
Sejak era MEF (Minimum Essential Force) tahap I, pengadaan alutsista di lini artileri medan TNI AD mendapat perhatian serius dari pemerintah. Lebih mengerucut lagi pada hadirnya SPH (Self Propelled Howitzer) jenis TRF-1 CAESAR kaliber 155 mm buatan Nexter GIAT, Perancis. Kemhan pun tak ‘pelit,’ 37 unit CAESAR resmi didatangkan ke Indonesia untuk memperkuat dua batalyon armed (artileri medan).
(more…)

Rostec State Corporation, konglomerat industri yang dimiliki pemerintah Rusia, belum lama ini mengumumkan self propelled howitzer (SPH) 2S35 Koalitsiya-SV 152 mm telah menuntaskan fase pengujian oleh negara, dan jadwal produksi massal akan dimulai. Yang menarik dari 2S35 Koalitsiya-SV, bahwa spesifikasinya seolah ‘diturunkan’, dan tuntasnya pengujian pada SPH ini terjadi 10 tahun sejak prototipe diluncurkan pada tahun 2013. (more…)

Sembari menuntaskan ratusan pesanan untuk Angkatan Darat Turki, Self Propelled Howitzer (SPH) tracked – roda rantai T-155 Firtina, rupanya terus mendapatkan penyempurnaan. Merujuk ke awal Januari 2023, gelombang pertama (enam unit) SPH T-155 Firtina yang diproduksi secara lokal oleh Turki, telah diserahkan untuk Angkatan Darat Turki. (more…)

Bersamaan dengan ‘donasi’ baterai sistem hanud S-300 dari Slovakia ke Ukraina, turut terangkat nama Zuzana 2000 8×8 155/45 mm self propelled howitzer (SPH). Sumber dari beberapa media internasional menyebut, bahwa tengah ada negosiasi yang intens antara Pemerintah Ukraina dan Slovakia untuk pembelian 16 unit Zuzana. (more…)