Dengan spesifikasi dan kemampuan tempurnya, fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, bakal menjadi flag ship bagi Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL. Hadirnya fregat PPA juga akan mengenalkan TNI AL pada pengoperasian antena radar dengan sudut tetap. (more…)
Kedatangan fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class banyak membawa hal baru bagi TNI AL, selain Cockpit Nave, CMS (Combat Management System) Leonardo SADOC MK.4 dan paket persenjataan baru, desain fregat PPA juga menarik untuk dicermati, seperti adanya pintu rampa (ramp door) yang menjadikan fregat ini punya ‘kemiripan’ dengan Landing Platform Dock (LPD). (more…)
Selain meriam Leonardo (Otobreda) 127/64 dan Leonardo Strales Sovraponte 76/62, dengan kedatangan KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- fregat PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class dari Italia, maka TNI AL juga akan diperkenalkan dengan teknologi navigasi anjungan modern, yang bukan hanya serba canggih, tapi juga menjadi yang pertama di dunia, yakni ‘Cockpit Nave.’ (more…)
Setelah pendanaan tuntas, maka momen yang dinanti dari program akusisi dua unit kapal perang fregat PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class telah berjalan. Berlokasi di galangan kapal Fincantieri di Muggiano (La Spezia), Italia, pada 29 Januari 2025 dilangsungkan upacara penggantian nama (renaming ceremony) atas dua kapal perang yang sebelumnya adalah pesanan Angkatan Laut Italia. (more…)
Setelah pendanaan tuntas dengan meraih pinjaman dana dari BNP Paribas, maka persiapan pengiriman dua unit kapal perang frigat PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, untuk TNI AL dapat segera berjalan. Dan belum lama ini beredar foto yang sebelumnya dikira ‘editan’, yaitu perubahan nama pada frigat PPA Paolo Thaon di Revel class, dari yang sebelumnya adalah nama kapal perang Angkatan Laut Italia, kini sudah dicat dengan nama kapal perang TNI AL. (more…)
Selain Leonardo (Otobreda) 127/64 pada haluan yang menjadi meriam utama, pada dua unit OPV (Offshore Patrol Vessel) rasa frigat Pattugliatore Polivante d’Altura (PPA) Paolo Thaon di Revel class, yang diakuisisi TNI AL, juga tedapat senjata di katergori meriam lainnya, yang dimaksud adalah satu unit Leonardo 76 mm/62 Strales Sovraponte anti-aircraft gun, yang ditempatkan pada posisi di atas hanggar helikopter menghadap buritan. (more…)
Meleset dari jadwal kedatangan yang tadinya diperkirakan pada bulan Oktober lalu, rupanya aspek pendanaan pada dua unit OPV rasa Frigat PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, baru saja dituntaskan. Seperti halnya pengadaan alutsista bernilai tinggi, maka pengadaan OPV PPA Paolo Thaon di Revel class mengandalkan hutang alias pinjaman luar negeri. (more…)
Pada bulan Oktober 2024, rencananya unit perdana OPV/Frigat PPA Paolo Thaon di Revel class akan tiba di Indonesia, dilanjutkan unit kapal kedua pada bulan April 2025. Kedua kapal perang produksi Italia itu menjadi angin segar dalam dunia pengadaan alutsista kapal perang, pasalnya sudah sangat lama TNI AL tidak mendatangkan kapal kombatan dari Italia. Dan terkait aroma baru dari Italia, rupanya turut membawa sentuhan kerja sama baru bagi PT PAL Indonesia. (more…)