
Perusahaan dirgantara asal Swedia, Saab, secara resmi mengumumkan penandatanganan kontrak besar dengan Pemerintah Kolombia untuk pengadaan satu skuadron yang terdiri dari 17 unit jet tempur multiperan generasi 4.5, Saab Gripen E/F. (more…)

Perusahaan dirgantara asal Swedia, Saab, secara resmi mengumumkan penandatanganan kontrak besar dengan Pemerintah Kolombia untuk pengadaan satu skuadron yang terdiri dari 17 unit jet tempur multiperan generasi 4.5, Saab Gripen E/F. (more…)

Kemunculan drone dalam konflik telah menciptakan beberapa anomali, bukan hanya terjadi di Ukraina, belum ada ada kabar helikopter UH-60 Black Hawk milik Kepolisian Kolombia dilaporkan jatuh akibat serangan drone FPV (First Person View) kamikaze. (more…)

Karena keterbatasan teknologi dan fasilitas pembuatan, kapal selam pembawa narkotika (narco submarine) umumnya dibuat dengan standar tidak bisa menyelam sepenuhnya seperti kapal selam militer, atau hanya berlaku sebagai kapal semi-submersible atau Low-Profile Vessels (LPVs). Meski ada keterbatasan, namun narco submarine rupanya kini dibuat semakin canggih. (more…)

Dengan kekuatan dan pengaruh ekonomi, Cina berpotensi ‘menjegal’ penawaran jet tempur Gripen E/F ke Kolombia. Ditambah dengan reputasi tempur yang memukau dalam duel di Kashmir, maka Cina punya peluang besar untuk menawarkan produk jet tempur andalannya, Chengdu J-10CE, yang secara bersamaan Kolombia baru saja bergabung sebagai anggota ke-23 Belt and Road Initiative (BRI) di Amerika Latin. (more…)

Dunia naval aviation berduka, setelah helikopter angkut multirole Bell-412 EP (Ehanced Performace) milik Angkatan Laut Kolombia, mengalami crash saat gagal lepas landas di daerah operasi pada hari Selasa pagi (29/4/2025), yang mana helikopter sejenis yang dioperasikan Puspenerbal TNI AL tersebut, jatuh di danau dan menewaskan satu orang awaknya. (more…)

Setelah Swedia menanggalkan statusnya sebagai negara netral, maka secara tak langsung berdampak pada ekspor produk persenjataannya, khususnya yang menggunakan komponen dari luar negeri. Dan mimpi buruk pun menjadi kenyataan, setelah ada kabar Amerika Serikat tidak mengizinkan penggunaan mesin produksi General Electric Aviation untuk dipasang pada jet tempur Gripen E/F yang akan dieskpor. (more…)

Lantaran anggaran yang tak memadai, nafsu Angkatan Udara Kolombia untuk mengakuisisi jet tempur Rafale akhirnya kandas, dan pilihan untuk memodernisasi pesawat tempur harus dialihkan, menyesuaikan pada kebutuhan dan anggaran yang tersedia. Lewat dukungan perbankan Brasil, ada kabar bahwa Kolombia bakal mengakuisisi jet tempur Gripen E produksi Saab, Swedia. (more…)

Hari ini tiga tahun lalu, bertepatan dengan 21 April 2021, menjadi momen duka cita dalam sejarah operasional kapal selam di Indonesia. 53 awak KRI Nanggla 402 gugur setelah kapal selam Type 209/1200 hilang kontak dan tenggelam di perairan utara Bali, yang baru pada lima hari kemudian, posisi tenggelamnya kapal selam buatan Jerman itu diketahui. Kabar tenggelamnya KRI Nanggala 402 seolah tidak bisa dipercaya, mengingat sebelum itu belum pernah ada berita atau kasus kerusakan kapal selam generasi Type 209 yang diwartakan ke publik.
(more…)

Berdasarkan kontrak pada tahun 2022, Angkatan Laut Kolombia akan mengakuisisi lima unit frigat SIGMA 10514 dengan nilai US$2 miliar. Dalam kontrak disebutkan bahwa pembangunan SIGMA 10514 rancangan Damen Shipyard (Belanda) akan dilakukan galangan kapal lokal Kolombia, Cotecmar di Cartagena. (more…)

Apa yang dilakukan Kolombia bisa menjadi contoh untuk pengembangan dan pemanfaatan alutsista produksi dalam negeri. Tidak hanya mendapatkan order pesanan, namun, alutsista yang dimaksud juga ‘benar-benar’ dimanfaatkan untuk mendukung operasi tempur prajurit di lapangan. Seperti pada 8 Juli 2023, Angkatan Darat Kolombia mengumumkan kontrak pengadaan senilai US$230 juta untuk akuisisi 404 unit ranpur lapis baja angkut personel (APC), Titan-C 4×4. (more…)