Abaikan Ancaman Sanksi AS, Aljazair Resmi Jadi Operator Pertama Su-57 di Luar Rusia

Ketegangan di Afrika Utara memasuki babak baru setelah sebuah rekaman video amatir mengguncang komunitas intelijen sumber terbuka (OSINT) dunia. Dalam sebuah klip singkat yang awalnya dianggap biasa, seorang petani kentang di Aljazair utara secara tidak sengaja mengabadikan momen bersejarah: siluet unik jet tempur stealth buatan Rusia, Su-57E, yang tengah mengudara di langit biru Afrika Utara.
Baca juga: Aljazair Konfirmasi Pembelian Jet Tempur Stealth Sukhoi Su-57 Felon
Rekaman itu menjadi bukti fisik pertama yang mengonfirmasi bahwa Aljazair telah resmi menjadi operator ekspor pertama di dunia untuk jet tempur paling canggih milik Moskow tersebut.
Video yang beredar luas di platform TikTok melalui akun doz.kbran ini diduga diambil di dekat Pangkalan Udara Oum El Bouaghi, sebuah instalasi militer strategis yang terletak di dekat kota Ain Beida. Analisis visual terhadap lanskap perbukitan di latar belakang rekaman tersebut menunjukkan kecocokan yang sangat akurat dengan topografi di sekitar pangkalan tersebut.
Meski pemerintah Algiers tetap menutup rapat informasi mengenai pengadaan ini, data yang bocor sebelumnya dari grup peretas Black Mirror mengindikasikan bahwa Aljazair memang telah memesan sekitar 12 hingga 14 unit Su-57E sebagai bagian dari kontrak raksasa senilai US$2 miliar.
Footage of one of the recently delivered 5th Gen Su-57E Multirole Fighters of the Algerian Air Force (AAF), flying over Algeria, possibly near Oum El Bouaghi. https://t.co/YN841k1uCQ pic.twitter.com/gUymyBB2GO
— OSINTWarfare (@OSINTWarfare) February 7, 2026
Kehadiran Su-57 di Aljazair bukan sekadar penambahan alutsista biasa, melainkan sebuah pernyataan politik yang sangat berani di tengah ancaman sanksi internasional. Washington, melalui undang-undang CAATSA (Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act), telah berkali-kali memberikan peringatan keras kepada Algiers.
Washington menyatakan bahwa pembelian senjata canggih dari Rusia dapat memicu sanksi ekonomi yang berat. AS sangat khawatir bahwa penguasaan teknologi siluman oleh Aljazair akan merusak keseimbangan kekuatan di kawasan, terutama bagi Maroko yang merupakan sekutu utama AS dan Israel di Afrika Utara.
IUS-57: Inilah ‘Otak Cerdas’ Sukhoi Su-57, Membantu Pilot dalam Skenario Padat Ancaman
Hubungan Aljazair dan Maroko sendiri saat ini berada di titik terendah akibat sengketa perbatasan yang berkepanjangan. Maroko telah memperingatkan bahwa langkah militerisasi Aljazair yang semakin agresif merupakan sinyal niat eskalasi menuju konfrontasi fisik. Bagi Maroko, kehadiran Su-57 di perbatasan mereka adalah ancaman eksistensial yang dapat menembus sistem pertahanan udara konvensional mereka. Hal ini dikhawatirkan akan memicu perlombaan senjata baru di gerbang selatan NATO, yang berpotensi menyulut kembali api konflik yang telah lama terpendam.
Namun, bagi Aljazair, langkah ini tampaknya merupakan harga yang pantas dibayar demi menjaga kedaulatan dan dominasi udara di kawasan. Dengan mengoperasikan Su-57, Aljazair kini memiliki kemampuan stand-off yang mematikan, menjadikannya negara Afrika pertama yang masuk ke dalam klub eksklusif operator jet tempur siluman.
Sementara dunia internasional terus berdebat mengenai legalitas dan sanksi, Su-57 yang terekam kamera petani kentang tersebut seolah membuktikan bahwa bagi Aljazair, “anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu” demi mengamankan kepentingan nasionalnya. (Bayu Pamungkas)



Klo beli alutsista Rusia disebutnya ancaman, klo beli alutsista US disebutnya pertahanan.. halah pret
TNI AU kapan ya punya pespur gen 5?
Jika menunggu KAAN pakai mesin TF35000 made in Turki yang bebas ITAR kemungkinan menunggu hingga tahun 2032 dengan catatan itupun jika Turki lancar dalam proses pengujian dan produksi
Mantab Aljazair, hanya 2M$ dapat 14 SU57-E stroonkbingiits gen.5, murah meriah, anti embargo, bebas nembak, gak perlu ijin penjual💪😁