Tag: RSAF

MPSTAR: Intip Kemampuan Radar Portable Pada Sistem Hanud RBS-70 Singapura

Dalam gelar sistem pertahanan udara (hanud), time and speed untuk melakukan steling di satu lokasi bagi satuan tembak (satbak) dan komponen radar pendukungnya sangat vital untuk diperhitungkan. Terkhusus pada sistem hanud RBS-70 yang digunakan Arhanudri Kostrad, elemen pendukung pada satbak RBS-70 TNI AD adalah Giraffe 40, yakni portable radar dengan jarak jangkau 40 km yang ditempatkan dalam platform truk Mercedez-Benz atau Volvo 6×6. (more…)

50Th Anniversary RSAF, F-15SG Strike Eagle Tampil dengan Livery Khusus

Perhelatan Singapore AirShow 2018 baru saja berakhir, dan ada beberapa sketsa menarik dari pameran dirgantara yang disebut terbesar di Asia ini, atau bisa disebut pameran dirgantara kedua terbesar di dunia setelah Paris AirShow. Salah satu sketsa yang unik dari hajatan dua tahunan ini adalah Singapore AirShow kali ini bertepatan dengan momen 50 Tahun Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF). (more…)

Di Singapura, Ranpur Cadilage Cage dan Rudal RBS-70 Justru Dioperasikan Angkatan Udara

Dalam jagad pecinta alutsista, nama rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) RBS-70 dan ranpur Cadilage Cage V-150, tentu sudah tak asing lagi. Kedua alutsista tersebut menjadi milik TNI AD dan dioperasikan oleh dua kesatuan yang berbeda. RBS-70 menjadi etalase senjata di Artileri Pertahanan Udara Ringan (Arhanudri) Kostrad, sementara panser V-150 sudah sejak lama menjadi identitas Batalyon Kavaleri 7 Pragosa Satya, Kodam Jaya. Tapi lain ladang lain ilalang, di Singapura justru kedua alutsista tersebut adalah milik Angkatan Udara (RSAF). (more…)

Ruang Udara ‘Terbatas,’ Singapura Justru Punya Banyak Pesawat Tanker, Inilah Alasannya!

Sesaat setelah lepas landas dari Lanud Paya Lebar, bagi jet tempur tercanggih di Asia Tenggara F-15SG, dengan kecepatan penuh hanya butuh waktu kurang dari satu menit untuk keluar dari teritori udara Singapura. Hal ini menyiratkan betapa terbatasnya ruang udara Singapura. Toh dengan kondisi keterbatasan ruang udara, komposisi interceptor Negara Kota ini sulit ditandingi negara tetangganya, selain F-15SG, masih ada F-16 C/D Block52+. Yang jika digabung, kedua jet tempur tersebut berjumlah tak kurang dari 90 unit. (more…)

KC-135 Stratotanker: Lekat dengan F-16 TNI AU, Inilah Pesawat Tanker dengan Populasi Terbesar

Selain KC-10 Extender, nama KC-135 Stratotanker juga lumayan akrab diteliga, ya pesawat tanker multirole ini selain memang layak disebut legendaris, juga beberapa kali pernah ‘menyusui’ F-16 A/B TNI AU, baik dalam misi ferry flight atau latihan bersama AU AS. Dibanding KC-10 Extender yang dicomot dari basis Douglas DC-10 (wide body), KC-135 berasal dari platform Boeing 707 yang narrow body, menjadikan kapasitas bahan bakar yang dapat dibawa KC-135 hanya setengah dari kemampuan KC-10. (more…)

Di RISING 50, F-16 TNI AU dan RSAF Bersatu Dalam Formasi

Bagi penerbang jet tempur TNI AU, membentuk formasi angka “50” sudah pernah dilakukan, yakni saat defile HUT TNI Ke-50 tahun 1995 di Lanud Halim Perdanakusuma. Dan kini di tahun 2017, tepatnya Kamis (7/9), para penerbang tempur TNI AU kembali melakukan formasi angka 50, namun kali ini dilakukan di ruang udara negara tetangga, dan formasi dilakukan bersama mitra fighter dari AU Singapura. Rangkaian formasi ini menjadi puncak perayaan pesta emas “RISING 50” untuk memperingati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura. (more…)

Hermes 450 – Drone Pengintai Lapis Kedua AU Singapura

P_20160217_113544

Bila Israel didaulat sebagai negara pengembang drone paling maju di dunia, maka Singapura di Asia Tenggara dikenal sebagai negara pengadopsi drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle) militer paling maju di kawasan. Meski bentang ruang udaranya amat terbatas, Negeri Jiran ini mengoperasikan dua drone yang tergolong terbaik di kelas medium size multi payload UAV, yaitu Heron dan Hermes 450. (more…)

F-16 C/D Block 52ID: Welcome The New Indonesian Fighting Falcon

6989287_20140725125054

Sekitar 25 tahun lalu, jagad Dirgantara Indonesia pernah dibuat heboh dengan kehadiran jet F-16 A/B Fighting Falcon. Lepas dari kecanggihan teknologi avionik dan sistem senjatanya, F-16 A/B yang kemudian memperkuat Skadron Udara 3 ini punya kisah tersendiri, terutama dalam proses kedatagannya ke Indonesia yang dilakukan lewat proses penerbangan ferry yang dijalani oleh pilot asal AS dan TNI AU. Dan, sejarah tersebut kini seolah terulang kembali. Tepat pada 25 Juli 2014, TNI mulai kedatangan bertahap F-16 dengan tipe yang lebih baru, yakni F-16 C/D Block 52ID. Total TNI AU akan menerima 24 unit F-16 C/D yang akan didatangkan dengan cara ferry flight dari Negeri Om Sam. (more…)

GSh-30-1 30mm: Kanon Sukhoi TNI AU – Minim Amunisi Tapi Punya Presisi Tinggi

NbjNBynhLAFcx6fTVkObTY8p

Tidak sah rasanya bila jet fighter dengan kualifikasi multirole dan air superiority hadir tanpa senjata internal. Meski konsep peperangan di udara masa kini dan di masa mendatang mengedepankan pada keunggulan rudal lintas cakrawala alias BVRAAM (beyond visual air to air missile), namun paduan sista untuk menghadapi duel jarak dekat (dog fight) tak bisa dihapuskan, ini dibuktikan dengan masih larisnya segmen rudal udara ke udara jarak pendek dan menengah. (more…)

R-77: Lawan Tanding Terberat Rudal AIM-120 AMRAAM – “Pembunuh” dari Balik Cakrawala

Dalam polling yang dilakukan Indomiliter.com pada Oktober 2013, terungkap informasi bahwa lawan tanding terberat jet Sukhoi Su-27/Su-30 Flanker TNI AU ialah F-15SG Strike Eagle RSAF (Republic of Singapore Air Force). Ada dua hal yang menjadi dasar kuat bahwa F-15SG menjadi lawan tanding terberat Sukhoi TNI AU. Pertama, memang diatas kertas Sukhoi Su-27/Su-30 dirancang untuk menandingi air superiority F-15. Lalu alasan kedua, kerapnya gesekan dalam hal isu politik dan pertahanan, khususnya pada urusan batas wilayah laut dan pengendalian ruang udara di Kepulauan Riau (Kepri), ikut menyulut sentimen, termasuk dari para pembaca Indomiliter.com.
(more…)