
Panggung pertahanan maritim internasional di Hamad Port kembali menjadi saksi persaingan prestise dan kekuatan militer negara-negara Teluk dalam ajang DIMDEX (Doha International Maritime Defence Exhibition) 2026. Sementara Uni Emirat Arab saat ini tengah menanti kehadiran kapal serbu amfibi LPD 163M Al Maryah hasil karya PT PAL Indonesia, Qatar telah lebih dulu mencuri perhatian dunia dengan memamerkan Al Fulk. (more…)

Momentum pameran pertahanan internasional DIMDEX 2026 di Doha pada 19 Januari lalu menjadi babak baru yang krusial bagi upaya modernisasi kekuatan maritim Indonesia. Di tengah gemuruh inovasi alutsista global, Barzan Holdings, yang merupakan perusahaan investasi strategis milik Kementerian Pertahanan Qatar, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan galangan kapal asal Turki, TAIS.
(more…)

Meski bangga tengah mengembangkan jet tempur generasi kelima KAAN, namun Angkatan Udara Turki ibarat ‘orang bingung’ dalam pengadaan jet tempur. Turki pada bulan Juli 2025 telah menandatangani nota kesepahaman awal untuk membeli 40 jet Eurofighter dari Inggris, namun, negosiasi harga dan persyaratan akhir masih berjalan, dan Ankara menilai tawaran awal Inggris terlalu mahal. (more…)

Selain menggemparkan dunia, serangan udara Israel ke markas Biro Politik Hamas di Doha, ibu kota Qatar pada 9 September 2025, diselimuti banyak tanda tanya, khususnya bagaimana Israel melancarkan serangan, rute mana yang dilintasi, senjata yang digunakan, sampai betapa ‘memble’-nya sistem pertahanan udara (hanud) Qatar yang notabebe padat alutsista canggih. (more…)

Serangan udara Israel ke Doha, Qatar, bukan saja mengejutkan dunia, tapi turut mempermalukan Angkatan Udara Qatar, betapa tidak, berstatus sebagai negara kaya minyak dan bagian dari sekutu Amerika Serikat di Timur Tengah, Qatar punya Angkatan Udara yang sangat modern dengan bertabur jet tempur papan, Dassault Rafale, Eurofighter Typhoon dan F-15QA Ababil, yang semuanya ibarat ‘mandul’ dalam merespon serangan udara Israel. (more…)

Dunia kembali digemparkan, pada 9 September 2025, Israel dengan nekat melancarkan serangan udara ke Qatar, yang notabene adalah negara kaya di Timur Tengah dengan militer modern dan sistem pertahanan udara (hanud) yang kuat. Tapi jet tempur Angkatan Udara Israel lewat Operasi “Pisgat HaEsh (Summer Fire)” berhasil melakukan serangan presisi ke Distrik Leqtaifiya, Doha, dan menyasar markas Biro Politik Hamas. (more…)

Sebagai serangan balasan dari Operasi Midnight Hammer yang menargetkan fasilitas nuklir Iran di Fordow dan Natanz, maka Iran menggelar “Operation Bashayer al-Fath” atau dalam bahasa Inggris disebut “Glad Tidings of Victory”. Operasi ini diluncurkan pada 23 Juni 2025 dengan menargetkan Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, dilaporkan ada 14 rudal balistik jarak pendek dan menengah yang diluncurkan Iran. (more…)

Merespon Operasi Midnight Hammer, yakni serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat ke fasilitas nuklir Iran, maka tak berselang lama, serangan balasan pun dilacarkan pada aset strategis AS di kawasan tersebut. Dan sasaran yang terpiliih adalah Pangkalan Udara Al Udeid – Al Udeid Air Base (AUAB) yang berlokasi di Qatar, yang notebene merupakan pusat militer AS paling penting di Timur Tengah. (more…)

Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan telah menyetujui potensi penjualan delapan unit drone tempur (UCAV) MQ-9B SkyGuardian senilai US$1,96 miliar ke Qatar, yang sekaligis menandai untuk pertama kalinya drone produksi eneral Atomics Aeronautical Systems, Inc. (GA-ASI) dijual ke negara di Timur Tengah. (more…)

Fincantieri, galangan yang membangun dua unit OPV/frigat PPA Paolo Thaon di Revel class TNI AL, belum lama ini menyerahkan Landing Platform Dock (LPD) atau kapal serbu amfibi “Al Fulk” kepada Kementerian Pertahanan Qatar di Muggiano di La Spezia, Italia. (more…)