Untuk Kedua Kalinya, Jet Tempur Stealth F-35C Jatuh, Insiden Terbaru Tidak Terjadi di Laut

Untuk kedua kalinya, jet tempur stealth F-35C (naval variant) dilaporkan jatuh, insiden terbaru terkait F‑35C terjadi di sekitar Naval Air Station Lemoore, California, pada 30 Juli 2025 pukul sekitar 18.30 waktu setempat. Dalam insiden ini, pilot berhasil melontarkan diri dengan selamat dan tidak ada korban lainnya dilaporkan.
Angkatan Laut AS telah mengonfirmasi insiden tersebut dan menyatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan penyebabnya. Dalam laporan berita, disebutkan bahwa F-35C jatuh dan menimbulkan kebakaran lapangan dengan visual asap tebal dari lokasi kejadian.
Insiden di Naval Air Station (NAS) Lemoore pada 30 Juli 2025 merupakan kejadian kedua yang diketahui publik di mana varian F-35C (versi carrier-based/F-35 untuk Angkatan Laut AS) mengalami kecelakaan fatal/crash.
Insiden pertama terjadi 24 Januari 2022 di kapal induk USS Carl Vinson, yang tengan berlayar di Laut Cina Selatan. Insiden tersebut terjadi saat pesawat mencoba melakukan manuver pendaratan “Sierra Hotel Break” (maneuver pemulihan cepat) saat mendarat di kapal induk. Namun, pilot yang belum pernah melakukan manuver itu gagal dalam checklist pendaratan, termasuk tidak mengaktifkan mode bantuan pendaratan otomatis (APC/DFP).

Alhasil, pesawat tetap dalam mode manual (Manual Powered Approach) dengan throttle flight idle, sehingga performa mendekati rendah dan terlalu lambat memasuki deck, menyebabkan pesawat menghantam deck, gear patah, dan akhirnya terjatuh ke laut. Dalam insiden ini pilot berhasil eject dengan selamat.
Investigasi resmi menyimpulkan pilot error tanpa niat jahat, kesalahan kurang pengalaman dalam melakukan manuver dan checklist yang tidak lengkap. Buntut dari insiden ini, pesawat dinyatakan rusak total, dan kemudian berhasil diangkat dari dasar laut oleh AL AS.

F-35C tersebut merupakan crash F‑35C pertama yang melibatkan pendaratan di kapal induk, namun bukan crash pertama dari keseluruhan lini F‑35 (terdapat insiden varian A dan B sebelumnya). Varian F-35A dan F-35B telah mengalami lebih banyak insiden sebelumnya, termasuk di AS, Jepang, dan Inggris.
Sebagai catatan, F-35C adalah varian yang dirancang untuk pendaratan di kapal induk, dan memiliki struktur lebih kuat dari F-35A/B. Namun, karena kompleksitas operasional di laut dan tekanan pelatihan carrier-based, potensi risikonya tinggi. (Gilang Perdana)
Setelah F-35C, Kini Giliran F-35B Lightning II Uji Gotong Rudal Jelajah Anti Kapal AGM-158 LRASM


