Kesepakatan US$1 Miliar: Barzan Holdings dan TAIS Bangun Fregat Istanbul Class untuk Indonesia

Momentum pameran pertahanan internasional DIMDEX 2026 di Doha pada 19 Januari lalu menjadi babak baru yang krusial bagi upaya modernisasi kekuatan maritim Indonesia. Di tengah gemuruh inovasi alutsista global, Barzan Holdings, yang merupakan perusahaan investasi strategis milik Kementerian Pertahanan Qatar, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan galangan kapal asal Turki, TAIS.

Baca juga: Indonesia Tandatangani Kesepakatan Akuisisi Dua Unit Fregat (Istif/Istanbul) Class

Kesepakatan ini menyoroti pergeseran menuju pengadaan angkatan laut berbasis kemitraan dan pembiayaan, karena negara-negara berupaya mendapatkan kapal perang canggih tanpa harus menanggung risiko program sepenuhnya sendirian.

Seperti dikutip Defense Here (20/1/2026), Kementerian Pertahanan Qatar mengumumkan selama pameran DIMDEX 2026 yang diadakan di Doha pada 19 Januari 2026, bahwa perusahaan Barzan Holdings telah menandatangani perjanjian pembelian senilai US$1 miliar dengan Galangan Kapal TAIS Turki untuk dua unit fregat bagi pelanggan internasional.

Sebagai catatan, Barzan Holdings adalah perusahaan induk (holding company) strategis milik Kementerian Pertahanan Qatar yang menjadi mesin utama dalam modernisasi militer negara tersebut. Didirikan pada tahun 2018, Barzan bukan sekadar pembeli senjata, melainkan jembatan untuk membangun industri pertahanan mandiri di Qatar.

Kanon CIWS Gokdeniz Uji Tembak Langsung (Live Firing) di Atas Fregat TCG Istanbul (F-515)

Sementara, TAIS (Turkish Associated International Shipyards) adalah konsorsium strategis yang menyatukan lima galangan kapal swasta terkemuka di Turki—yakni Anadolu, Sedef, Selah, Istanbul, dan Sefine—dengan tujuan untuk mendominasi pasar pembangunan kapal militer dan komersial secara global.

TAIS memposting di akun LinkedIn, bahwa mereka telah menandatangani nota kesepahaman dengan Barzan Holdings terkait proyek fregat dengan nilai yang tidak ditentukan. Tais menolak untuk berkomentar lebih lanjut ketika dimintai detail lebih lanjut.

Pada hari berikutnya, Barzan Holdings menggunakan akun Instagram-nya untuk mengidentifikasi Tentara Nasional Indonesia (TNI AL) sebagai pelanggan untuk perjanjian pengadaan senilai US$1 miliar yang telah ditandatangani dengan Tais tanpa menyebutkan apa yang tercakup dalam perjanjian tersebut.

Bakal Persenjatai Fregat Istanbul Class, Turki Sukses Uji Coba Peluncuran Rudak Hanud Jarak Jauh Siper-1D

Selama Indo Defence Expo pada Juni 2025, Barzan Holdings mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kontrak dan perjanjian untuk memasok senjata dan amunisi kepada militer Indonesia senilai QAR5 miliar (US$1,37 miliar).

Sekretariat Industri Pertahanan Turki (SSB) membuat pengumuman serupa selama pameran IDEF yang diadakan di Istanbul pada Juli 2025, dengan mengatakan bahwa TAIS telah menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Indonesia untuk dua fregat MİLGEM İstif class.

Fregat Istanbul class pertama, TCG Istanbul, dibangun oleh Galangan Kapal Istanbul dan diresmikan oleh Angkatan Laut Turki pada Januari 2024. Tais, sebuah konsorsium yang mencakup galangan kapal Anadolu, Sedef, dan Sefine, saat ini sedang membangun tiga fregat berikutnya untuk Angkatan Laut Turki.

Istanbul class atau yang dikenal sebagai proyek MİLGEM fase kedua merupakan kapal perang jenis fregat pertama yang sepenuhnya didesain oleh Turki dengan kemampuan multi-peran. Kapal ini memiliki panjang sekitar 113 meter dan dirancang sebagai platform yang sangat lincah namun mematikan untuk misi pertahanan udara, peperangan anti-kapal permukaan, hingga peperangan elektronik dan anti-kapal selam.

Keunggulan utamanya terletak pada penggunaan komponen lokal Turki yang tinggi, termasuk integrasi sistem dari perusahaan ternama seperti Aselsan dan Havelsan. Kapal ini dilengkapi dengan sistem peluncur vertikal (VLS) serta struktur stealth yang meminimalkan jejak radar. (Gilang Perdana)

Angkatan Laut Turki Resmi Terima TCG Istanbul F515, Frigat Karya Anak Bangsa, Komponen 80% Lokal

9 Comments