
Momentum pameran pertahanan internasional DIMDEX 2026 di Doha pada 19 Januari lalu menjadi babak baru yang krusial bagi upaya modernisasi kekuatan maritim Indonesia. Di tengah gemuruh inovasi alutsista global, Barzan Holdings, yang merupakan perusahaan investasi strategis milik Kementerian Pertahanan Qatar, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan galangan kapal asal Turki, TAIS.
(more…)

Di tahun lalu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan rencana atas akuisisi kapal perang jenis fregat produksi Turki untuk memperkuat TNI AL. Namun, KSAL saat itu tidak menjelaskan secara rinci, hanya disebut kapal baru siap dan dan dapat didatangkan ke Indonesia sekitar 1-2 tahun ke depan. (more…)

Berlokasi di Sefine shipyard, bagian dari TAIS (Turkish Associated International Shipyards) di kota Yalova, pada 30 Oktober 2024 telah dilangsungkan upacara pemotongan baja pertama (first steel cutting) pembangunan Fast Attack Craft Missiled (FACM)-70 pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL. (more…)

Beberapa waktu ini viral postingan tentang Large Patrol Craft (LPC)-65 yang kabarnya akan diakuisisi dua unit oleh Indonesia. Dengan menggandeng galangan lokal PT PAL Indonesia, berita rencana akuisisi kapal perang buatan Turki ini menjadi ramai dibahas dalam forum-forum militer. Di antara yang menjadi topik bahasan adalah spesifikasi LPC-65, yang mana dianggap tidak jauh berbeda dari KCR (Kapal Cepat Rudal) 60M produksi PT PAL Indonesia. (more…)