
Meski nama jet tempur F-15 Eagle sangat melegenda dalam banyak pertempuran dan telah dikenal luas netizen +62, namun, faktanya belum pernah sekalipun keluarga F-15 yang singgah atau mendarat secara resmi di Indonesia. Padahal ada skadron F-15 Angkatan Udara AS (USAF) di Lanud Kadena, Okinawa, Jepang, tapi itu pun tak pernah diboyong ke Indonesia, termasuk untuk memeriahkan pameran dirgantara atau diikutkan dalam latihan udara bersama (Latma). (more…)

Menjelang pameran pertahanan Indo Defence yang akan dihelat pada bulan Juni mendatang, perhatian publik tertuju pada beberapa perjanjian pengadaan alutista yang telah masuk tercatat dalam Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding/MoU) di periode sebelumnya. Selain pengadaan kapal selam Scorpene dari Perancis, juga masih menanti kontrak efektif adalah pengadaan jet tempur Boeing F-15EX Eagle II. (more…)

Meski Kemampuan Operasional Awal atau Initial Operational Capability (IOC) dari teknologi Eagle Passive Active Warning Survivability System (EPAWSS) pada jet tempur F-15EX Eagle II baru dicapai pada tahun ini. Namun, sudah ada kabar terbaru datang dari perancangnya, yang mana BAE Systems mengumumkan versi terbaru EPAWSS yang disebut EPAWSSv2. (more…)

Berbeda dengan jet tempur generasi keempat Rusia, maka jet tempur produksi Amerika Serikat kebanyakan tidak dilengkapi dengan built-in IRST (Infrared Search and Track), meski perangkat IRST dapat saja dipasang secara opsional dalam modul atau pod. (more…)