Untuk Pertama Kali, Sistem Hanud Hipersonik S-400 Sukses Hancurkan Sasaran dari Jarak 400 Km

Kementerian Pertahanan Rusia untuk pertama kalinya mewartakan, bahwa sistem rudal hanud S-400 Triumf (kode NATO – SA-21 Growler) mampu mencegat sasaran di udara dari jarak 400 meter. Dengan kecepatan hipersonik hingga Mach 14, Russia Air Defence Forces selaku operator S-400 pada 28 April lalu melepaskan rudal dari Distrik Militer Timur (Vostochniy Voyenniy Okrug) ke sasaran yang berada di Telemba range yang berlokasi di Buryatia.
Baca juga: Rusia – Sistem Hanud S-400 Dapat Digelar Lebih ‘Ringkas’ Dibanding Patriot
Meski tak disebutkan secara resmi jenis rudal yang digunakan, namun kuat dugaan yang dijajal adalah rudal 40N6E. Platform rudal 40N6E digadang mampu menjangkau sasaran hingga jarak 400 km, dan dipersiapkan guna melengkapi sistem hanud S-500 yang akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2020.
Dikutip dari militarywatchmagazine.com (1/5/2020), dalam uji coba penembakan disimulasikan lawan telah melepaskan rudal balistik dan mengarahkan sasaran ke infrastruktur vital di komplek militer. Operator S-400 kemudian melacak, mengunci, hingga menghancurkan sasaran dari jarak 400 km. Agar mendekati realita, digunakan target drone hipersonik Favorit-RM dan Armavir, yang disimulasikan sebagai rudal balistik lawan.
Meski diandalkan untuk sistem hanud S-500, namun rudal 40N6E dapat dipasangkan pada varian terbaru sistem hanud S-300V4. Rudal ini kabarnya telah di ekspor ke Cina dan berhasil diintegrasikan ke dua batalyon hanud S-400 AD Cina. Dari spesifikasi, rudal 40N6E dirancang untuk mengeliminasi sasaran berupa jet tempur, pembom strategis, rudal balistik dan pesawat intai AWACS yang terbang di luar batas cakrawala. Karakter 40N6E dapat menguber sasaran di ketinggian rendah (5 meter) dengan manuver uniknya, sampai ketinggian maksimum 30 km sebelum memasuki mode ‘seek and destroy.’

Penghancuran sasaran udara dari jarak 400 km dilaporkan sebagai tes pertama yang dikonfirmasi dari sistem S-400 dengan sasaran balistik berkecepatan tinggi. Menurut eksportir senjata Rusia Rosoboronexport (anak perusahaan Rostec), saat ini modifikasi S-400 untuk pasar ekspor telah dilakukan pada sasaran balistik dalam jarak tembak 5 km dan 60 km, dimana ketinggian sasaran berada di kisaran 2.000 meter dan 25.000 meter. Sistem S-400 dapat memandu 160 rudal hanud secara bersamaan dan memindai sampai 80 sasaran di udara.
[the_ad id=”12235″]
Sistem hanud S-400 mengandalkan keunggulan radar 92N6E “Grave Stone.” Radar yang ditempatkan pada platform truk MZKT-7930 8×8 ini berjalan di frekuensi I/J-Band multi-function phased-array. Radar ini menggunakan antena microwave yang memiliki lobus samping rendah sebagai perlindungan dari noise jammers dan rudal anti radiasi. Setiap radar 92N6E dapat mengendalikan sampai 12 peluncur rudal dan melawan sasaran di jarak 400 km.Setiap rudal dilengkapi dengan sensor radar aktif dan terlibat dalam penghitungan posisi sasaran secara akurat (track via missile).

Baca juga: Radar Hanud S-400 (92N6E) vs Radar Patriot (AN/MPQ-65), Mana yang Lebih Unggul?
40N6E merupakan kasta tertinggi di antara daftar rudal yang dapat dilepaskan dari sistem hanud S-400. Selain punya jarak tembak 400 km dan ketinggian luncur hingga 30 km. Rudal berbobot 1,9 ton ini mengandalkan sistem pemandu semi-active radar homing atau active radar homing.
Diproduksi oleh Almaz-Antey Concern dan Avangard, 40N6E varian awal meluncur dalam uji coba perdana pada Juli 2012, dan masuk operasional di Rusia pada Agustus 2018. Service life rudal ini disebut-sebut mencapai 15 tahun. (Bayu Pamungkas)



Israel sudah puluhan tahun menghadapi berbagai macam SAM model uni Soviet dan Rusia jadi secara teknologi Israel sudah sangat maju dan modern bandingkan efektifitas SAM Rusia melawan rudal modern Israel dengan SAM Amerika melawan rudal era Soviet milik Houthi.
Ada yg tau SYRIA pake apa menangkis ini ???
https://youtu.be/zZWvr_hM4iU
https://youtu.be/YqFW1cT1HC0
https://youtu.be/6glYS63MJ90
Rudalnya pakai Rusia, radar dan elektroniknya pakai China, diduga China terlibat dalam upgrade sistem S200 dan S300 Suriah, dikarenakan sistem S300 sudah lumpuh tidak berkutik melawan Israel, tidak menutup kemungkinan rudal juga diupgrade china
Itu halusinasi dek Gue saja.
Nampak benar ngibulnya dek Gue ini. Gmn cara mensinkronkan rudal Rusia dng radar dan elektroniknya dwk. Kalo halu jng keterlaluan dek, malu sama admin yg lagi ketawain kamu dek.
Sdh jelas2 itu diberitakan sebelumnya bahwa S-300 dan S-200 yg mencegat.
Punya China blom datang dek…paham sampe diaini dek. Jng ngarang sendiri klo komen dek, hrs ada link rujukannya.
“Itu halusinasi dek Gue saja”
Akhirnya mengakui kalau kamu berhalusinasi akhirnya hhhh
Rupanya dng bahasa sindiran aja dek Gue msh blom paham. Gitu kok mau komen alutsista. Pastinya gagal paham terus
ini bukan berita halu, ini fakta, perwira militer suriah kecewa dgn kinerja radar S300. tpi kalau menurut gw, ada kemungkinan moskow memakai standar ganda di suriah, satu sisi backup rezim assad, di sisi lain gak mau ada masalah dengan israel, imbasnya moskow mungkin melakukan sesuatu terhadap radar s300 suriah sehingga mandul.
Syria says Russian missile defence system ‘ineffective’
The Syrian military has criticised the Russian S-300 missile defence system, saying that it is largely ineffective against Israeli air strikes, Avia.pro reported yesterday. A Syrian military source told the Russian outlet that the radar used on the S-300 and the Pantsir-S systems has proven to be incapable of detecting and hitting Israeli cruise missiles on numerous occasions.
https://www.google.com/amp/s/www.middleeastmonitor.com/20200501-syria-says-russian-missile-defence-system-ineffective/amp/
S300 dan Pantsir dibilang tidak efektif.
S400 versi ekspor hanya punya jangkauan sampai 60 km.
Hahahaha
apa masih mau ngomong Rusia strong?
Yang ada Rusia letoy.
padahal dari segitu banyak konflik hanya segelintir negara yang memiliki kemampuan menggunakan sistem pertahanan, Suriah menghadapai rudal canggih Israel dan Arab Saudi dan UEA mengatasi rudal tua Yaman…
Bayangakan kalau dibalik… Suriah menghadapi rudal tua Yaman dan Arab Saudi menghadapi rudal canggih Israel…
sesederhana itu untuk membandingkan mana yang yang lebih efektif… diluar kedua negara itu praktis tidak ada konflik yang melibatkan sistem pertahanan…
S300 Suriah baru dikirim 2018 om dan Pantsir juga baru
S300 Iran juga masih baru dikirim 2016 yang lalu
itu karena versi EKSPOR rusia terkenal sebagai Monkey Model
jauh berbeda dengan yang dipakai rusia sendiri
Beli sangat mahal namun dikasih barang rongsokan
Apa pun alasannya, tetap aja alutsista yang diekspor Rusia itu adalah versi downgrade nggak sesuai aslinya.
Kalopun kondisinya dibalik tetap sama aja menurut ane Bung Yuli. Hanud terintegrasi Suriah sebelum dibantu diupgrade oleh Rusia,Iran dan China pasti bakal gampang banget ditembus. Tidak serta-merta Alutsista tua Suriah bisa menjegal serangan rudal masif dari NATO plus Israel walopun serangan terakhir dari Israel dan Turki sudah bisa menjagal Pantsir M Suriah. Itu sudah jadi bukti bahwa sistem hanud terintegrasi Suriah sudah bisa ditembus. Ane Ampe berkali kali jelasin ini ke ente loh.
Kalo rudal Scud Yaman berkali-kali bisa dicegah Patriot walopun ada beberapa yg kena hanya bodi rudalnya tapi warheadnya masih utuh dan mengakibatkan korban luka waktu jatuh. Yah, itu tetap dianggap pencegatan sukses karena rudal Houthi tidak mencapai target.
Nah, pada penargetan berikutnya Houthi mengakali dg drone yg mudah dikendalikan dan ternyata Patriot memiliki celah menghadapi target yg terbang lebih pelan dari pespur maupun rudal ini mengakibatkan beberapa kerusakan. Jadi Patriot harus dilengkapi dgn hanud jarak pendek mobile dg meriam CWIS seperti Pantsir. Meriam seperti ini sangat fleksibel dalam menghadapi ancaman seperti drone Houthi. Atau bisa juga pake laser seperti Turki yg melumpuhkan drone MALE CH-4 buatan China. Kalo pake laser mungkin akan lebih baik dan optimal lagi.
Btw itu temen ente dikasih tahu Bung Yuli, masak masih bingung mana Reserve engineering mana Copy Paste. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh
Yg sdh jelas SU-57 bisa lewatin PAC-3 tampa bisa bereaksi. Itu bukti valid. Mau bilang sama anak ingusan jg gak akan percaya kalo dibilang sengaja dibiarkan lewat….xicixicixicixicixi
mana bukti sumbermu aku pingin tahu
@bung agato
Reverse Engineering bukan Copy Paste…
Mau dibahas secara ilmiah atau secara tujuanya sekalipun itu adalah dua hal yang jauh berbeda…
Membeli barang kemudian di copy paste itu bukan Reverse Engineering… itu adalah penjiplakan dengan mempelajari benda aslinya dan kemudian dibuat duplikatnya meskipun mungkin tidak sama persis karena kebutuhan atau upaya untuk menghindari tuntutan hak cipta atau patent
Reverse Enginering lebih ilmiah, melakukan penlitian untuk mendapatkan kembali fungsi dari barang yang diteliti, dan pada prinsipnya tidak ada penjiplakan atau bahkan tidak didapatkan dari mempelajari benda aslinya…
Banyak belajar lagi bung Agato… anda seorang terdidik masak tidak paham perbedaan Reverse Engineering dan Copy Paste… beda metode bung…
Seperti ungkapan Mudik atau Pulang kampung… itu adalah dua hal yang sebenarnya secara prinsip sangat berbeda…
Pulang Kampung : bisa dilakukan kapanpun dengan alasan apapun
Mudik : Istilah ini menjadi tenar karena digunakan disaat orang2 melakukan kegiatan pulang kerumah orang tua untuk bersilaturahmi saat Lebaran… ini point pentingnya : mudik seringkali orang meninggalkan rumahnya sendiri untuk pergi kerumah keluarga atau orang tua atau kakek/nenek…
Jadi, biasakan untuk mencari sejarah asal usul dari sebuah istilah atau kalimat…
D saudi patriot lebih banyak berhasil mencegat rudal houthi. Nah s300 s400? Apa sudah bener d gunakan dalam perang? Sudah d buktikan melacak f22??
Rudal houthi cuma skud versi lama,,, Belom pernah patriot teruji untuk menangkis rudal jelajah selain skud
Intinya mencegat kan?? Sampe kiamatpun g bakal bs hancurkan ka bah.. s400 s300 pernah ada kasus pesawat tempur pa rudal balistik yang d tembak ??
scud modern karena ada bantuan dari iran
Fateh
Qaher
mungkin hanud korsel km-sam cheongung dan hisar turki bs jd alternatif utk melengkapi hanud indonesia selain nassam.imho
iklannya aja yg kelihatan wah dan sangar, giliran di beli dan di buat perang kaya krupuk ke siram air,
Hohoho
Armavir / Favorit RM
Basisnya dari Sparrow target missile
Israel strong!!!
S400 Dahsyaaatt, strong bingits, bebas penggunaannya, no embargo, dll
Tante almaz baek bener, dibolehkan pakai rudal kasta tertinggi, gak pandang sohib atow teman biasa……hhhh…
Rusia pernah embargo Indonesia, tak ada istilah teman bagi rusia, bisnis adalah bisnis, uang dan uang
Apalagi AS, sdh pernah jg embargo kita malah sekarang pake ngancam dng CAATSA pula utk alat embargo. Bisnis adalah bisnis, uang dan uang, dan emas dan emas, so…keruk emas papua sampe kering…hehehe
Begitukan dek Gue
F-16 sampai sekarang masih terbang, sudah 30 tahun,
bandingkan dengan MiG-21 umurnya hanya 10 tahun,
belum lagi kapal selam Whiskey dan kapal lainnya.
uang rakyat menguap begitu saja karena embargo rusia.
Rusia embargo krn Ri jual pesawat Rusia ke AS, dng imbalan pesawat sabre yg second lg, baca sejarahnya dek. Plus dikeruk emas papua. Ente gak nyadar.? Brp puluh tahun emas dikeruk dek.
Skrng sukhoi sdh beberapa tahun lalu bisa nembak rudal BVR. F-16 bisa nembak rudal BVR kapan.? Begitu cara mikirnya dek.
Weeeeh ngawuuurr, sejarah diubah seenak udelmu dewe aja, embargo rusia itu tahun 1968, setelah g30-s-pki, sabre datang tahun 1974-77, karena embargo rusia itulah tni lumpuh, putus asa akhirnya minta bantuan barat/as, datanglah solusi sabre.
Su-27/30 datang tahun 2003, rudal datang tahun 2013, selama 10 tahun Su-27/30 tidak mempunyai rudal sama sekali,
bandingkan dengan F-16 datang tahun 1990 sudah komplit Aim-9P4 dan Maverick, jauh lebih mendingan
jangan mengubah sejarah seenaknya sendiri ruskimin, dimarahin orang se indonesia kamu.
Anda tidak paham sejarah rupanya ya dek Gue.
Dek Gue tahu sejarah pembelian TU-16 Indonesia di tahun 1950.? Krn pembom B-25 yg akan digunakan menumpas permesta kesulitan suku cadang akibat di embargo AS dek.
Dan dek Gue tau knp TU-16 dimusnahkan? Krn keputusan politik orde baru yg memilih ke blok barat. AURI harus menghapus seluruh armada Tu-16 sebagai syarat mendapatkan F-86 Sabre dan T-33 T-bird dari Amerika, Bisa dek Gue baca di portoal tni-au.mil.id.
Sejak orde baru kiblat indonesia ke barat sebagai bagian dr imbas Tap MPRS No. XXV tahun 1966 tentang komunis Perlengkapan perang buatan Uni Soviet di era sebelumnya, terpaksa di besituakan. Peralatan yang canggih, tidak diperbolehkan lagi digunakan oleh Amerika.
Itu semua ada di kisah ” Jejak Alutsista Rusia di Indonesia ”
Dek Gue bisa baca buku Jendral Besar Nasution dalam bukunya ” Memenuhi Panggilan Tugas Jilid 5: Kenangan Masa Orde Lama.” Presiden Sukarno meminta Nasution membeli senjata berat milik pemerintah Uni Soviet. Pak Nasution merasa spt menjilat ludah sendiri karena menginginkan alutsista dari barat, namun Amerika tdk bersedia menjual ke Indonesia, yg ini bisa dibaca di ” Safari Nikita ke Indonesia “.
Kalo sdh baca itu baru dek Gue bisa mikir yg jernih. Kalo blom paham sejarah jng berlagak tau sejarahnya dek. Dan ini bukan pembelokan sejarah, krn ada buku karangan para saksi sejarahnya Dan portal TNI AU jd ada riwayatnya.
Paham ya dek sampe.diaini.? Belajar sejarah lg dek.
Jd jaman orde lama kita sdh diembargo oleh AS dek
Masak Indonesia beli Tu-16 tahun 1950? Lah ngawur lagi kan tuh si Ruskye. Tahun segitu Indonesia lagi ngadepin banyak pemberontakan Dhek. Bahkan tahun 70an tuh B-25 masih operasional loh buat ngadepin Fretelin di Tim-tim. Masak udah diembargo ama USA tuh pembom masih bisa terbang 30 tahun lagi?
Nah blunder lagi kan ente Dhek Ruskye.
Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh
Rusak sejarah wes gara gara si rukimin, sak enak e dewe, diacak acak, sudah panjang banget, ngawur kabeh.
Ralat tahun 1960 an bukan 1950 an. Salah tulis, maklum masih muda….xicixicixicixi.
B-25 bisa terbang lg sejak orde baru dek gatol. Waktu orde lama kita diembargo suku cadangnya.
Coba dek gatol kasi private pelajaran sejarah ke dek Gue, biar paham dng sejarah bangsanya sendiri.
Supaya dia paham kalo AS jaman orde lama pernah embargo bangsanya…..xicixicixicixi
Russia embargo Indonesia??? anda sehat??? Sejak kapan Russia melakukan embargo kepada Indonesia????
Mau tes ilmu S400 versi asli colek tu Kaliningrad.. kalau berani sih muehehe
Radar s300 Rusia yg di miliki Suriah gagal mendeteksi rudal balistik dan rudal jelajah yg di tembakan Israel ke Suriah , maka Suriah mengganti radar tersebut dengan buatan China yg lebih baik , kok bisa sistem s300 Rusia jadi mandul di Suriah ?
Cobalah berpikir secara alamiah bung… memangnya bisa segampang itu menghubungkan sistem pertahanan dengan radar buatan orang lain??? kalau ada informasi coba ditelaah secara mendalam…
Seperti halnya Israel tidak mau membagi code untuk sistem pertahanan Arrow kepada USA, pada akirnya tanpa itu USA hanya menjadi pengguna tanpa kemampuan melakukan modifikasi dan lain sebagainya… itu adalah sistem yang rumit, dan membutuhkan peran pembuat untuk memberikan akses kepada pihak lain untuk melakukan koneksi… Lagian kalau Suriah merasa China lebih baik, mereka mestinya meminggirkan sistem pertahanan Russia dan mendatangkan sistem pertahanan buatan China…
Sorry out of topic :
Sistem hanud gerak sendiri yang mana yang bakal dipilih marinir?
Harga sekitar usd 21-22 juta, kebutuhan sekitar 12-18 peluncur.
KM-SAM atau HISAR.imho
Lebih bagus buatan Israel,Israel Stroooonggg!
S400 versi asli :
“Operator S-400 kemudian melacak, mengunci, hingga menghancurkan sasaran dari jarak 400 km. ”
“Karakter 40N6E dapat menguber sasaran di ketinggian rendah (5 meter) dengan manuver uniknya, sampai ketinggian maksimum 30 km sebelum memasuki mode ‘seek and destroy.’”
Versi ekspor / downgrade :
“Menurut eksportir senjata Rusia Rosoboronexport (anak perusahaan Rostec), saat ini modifikasi S-400 untuk pasar ekspor telah dilakukan pada sasaran balistik dalam jarak tembak 5 km dan 60 km, dimana ketinggian sasaran berada di kisaran 2.000 meter dan 25.000 meter. ”
Ini adalah bukti tak terbantahkan bahwa Rusia mendowngrade alutsista yang diekspornya.
Jadi apa masih mau berharap pada S400 ?
Aster 30 jauh lebih bisa diandalkan daripada S400 versi ekspor.
Aster 30 jangkauan maksimalnya cuma 120 Km dan ketinggiannya jg sana 25 Km Ntung.
“Aster 30 jangkauannya cuma 120 km”
Lha itu S400 versi ekspor jangkauannya hanya sampai 60 km.
Jadi jauh mana antara 120 km dan 60 km?
Jadi jauh mana antara Aster 30 yang 120 km jika dibanding dengan S400 versi ekspor yang hanya sampai 60 km?
Salah menterjemahkan kamu Ntung.
Yg dimaksud
” pada sasaran balistik dalam jarak tembak 5 km dan 60 km “, yg di downgrade itu ketinggian sasarannya, yg semula bisa mak. 30 Km menjadi hanya 25.000 Km.
Kamu sebenarnya paham cuma, mau mlintir aja Ntung….hehehe
Ihh si Ruskye itu ngawur uwur uwur
Udah jelas “jarak tembak antara 5 – 60 km”.
Ingat itu ada tulisan JARAK TEMBAK.
Aslinya sampai 400 km, tapi VERSI EKSPOR DIDOWNGRADE jadi hanya sampai 60 KM.
Si Ruskye itu malu mengakui kalo barang Rusia itu versi ekspornya pasti didowngrade.
Makanya beli Patriot, Alutsista buatan Rusia itu gak ada embargo karena apa?? Karena spek dan kualitas produk ekspornya udah didowngrade jadi kalo dipake buat ngadepin Rusia atau sekutunya jelas kagak bisa buat ngelawan. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh
Indonesia kan sudah punya NASAM, ga usah lah ributin, apakah produk senjata Rusia. ingat Rusia sudah pengalaman bertahun-tahun dalam ngembangi senjata militer terus kalau kualitasnya jelek kok masih banyak yang beli ingat dalam penjualan senjata Rusia no.2 setelah USA kita yang gak terlalu paham dengan senjata militer ga usah sok tau karena yang paling tau tentang kualitas itu cuma pembuat dan pembeli fakta
@Saif ya itu karena yg mau beli produk USA gak dibolehin karena kebanyakan melanggar HAM seperti China,Iran,Korut.
Vietnam dulu gak boleh beli produk USA tapi sekarang boleh-boleh aja tuh.
@Evo: kata siapa Patriot Mandul ngadepin rudal Houthi?? Coba sini kasih link beritanya.
400km itu untuk pespur bukan rudal jelajah/Icbm… Mana mungkin tembak rudal balistik dari jarak levih dari 100km.. Patriot aja mndul kena squd houthi
@Evolutionz
mana ada pesawat tembur balistik itu ??? wah ngawur
baca lagi artikelnya
@tukang ngitung
Anda tendensius dan keluar konteks…..cuplikan kalimat yg ditampilkan, tidak memiliki arti sepeti kemauan anda 😣
Ealaaa ternyata masih uji coba kirain sudah dipakai tempur, sama sekali belum battle proven, ogah ahhhh.
jangan jangan nasibnya sama dengan S300 Iran dan Suriah yang sangat kecewa dengan performanya.
akhirnya Iran bikin sendiri dan Suriah memakai produk china
setuju bung dng anda…
hny uji coba blm real shoot to real target….
strong bingittss kl udah bs jatuhkan real jet atawa real rudal lawan….
wkwkakakakakak….salam strooooong…
Masalahnya kan gak ada jet tempur yg berani mendekat, gmn mau jd real target. Kalo rudal sdh sering ditepas habis.
Nah kalo jet tempur pd sembunyi klo punya israel, nembak rudalnya dr jauh di wilayahnya sendiri. Kalo punya NATO sdh pulang kandang semua ketakutan…hehehe
Mana pespur yg disuruh mendekat buat uji hanud. Yang ada hanud harusnya bisa mencegat sebanyak mungkin rudal.
NATO bisa nembus hanud terintegrasi buatan Soviet/Rusia pake rudal jadul Tomahawk tingkat keberhasilannya cuman 70an % sedangkan Patriot PAC 3 yg melingkupi hanud jarak jauh-menengah dan jarak pendek bisa 99% ngadepin Rudal Scud D Houthi yg udah diupgrade. Padahal versi lawasnya lebih baru daripada Tomahawk lho.
Itu artinya Hanud Patriot jauh lebih GREAATTTT daripada S-300. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh
Sdh jelas diSuriah terbukti sangat betel.prupen baik S-300 yg merontokan rudal israel. Dan S-400 di hmeymin membuat pulang jampung semua pespur NATO, krn ketakutan gak mau mati konyol disengat sang rudal. Itu baru diapsang saja sdh efeknya spt itu, artinya NATO paham banget bahwa barang ini sangat Strooongg Bingiiit dek
Betul s300/s400 blm efektik 100% saya rasa.
Msih lbh efektif sistem hanud menengah BUk m3 viking .
Saya rasa klo indonesia mau beli hanud dri rusia atau negara lain ecara finansial sanggup kok.
Spt Buk M3,s300,aster 30 atau dri cina HQ 16
Khusus klo mau ambil HQ 16 tempatkan di perbatasan australia kupang,madiun klo di natuna nnti kita gak bisa pake lawan cina sndri hehheh
Aster 30,Buk m3 atau nasams 2 kek tempatkan di natuna,biak,nunukan,ibukota
Tak bakalan
Ujung ujungnya MERAD SAM terutama NASAMS
Anggaran masalahnya. Bisa diatas 0,8% nyaris seperti kemustahilan karena adanya beberapa regulasi yang membuat anggaran militer mau tak mau harus dikorbankan
Pak Bowo kalo wabah pendemic berlalu , tolong di belikan paling tidak S350 VITYAZ buat THEATER AREA DEFENCE. GESER NASAM ke lanud2 penting kita. Jangan lupa belajar dr pemberontak HOUTI caranya ngakalin RUSSIAN AAM kita.
https://youtu.be/YVNvT4TxFtM
https://youtu.be/eT4JmZwh1Eg
https://youtu.be/QWBCkoMvoJ0
kesempatan sudah ditutup, nasams sudah datang, jadi sudah saatnya anda bangun dari tidur panjang kiddo.
Mimpi Vityaz ente lupain saja tuh Rusia emoh nawarin ke kita karena tau kita tak bakalan sanggup beli
Aster SAMP/T masih lebih murah daripada S350. Paket standar NATO minimum dengan 7 TEL@8missile bisa ditebus USD 265 jeti hingga paket steroid dengan 13 TEL@8missile bisa USD 500 jeti seperti yang dimiliki Singapura. Harga segitu buat barang Rusia ya jelas S300 VMU alias Almaz Antey 2500 dengan 8 TEL@4missile. Justru S300 VMU yang sering ditampilkan Rosoboronexport di setiap Indo Defence
Ralat
S300 VMU itu Almaz Antey 1200
Makin moncer saja teknologi rudal Rusia. Dan barat semakin ketakutan. Krn hingga saat ini blom ada hanud barat yg mampu menghadang rudal hipersonic.
PAC 3 dan THAAD yg katanya tingkat keberhasilannya digadang2 99% ternyata hanya isapan jempol saja alias berita hoax dan ternyata hamnud kualitas loyo.