
Kegagalan dalam koordinasi intelijen dan deteksi dini selama konflik perbatasan dalam “Operasi Sindoor” menjadi titik balik bagi militer India. Menanggapi berbagai kritik mengenai kelemahan sistem deteksi yang menyebabkan kerugian aset udara yang signifikan—termasuk laporan mengenai jatuhnya jet tempur Rafale, Pemerintah India kini mengambil langkah drastis untuk menutup celah tersebut. (more…)

Punya dua lawan (Cina dan Pakistan) yang harus dihadapi secara bersamaan, membuat India mutlak memiliki kesadaran situasional optimal. Selain penggelaran radar intai di permukaan dan pesawat peringatan dini, India juga memanfaatkan luar angkasa untuk pengintaian strategis. Selain menggunakan solusi satelit intai produksi dalam negeri, India rupanya melirik teknologi HawkEye 360. (more…)

Ketegangan akibat konflik yang terjadi di Bumi secara tak langsung membawa pengaruh di luar angkasa, khususnya pada konstelasi dan pergerakan satelit di genre misi militer, seperti satelit komunikasi dan satelit intai (spy satellite) dari negara-negara terkait. (more…)

Airbus Defence and Space (ADS) telah memenangkan kontrak dari Kementerian Pertahanan Inggris untuk membangun sepasang satelit pencitraan berbasis radar aperture sintetis atau Synthetic Aperture Radar (SAR) sebagai bagian dari upaya Inggris untuk membangun kemampuan pengintaian luar angkasa militernya. (more…)

Kota pelabuhan Nampo di sebelah barat Pyongyang, sejak beberapa tahun belakangan menjadi salah satu obyek pengintaian serius satelit mata-mata (spy satellite). Di Nampo persisnya terdapat Nampo Shipyard, galangan kapal terbesar di Korea Utara, yang diduga tengah membangun proyek konstruksi kapal berukuran besar yang misterius. (more…)

Meski Negeri Britania punya kemampuan militer yang adiguna dengan seabreg pengalaman tempur yang mendunia, namun, baru pertama kali Kementerian Pertahanan Inggris memiliki dan mengoperasikan satelit militer secara penuh. Dan pada 17 Agustus 2024, Komando Luar Angkasa Inggris (UK Space Command) telah berhasil meluncurkan satelit militer (satelit mata-mata/spy satellite) spertamanya, Tyche. (more…)

Di Hari Valentine yang bertepatan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia (14/2/2024), ada momen yang mungkin luput dari perhatian, yakni Rusia dan Amerika Serikat, sama-sama meluncurkan roket ke luar angkasa, yang salah satunya disebut terkait dengan satelit militer dengan misi yang dirahasiakan. (more…)

Thales Alenia Space, perusahaan hasil Joint Venture antara Thales (67%) dan Leonardo (33%), dikabarkan telah menandatangani kontrak multimisi dengan BUMN PT Len Industri untuk menyediakan konstelasi observasi Bumi yang canggih, yang menggabungkan kemampuan sensor radar dan optik dari satelit untuk kebutuhan Kementerian Pertahanan (kemhan) Republik Indonesia. (more…)

Di berbagai belahan dunia, Israel kerap unggul dalam operasi militer dan intelijen, akan tetapi itu bukan semata bertumpu dari kemampuan perorangan agen Mossad yang dikenal cerdik. Lain dari itu, kesadaran situasional intelijen Israel dapat terjaga dengan baik berkat satelit mata-matanya yang tanpa disadari telah eksis selama ini. (more…)

Meski Rusia mendapatkan tekanan besar terkait operasi khususnya di Ukraina, namun, program luar angkasa Negeri Beruang Merah tetap berjalan dengan normal. Sebagai bukti, pada 23 Maret 2023, dengan menggunakan roket Soyuz-2.1a, Rusia telah meluncurkan satelit pengintaian (reconnaissance satellite) Bars-M (Kosmos 2567) dari Situs 43/3 Kosmodrom Plesetsk, di Rusia barat laut. (more…)