MD Helicopters Kirim Enam Unit Helikopter Serang MD530G untuk Angkatan Darat Malaysia

Setelah menanti lumayan lama, yaitu penandatanganan kontrak pembelian pada 2016, maka baru pada tahun 2022 ini, Angkatan Darat Malaysia, khususnya Malaysian Army Aviation (Pasukan Udara Tentera Darat/PUTD) bakal menerima kedatangan enam unit helikopter serang ringan MD530G Light Scout Attack dari MD Helicopters, Inc.
Baca juga: MD530G Light Scout Attack, Lawan Tanding Helikopter Serbu Ringan AS550 Fennec
Dikutip dari mdhelicopters.com (13/1/2022), disebutkan pihak pabrikan telah mengirimkan enam unit MD530G untuk Kementerian Pertahanan Malaysia, dalam rilis dikatakan armada helikopter tersebut dikirim melalui agen Halaman Optima/Destini Prima, dimana paket helikopter serang itu akan tiba di Kuala Lumpur pada akhir kuartal pertama tahun 2022. Sebagai bagian dari kontrak, delapan pilot dan sembilan mekanik dari Resimen 881 PUTD telah menyelesaikan pelatihan di Texas Barat.
Siapa sebenarnya MD530G? Keluarga helikopter ini ternyata sudah kenyang pengalaman tempur, MD530G pun punya sebutan lain sebagai AH-6 Little Bird, dan jika mendengar nama “Little Bird,” mungkin ingatan Anda akan terbawa pada film Black Hawk Down, ya jenis helikopter inilah yang berjasa melakukan close air support dan menyelamatkan kedudukan pasukan Delta Forece dan Ranger AS yang tengah menjadi bulan-bulanan milisi Somalia di Mogadishu.

Meski berasal dari platform helikopter sipil, saat beranjak ke versi militer, terdapat penguatan airframe, baling-baling, sampai pada jenis mesin yang lebih powerfull. Airframenya dibangun dari platform MD530F yang selama ini telah battle proven. Sebagai versi terbaru, landing gear telah diperkuat sehingga dapat memuat kapasitas payload sampai 816 Kg. Dengan payload yang semakin besar, maka racikan senjata yang akan dibawa bisa lebih fleksibel. Sebagai heli serbu ringan bersemin tunggal, bobot kosong MD530G hanya 885 Kg, dan maximum take off gross weight mencapai 1.701 Kg.
[the_ad id=”12235″]
Persenjataan yang diusung terdiri dari M134D Minigun pod 7,62 mm, FM HMP250 Pod 12,7 mm, roket Hydra 70 2,75 inchi, rudal anti tank TOW, dan rudal stinger.
MD530G disokong mesin turbin Roll Royce 250-C30. Kecepatan jelajah heli serbu ini 204 Km per jam, dan kecepatan maksimum 282 Km per jam. Sementara jarak jangkaunya mencapai 426 Km dengan endurance terbang 2,5 jam. Bicara tentang dukungan perangkat sensor navigasi, selain FLIR (Forward Looking Infrared), L-3 Wescam electro optical, teknologi helikopter juga telah terintegrasi dengan stores management system dan advanced communication suite.
MD530G pertama kali diperkenalkan pada Helicopter International Association conference and exhibition (Heli-Expo) di Anaheim, AS pada Februari 2014. Selain Malaysia, negara lain pengguna MD530G adalah AD Lebanon dan Afghanistan (MD530F). (Bayu Pamungkas)



2016 ke 2022 untuk pengadaan 6 unit saja? Fatal secara administrasi dan finansial, padahal perakitannya saja hanya butuh waktu 6 bln sampai maksimal 1 tahun. Inilah contoh kerusakan yg disebabkan korupsi dan kegaduhan politik dalqm negri malay, semoga kita bisa mengambil pelajaran dr kasus hancurnya malay
Kasian negara yg dulu sering mengejek alutsista Indonesia kini kalah sm philipina yg sdh mengakuisisi heli serang murni..ATAK buatan Turki.
Suwene
kenapa indonesia ngga pake ini ya?
Heli ini jg yg menghebohkan dunia Maya dan Netizen antara Indonesia dan Malaysia selain project pembuatan kapal Gowind class di Malaysia..🤣
Endurance 2,5 jam itu dengan bahan bakar tambahan, kalau dengan bahan bakar internal saja hanya 40 menit
Note: Without Hellfire
Lawan terlemah apache dan mi 35 kita di asia tenggara😁
Mantap jiwa ! Hajar bleh ! Segera kirimkan Bolkow 105 kita utk menjajal nyamuk2 kecil milik Malaysia ini. Laksanakan ! Bravo !
Blom dikirim min. DP nya blom lunas. Makanya tertunda terus pengiriman.😂