 2024 (11-14 Juni 2025) di JI Expo Kemayoran, Jakarta. Untuk matra darat, salah satu yang sudah terlihat kehadirannya di venue adalah ranpur (kendaraan tempur) APC “Harimau” rancangan dan produksi bersama PT Pindad dan FNSS Turki. (more…)
Dua tahun silam, persisnya pada pameran pertahanan Eurosatory 2022 di Paris, Johh Cockerill Defense (d/h CMI), manufaktur meriam dan sistem senjata kavaleri asal Belgia, untuk pertama kali memamerkan MBT (Main Battle Tank) Leopard 1A5 yang dipasangi kubah (turret) Cockerill 3105 kaliber 105 mm. Nah, dua tahun berlalu, Johh Cockerill mengumumkan uji tembak Cockerill 3105 dari MBT Leopard 1A5. (more…)
Meski baru meraih order 18 unit dari Indonesia dan belum juga mendapatkan kontrak ekspor, namun tidak menyurutkan PT Pindad (Persero) dan FNSS dari Turki untuk mengembangkan varian lanjutan dari medium tank Harimau (Kaplan MT). Pada 22 Oktober lalu, FNSS dan PT Pindad menandatangani perjanjian produksi pembuatan dua prototipe Kaplan APC (Armoured Personnel Carrier). (more…)
Bila Indonesia menggandeng Turki dalam merancang dan produksi medium tank Harimau (Kaplan MT), maka jauh sebelum yang dilakukan Indonesia dan Turki, Argentina dan Jerman sudah lebih dulu mengembangkan medium tank. Serupa tapi tidak sama, Argentina dalam posisi seperti Indonesia, sementara Turki berada dalam posisi seperti Jerman, yang berivestasi dalam memasok sistem dan teknologi. Proyek tank Argentina bersana Jerman disebut Tanque Argentino Mediano (TAM) atau Argentine Medium Tank. (more…)
Sejak prototipe perdananya dipelihatkan ke publik pada pameran pertahanan IDEF 2017 di Istanbul, Turki, sampai saat ini mediun tank Kaplan MT atau Harimau rancangan FNSS dan PT Pindad, baru mencatatkan order penjualan sebanyak 18 unit, itu pun dari pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk kavaleri TNI AD. Sementara potensi ekspor sejauh ini belum mendapatkan hasil, setelah gagal dalam penawaran ke Bangladesh dan Filipina. (more…)
Selain uji fungsi BMS (Battlefield Management System) CY-16H, medium tank Harimau produksi FNSS-Pindad juga menjalani uji tembak dengan menggunakan munisi HEP-T (High Explosive Plastic with Tracer) dengan jarak tembak 1.200 meter. Uji tembak tank Harimau dengan munisi HEP-T sejatinya sudah dilakukan beberapa kali sebelum ini. Nah, dibanding jenis munisi lain, seperti TPCSDS-T (Target Practice Cone Stabilized Discarding Sabot with Tracer), maka HEP-T mempunyai karakteristik tersendiri. Apakah itu? (more…)
Bila tiada aral melintang, mediun tank Harimau yang bakal memperkuat kavaleri TNI AD, akan diserahkan pada tahun 2023 ini juga. Sebelumnya, pada Maret 2022, FNSS Savunma Sistemleri telah merampungkan bacth pertama produksi medium tank Harimau (Kaplan MT), dimana batch produksi perdana tersebut dibuat atas pesanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. (more…)
Setelah lama dinanti, ada kabar dari Turki, bahwa FNSS Savunma Sistemleri telah merampungkan bacth pertama produksi medium tank Harimau (Kaplan MT), dimana batch produksi perdana tersebut dibuat atas pesanan Kementerian Pertahanan Indonesia. Dengan rampungnya produksi Kaplan MT, sekaligus menandai ekspor perdana tank medium hasil rancang bersama antara Turki dan Indonesia. (more…)
Para perancang dan calon user sepertinya kurang sreg dengan desain medium tank Kaplan MT atau yang di Indonesia dikenal sebagai “Harimau”. Kabarnya pada ajang International Defence Industry Fair (IDEF) 2021 yang dihelat 17-20 Agustus 2021 di Istanbul, pabrikan alutsista asal Turki itu akan merilis varian upgrade dari Kaplan MT. (more…)