Dukung Operasi Amfibi, Cina Pasang LY-1 Naval Laser System di Kapal Kargo Sipil

LY-1 Naval Laser System, yang dipamerkan pada defile peringatan Hari Kemenangan (Victory Day) ke-80 di Beijing, diklaim sebagai senjata laser terkuat. Walau berlabel Naval Laser System, LY-1 sesuai misi defile di darat, maka LY-1 secara khusus dipasang pada kendaraan khusus (ransus) HZ141 8×8.

Baca juga: Spesifikasi Masih Misteri, Cina Tampilkan LY-1 Naval Laser System, Diklaim Sebagai Senjata Laser Terkuat

Masih terkait alutsista yang sama, ada kabar LY-1 berikut ransus HZ141 ditempatkan pada dek terbuka kapal kargo roll-on/roll-off (Ro-Ro) sipil. Sistem ini tampaknya sedang dievaluasi untuk digunakan dalam operasi amfibi, termasuk pertahanan gugus tempur laut terhadap serangan drone yang menargetkan kapal pengangkut.

Foto-foto yang beredar memperlihatkan kendaraan pengangkut LY-1 yang disamarkan diikat ke dek kapal dengan rantai berat, di atasnya terdapat menara (turret) elektro-optik besar yang menampung laser.

Meskipun Beijing belum merilis komentar resmi apa pun, pilihan kapal pengangkut komersial untuk memasang, memindahkan, atau berpotensi mengoperasikan sistem senjata laser menimbulkan pertanyaan di antara para analis.

Kapal kargo sipil yang dirancang untuk memindahkan kendaraan melalui ramp alih-alih derek, memiliki dek yang besar dan datar, sehingga cocok untuk peralatan militer berat selama uji coba atau selama transportasi militer. Cina semakin mengandalkan kapal-kapal ini sebagai platform tambahan dalam latihan operasi serbu amfibi.

LY-1 adalah sistem pertahanan udara berenergi terarah (directed-energy air defense system) yang dirancang untuk melumpuhkan ancaman udara kecil dan bertanda rendah, termasuk drone, helikopter ringan, atau rudal jelajah subsonik. Dengan menembakkan sinar laser terkonsentrasi, sistem ini dapat menembus sensor, meledakkan hulu ledak, atau memaksa drone jatuh.

Ngeri! LPD Type 071 Angkatan Laut Cina Kini Dibekali Senjata Laser di Bagian Haluan

Bagi pasukan amfibi, yang menghadapi kerentanan yang semakin meningkat terhadap sistem udara tak berawak, laser yang dipasang di kapal menawarkan metode yang senyap, berbiaya rendah, dan cepat untuk mencegat ancaman dari udara.

Keputusan Cina untuk memasang sistem ini pada kapal Ro-Ro menunjukkan konsep operasi yang lebih luas. Beijing telah memberikan penekanan yang sangat besar pada persiapan pendaratan maritim skala besar, dengan skenario yang paling mungkin adalah invasi ke Taiwan.

Pertama Kali, Kapal Ferry Ro-Ro Sipil Lakukan Embarkasi dan Debarkasi Basah

Dalam kampanye semacam itu, Tiongkok perlu mengerahkan puluhan kapal kargo sipil untuk melengkapi armada transportasi militernya. Melindungi kapal-kapal ini dari serangan pesawat tak berawak sangatlah penting. Kapal Ro-Ro yang dilengkapi laser dapat bertindak sebagai simpul pertahanan bergerak, mencegah sistem nirawak kecil menyerang kapal angkut atau kapal pendarat yang rentan.

Pengujian pada kapal sipil juga memungkinkan para insinyur untuk mengevaluasi stabilitas, getaran, visibilitas, dan sudut tembak dalam kondisi maritim yang sebenarnya. Laser sensitif terhadap variabel atmosfer seperti kelembapan, semburan air laut, dan gerakan kapal. Memastikan sistem dapat mengunci dan melacak target saat kapal bergerak di perairan terbuka merupakan langkah krusial sebelum integrasi operasional apa pun. (Gilang Perdana)

Rheinmetall dan MBDA Tuntaskan Sea Trial Senjata Laser dalam Kontainer, Mulai Digunakan Angkatan Laut Jerman pada 2029