
Dunia dirgantara Cina kembali mengguncang panggung internasional dengan keberhasilan penerbangan perdana drone kargo raksasa, CH Rainbow YH-1000S, yang berlangsung di Chongqing pada 1 Februari 2026. Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru karena YH-1000S menyandang gelar sebagai drone kargo pertama di dunia yang menggunakan sistem propulsi hibrida. (more…)

Laporan terbaru dari industri pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa gelombang pertama (batch perdana) yang terdiri dari 100 drone multirotor berat berlabel “Berdysh” telah mulai dikerahkan dalam operasi militer Rusia di Ukraina. Drone ini dikembangkan oleh Uraldronzavod (Ural Drone Plant), pabrikan yang namanya kini mulai naik daun sebagai pusat inovasi sistem nirawak dari wilayah Ural. (more…)

Biro Desain Sukhoi (Sukhoi Design Bureau) tak hanya sibuk dengan rancangan pesawat tempur dan pesawat komersial, di segmen pesawat tanpa awak, Biro Desain Sukhoi tengah mengembangkan drone copter angkut kargo BTS VAB S-76, jenis drone fixed wing VTOL (Vertical Take-off and Landing) yang mampu membawa payload hingga 300 kg. (more…)

Kepemimpinan Cina dalam industri drone kembali dibuktikan pada 11 Desember 2025, di mana telah sukses penerbangan perdana prototipe drone terbesar di dunia, Jiu Tan, yang juga punya kemampuan sebagai drone kombatan plus aerial mothership yang mampu meluncurkan 100 unit drone kamikaze. (more…)

Sikorsky (bagian dari Lockheed Martin) telah berhasil memvalidasi ‘hukum’ kontrol canggih untuk menerbangkan drone ‘rotor blown wing’ dalam mode helikopter dan pesawat. Didukung oleh baterai, prototipe drone dengan baling-baling ganda seberat 52 kg menunjukkan stabilitas operasional dan kemampuan manuver di semua mode penerbangan, khususnya dalam desain unik vertical take-off and landing (VTOL). (more…)

Setelah diluncurkan pada bulan Oktober lalu, drone kargo (cargo drone) terbesar di dunia W5000, produksi Air White Whale, turut dipamerkan dalam pameran dirgantara Zhuhai Airshow 2024 (12 – 17 November). Meski baru diluncurkan, W5000 telah melakukan uji penerbangan perdana pada tahun 2017 dan setelah sertifikasi tuntas, W5000 akan diserahkan ke pasar komersial pada tahun 2026. (more…)

Cina mungkin belum mampu membuat wahana tiltrotor berawak sekelas MV-22 Osprey, namun Cina tak mau ketinggalan dari AS, yakni dengan mulai memproduksi wahana tiltrotor tanpa awak yang dimensinya lumayan besar, lantaran punya bobot enam ton. Pertama kali coraknya ditampilkan dalam Singapore Airshow 2024, drone tiltrotor Zhang Ying R6000 saat ini dikabarkan sudah dalam fase produksi. (more…)

Satu lagi drone yang meraimaikan perang Ukraina, setelah pengembang Rusia mengumumkan produksi massal drone hexacopter, tempur dan logistik “Night Witch” untuk operasi malam hari, yang mampu membawa payload 20 kg dan terbang sejauh 50 km. (more…)

Dari segi desain tak ada yang terlalu menarik dari drone satu ini, tapi karena dikembangkan dalam naungan nama besar Kalashnikov, jadilah drone hybrid VTOL (Vertical Take-off and Landing) ini menjadi perhatian, di bawah naungan Kalashnikov bukan tak mungkin Legionnaire E33K kelak akan mewarnai jagad operasi militer Rusia. (more…)

Malloy Aeronautics dan BAE Systems dari Inggris semakin serius untuk mengembangkan drone copter dalam misi peperangan. Dalam varian yang paling besar, yakni Malloy T650 berupa drone yang dapat membawa payload 300 kg, salah satunya dipersiapkan untuk mampu membawa tiga rudal Brimstone, yang mana berat ketiga rudal tersebut bila disatukan sekitar 150 kg. (more…)