
Beragam rintisan senjata telah dirilis untuk mendukung peperangan jarak dekat atau close quarters battle. Tidak hanya seputar senjata yang digenggam pasukan, namun wahana berupa rantis (kendaraan taktis) serbu untuk misi perang jarak dekat juga punya kualifikasi tersendiri. Berangkat dari karakter peperangan yang bersifat khusus, Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad) telah menelurkan sosok rantis yang terbilang beda dari yang sebelum-sebelumnya. (more…)

Serangkaian uji pada prototipe medium tank “Harimau Hitam” PT Pindad untuk meraih sertifikasi dari Dislitbangad terus dilalukan. Setelah merampungkan ‘mine blast test’ dan uji dinamis yang meliputi jelajah on road, off road, lintas pasir, dan ketahanan bergerak 3 x 24 jam, kini medium tank dengan bobot 30 ton ini telah menyelesaikan tahapan akhir uji coba, yaitu uji daya gempur (firing test) yang telah dilangsungkan di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) TNI AD Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. (more…)

Kecepatan untuk mengetahui posisi asal tembakan lawan menjadi poin penting dalam gelar tempur Artileri Medan (Armed). Pasalnya dengan diketahuinya posisi asal tembakan, maka akan memudahkan untuk dilakukannya tembakan artileri balasan. (more…)

Usia alutsista yang satu ini jelas tak muda lagi, M2A2 Howitzer 105 mm diterima Indonesia dari bekas pakai Amerika Serikat pada tahun 1982/1983. Namun sejatinya Howitzer ini sudah berumur lebih tua, maklum meriam yang aktif dalam era Perang Vietnam dan Perang Korea ini versi awalnya (M101) memang sudah malang melintang di awal Perang Dunia II. (more…)

Mungkin maksud hati ingin mencontoh Super Rapid Advanced Mortar System (SRAMS) keluaran ST Kinetics, Singapura. Meski masih berupa prototipe yang belum tuntas, Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad) pernah membuat terobosan mortir otomatis yang mirip-mirip dengan SRAMS. Bila SRAMS mengusung mortir kaliber 120 mm, maka mortir jenis mekatronik inovasi Litbang TNI AD mengusung mortir kaliber 81 mm, kaliber mortir yang juga masif digunakan sebagai senjata bantu infanteri (senbanif). (more…)