Berselang satu minggu setelah peluncuran Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M KRI Belati 622 oleh galangan PT Tesco Indomaritim di Pantai Mutiara, Jakarta (1/10/2025), maka Havelsan, perusahaan teknologi dan pertahanan Turki, pada 8 Oktober lalu mengumumkan penggunaan dua solusinya yang telah terintegrasi sistem sennjata KRI Belati 622. (more…)
Jagad Kapal Cepat Rudal (KCR) Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL memasuki era baru, yakni dengan hadirnya KCR 60M KRI Belati 622, produksi galangan swasta nasional, PT Tesco Indomaritim. Disebut era baru, pasalnya KRI Belati 622 menjadi kapal cepat pertama TNI AL yang mengadopsi propulsi hybrid dan yang pertama dipersenjatai rudal anti kapal Atmaca. (more…)
Fasilitas galangan kapal selam Naval Group di Cherbourg, Perancis.
Setelah kebocoran data dan dokumen rahasia kapal selam Scorpene India (Kalvari class) pada tahun 2016, praktis galangan kapal ternama Perancis, Naval Group (d/h DCNS) harus ekstra waspada terkait serangan siber. Namun, potensi akan selalu ada, mengingat teknologi tinggi kapal selam yang menarik minat komunitas intelijen. (more…)
Meski tak sekondang Tacticos dari Thales atau Aegis dari Lockheed Martin, namun Korea Selatan lewat Hanwha Systems juga memproduksi CMS (Combat Management System) yang diberi brand “Naval Shield”. Dan belum lama ini Hanwha Systems diwartakan akan memasok CMS untuk OPV (Offshore Patrol Vessel) pesanan Angkatan Laut Filipina. (more…)
Banyak hal baru yang didapatkan TNI AL dari kedatangan fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class. Selain TNI AL diperkenalkan jenis senjata baru, seperti meriam Leonardo (Otobreda) 127/64, Leonardo Strales Sovraponte 76/62 dan navigasi anjunga modern ‘Cockpit Nave’, maka TNI AL juga akan menyambut penggunaan sistem manajemen tempur (Combat Management System – CMS) baru. (more…)
Lantaran asal usulnya terkait dengan Indonesia, maka debut CN-235 di luar negeri kerap menarik perhatian, khususnya beberapa varian diciptakan dengan teknologi yang lebih maju ketimbang dari yang dioperasikan Indonesia. Dan salah satu CN-235 dengan varian canggih adalah milik Turkish Coast Guard Command. (more…)
Setelah tahapan pemotongan plat baja pertama (first steel cutting) pada 26 Agustus 2021, PT Daya Radar Utama (DRU) pada hari ini, 18 September meresmikan peluncuran Kapal perang jenis Offshore Patrol Vessel (OPV) 90M pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Upacara peluncuran kapal kombatan untuk Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL ini dilakukan di fasilitas PT DRU di Lampung. (more…)
Banyak hal yang menjadi pertimbangan dalam mengadopsi jenis kapal selam baru. Selain keunggulan sistem senjata, dapur pacu, dan sensor, hal lain yang tak kalah penting adalah keunggulan pada teknologi CMS (Combat Management System). Tak ubahnya seperti Sewaco (Sensor, Weapon and Control System) yang kondang di kapal perang permukaan, pada kapal selam dibutuhkan karakteristik khusus untuk pengendalian jenis senjata dan sensor yang butuh penanganan berbeda. (more…)
Selain lambung bagian depan yang khas dengan desain “Inverted Bow”, Defense and Intervention Frigate (FDI) atau yang dikenal sebagai frigat Belharra class, yang tengah ditawarkan oleh Naval Group ke TNI AL juga dicirikan dengan adopsi Sistem Managemen Tempur atau Combat Management System (CMS) SETIS (Ship Enhanced Tactical Information System). (more…)
Dalam sebuah pernyataan di media nasional, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, frigat Merah Putih (Arrowhead 140) baru akan selesai terbangun pada lima hingga enam tahun ke depan. Adapun netizen pada 25 Agustus lalu telah mendapat kabar baik dengan dilakukannya peletakan lunas (keel laying) unit perdana frigat Merah Putih oleh PT PAL Indonesia. Terlepas dari lamanya proses pembangunan flagship TNI AL ini, rupanya ada kendala teknis yang harus dituntaskan agar tidak terjadi delay pada proses penyerahan kapal perang ini. (more…)