Cina rupanya tidak puas dengan penciptaan Xian Y-20, yang punya spesifikasinya identik dengan C-17A Globemaster III buatan AS. Lebih dari itu, Cina punya obsesi untuk membangun pesawat angkut berat yang lebih besar, yang disebut bakal punya kapasitas angkut setara Antonov An-124 Ruslan. (more…)
Setelah merencanakan masa depan jet tempur generasi keenam yang dituangkan lewat proyek Boeing F-47 dan proyek pesawat AWACS pengganti E-3 Sentry, plus proyek pesawat tanker masa depan, Angkatan Udara AS (USAF) kini tengah mempersiapkan proyek pesawat angkut berat (strategis) – Next-Generation Global Air Mobility atau Next-Generation Airlifter – yang digadang bakal menggantikan C-17 Globemaster III dan C-5 Galaxy. (more…)
Meski didapuk sebagai pesawat angkut strategis dengan payload terbesar di arsenal Angkatan Udara AS, namun Lockheed C-5 Galaxy tak lagi sering beroperasi, untuk mnisi angkut strategis, Angkatan Udara AS (USAF) lebih dominan mengerahkan Boeing C-17 Globemaster III. (more…)
Sepintas, pesawat ini mirip dengan Antonov An-225 Mriya, yang membedakan hanya bagian tails-nya saja. Dari segi fungsi, pesawat ini juga sama-sama didapuk sebagai pesawat kargo udara. Ya, Lockheed C-5 Galaxy merupakan pesawat angkut militer besar bersayap tinggi yang digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) untuk keperluan angkut-angkut kargo strategis. (more…)