Kekuatan pemukul TNI AL kini memasuki babak baru yang lebih gahar. Bertempat di galangan kapal Muggiano, La Spezia, Italia, Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL secara resmi telah menerima unit kedua kapal kombatan serbaguna PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) class. Kapal perang canggih ini resmi menyandang nama KRI Prabu Siliwangi 321 dalam upacara serah terima yang berlangsung khidmat pada Senin, 22 Desember 2025. (more…)
Setelah memulai pelayaran dari Italia pada 29 Juli 2025, fregat terbaru yang menjadi flagship kapal kombatan TNI AL, KRI Brawijaya 320 – Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) class dengan Komandan Kolonel Laut (P) John David Nalasakti Sondak, telah tiba di Indonesia, persisnya KRI Brawijaya 320 diketahui keberadannya saat melintasi Selat Sunda. (more…)
Kehadiran fregat Thaon di Revel class atau yang dikenal sebagai PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) class, bukan hanya membawa poin penting pada update sistem navigasi, persenjataan dan radar, lebih dari itu, fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321, juga membawa update baru pada sistem propulsi kapal perang TNI AL, yang mana kapal kombatan TNI AL kini mampu melaju dengan kecepatan di atas 30 knots. (more…)
Bertempat di galangan kapal Fincantieri di Muggiano, La Spezia, Italia, pada tanggal 2 Juli 2025, telah dilangsungkan upacara serah terima (delivery ceremony) atas fregat PPA MPCS (Multipurpose Combat Ship) KRI Brawijaya 320, yakni dari pihak Fincantieri kepada TNI AL. Dengan upacara penyerahan ini, maka kapal kombatan yang akan menjadi flahgship TNI AL ini rencananya akan dilayarkan dan tiba di Indonesia pada bulan September mendatang. (more…)
Termasuk alutsista bernilai strategis, kapal perang seperti jenis fregat berpotensi menjadi sasaran sabotase. Bukan hanya sabotase dalam konteks perang terbuka, sabotase bawah air yang dilakukan saat kapal sedang berada di dermaga, termasuk isu yang menjadi perhatian. (more…)
Selain menghadirkan radar AESA Kronos dual band, pelacak target berbasis emisi inframerah/elektro-optik (IRST) dan combat managemet system (CMS), Leonardo dipastikan juga akan melengkapi fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, dengan perangkat pengendali tembakan atau fire control system (FCS) canggih NA-30S MK2. (more…)
Dengan spesifikasi dan kemampuan tempurnya, fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, bakal menjadi flag ship bagi Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL. Hadirnya fregat PPA juga akan mengenalkan TNI AL pada pengoperasian antena radar dengan sudut tetap. (more…)
Kedatangan fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class banyak membawa hal baru bagi TNI AL, selain Cockpit Nave, CMS (Combat Management System) Leonardo SADOC MK.4 dan paket persenjataan baru, desain fregat PPA juga menarik untuk dicermati, seperti adanya pintu rampa (ramp door) yang menjadikan fregat ini punya ‘kemiripan’ dengan Landing Platform Dock (LPD). (more…)
Sepintas mirip dengan kemampuan jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30, rupanya ada fitur InfraRed Search and Tracking System (IRST) di kapal perang terbaru TNI AL, fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class. (more…)
Meski tak menjadi bagian dari senjata yang dikendalikan dari pusat informasi tempur dan anjungan (cockpit nave), namun kanon penangkis serangan udara (PSU) sekaligus senjata pertahanan jarak dekat ini, terlihat telah terpasang sebagai ‘paket’ pada dua fregat terbaru TNI AL, KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class. (more…)