
Kilas balik ke bulan April lalu, dikabaran dua negara NATO, yakni Belanda dan Jerman akan mengirimkan bantuan persenjataan artileri berat ke Ukraina. Yang dimaksud adalah Self Propelled Howitzer PzH 2000 yang akan dikirim dari Belanda, sementara munisi dan pelatihannya akan disiapkan oleh Jerman. Dan melanjutkan kabar pengiriman PzH 2000 ke Ukraina, ada informasi bahwa munisi yang dibekali untuk PzH 2000 adalah jenis Vulcano precision-guided artillery shells kaliber 155 mm. (more…)

Guna meningkatkan akurasi pada self propelled howitzer (SPH) PzH 2000 155 mm yang dikirim Belanda ke Ukraina, Pemerintah Jerman dikabarkan akan mengirim COBRA (Counter Battery Radar) system. COBRA tak lain adalah weapon location radar (radar firefinder) mobile dengan teknologi Active Electronically Scanned Array (AESA) 3D yang difungsikan untuk mendeteksi asal arah lintasan dari serangan artileri lawan. (more…)

Perang di Ukraina yang belum berkesudahan, rupanya tak menyurutkan pasokan persenjataan ke Negeri Zelenskyy, kabar terbaru Belanda akan mengirimkan alutsista beratnya, yaitu self propelled howitzer (SPH) PzH 2000 155 mm ke Ukraina. Namun, Belanda tak maju sendirian, Jerman sebagai manufaktur PzH 2000 ikut berkolaborasi dengan memberikan pasokan munisi dan pelatihan kepada personel militer Ukraina. (more…)