Izdelie 177 Series: Lompatan Teknologi Mesin Jet Tempur Rusia Menuju Dominasi Udara Generasi Kelima

Di Dubai Airshow 2025 (17-21 November 2025), Rusia memperlihatkan jet tempur stealth Sukhoi Su-57E (varian ekspor) dengan mesin Izdelie 177S, produksi United Engine Corporation (UEC). Sementara belum lama berselang ada kabar suksesnya uji penerbangan perdana Su-57 dengan mesin Izdelie 177. Meski labenya sepintas sama, namun ada perbedaan antara Izdelie 177S dan Izdelie 177.

Baca juga: Sukhoi Su-57 Sukses Jalani Uji Terbang Perdana dengan Mesin Generasi Terbaru ‘Izdelie 177’

Di industri militer Rusia, kode “S” seringkali muncul dalam konteks varian ekspor atau varian yang telah disesuaikan spesifikasinya untuk pasar internasional. Pada Dubai Airshow 2025, Rusia memperkenalkan Su-57E dengan mesin Izdelie 177S. Penggunaan mesin versi “S” pada varian ekspor Su-57 bertujuan untuk kesesuaian regulasi, di antaranya memberikan performa mesin generasi kelima namun dengan beberapa penyesuaian pada sistem enkripsi atau kontrol teknologi sensitif (MTCR – Missile Technology Control Regime).

Untuk menarik pasar, Izdelie 177S menawarkan tenaga yang jauh lebih besar daripada mesin Su-35, namun dengan biaya operasional dan perawatan yang lebih kompetitif bagi negara-negara mitra di Timur Tengah atau Asia.

Dalam Dubai Airshow 2025, Rosoboronexport (agen ekspor senjata Rusia) menonjolkan bahwa Su-57E kini memiliki “New Propulsion System”. Izdelie 177 (tanpa S) adalah versi high-end khusus untuk Angkatan Udara Rusia (VKS) yang sangat rahasia, terutama pada bagian material penyerap radar di bilah turbin.

Sedangkan, Izdelie 177S adalah “pintu gerbang” bagi pembeli internasional untuk mendapatkan tenaga mesin generasi kelima Rusia yang mampu melakukan supercruise tanpa harus menunggu pengembangan mesin versi domestik Rusia yang proses rilis teknologinya jauh lebih ketat.

Selain untuk Su-57E, Rusia juga menawarkan mesin Izdelie 177S sebagai paket upgrade untuk negara yang sudah mengoperasikan Su-35. Ini adalah strategi bisnis yang cerdas, jika sebuah negara membeli Su-57E, mereka bisa melakukan standarisasi mesin dengan armada Su-35 mereka, sehingga logistiknya lebih mudah.

Perbedaan Izdelie 177S dan Izdelie 177:
1. Target Platform (Peruntukan Pesawat)
Izdelie 177: Dirancang sebagai mesin generasi terbaru untuk Su-57 (Felon). Mesin ini adalah evolusi dari AL-41F1 yang dioptimalkan untuk integrasi penuh dengan sistem pesawat siluman generasi kelima, termasuk kemampuan supercruise yang lebih efisien dan manajemen panas yang lebih baik.

Izdelie 177S: Huruf “S” umumnya merujuk pada “Stal” atau varian yang disesuaikan untuk platform Su-35S (Flanker-E) atau sebagai mesin transisi untuk modernisasi jet tempur generasi 4++ lainnya.

2. Thrust Vectoring Control (TVC)
Izdelie 177: Memiliki sistem nozzle yang lebih terintegrasi dengan sistem kendali digital pesawat (FADEC) Su-57. Fokusnya bukan hanya pada manuver ekstrem, tetapi juga menyembunyikan jejak panas (infrared signature) agar tetap siluman.

Izdelie 177S: Lebih difokuskan pada super-maneuverability. Nozelnya dirancang untuk bergerak secara independen guna memberikan kemampuan dogfight yang ekstrem, ciri khas dari keluarga Su-35.

Dipasangi Mesin Su-35, Sukhoi Su-30SM Rusia Bakal Lebih Bertenaga

3. Material dan Usia Pakai (Service Life)
Izdelie 177: Menggunakan lebih banyak material komposit keramik terbaru dan sistem pendinginan bilah turbin yang lebih maju untuk bertahan pada temperatur pembakaran yang lebih tinggi demi mencapai supercruise.

Izdelie 177S: Meskipun menggunakan beberapa teknologi dari seri 177, varian “S” biasanya disesuaikan agar lebih mudah dirawat (maintenance-friendly) dan kompatibel dengan infrastruktur mesin AL-41F1S yang lama pada armada Su-35.

4. Integrasi Sistem (Digital Interface)
Izdelie 177: Menggunakan arsitektur sistem saraf digital yang menyatu dengan Combat Management System Su-57. Mesin ini “berkomunikasi” secara instan dengan seluruh sensor pesawat.

Izdelie 177S: Menggunakan antarmuka (interface) yang kompatibel dengan avionik Su-35S. Ini memungkinkan Su-35S mendapatkan peningkatan performa mesin tanpa harus merombak seluruh sistem komputer di kokpit. (Gilang Perdana)

Dubai Airshow 2025: Rusia Pamerkan Mesin Terbaru untuk Sukhoi Su-57 (Izdelie 177S) dan Yak-130M (SM-100)