
Setelah menargetkan MBT (Main Battle Tank) tua Leopard 1A5, kini John Cockerill Defense menawarkan upgrade pemasangan turret meriam Cockerill 3015 untuk MBT lawas legendaris M60 buatan Amerika Serikat, seperti yang diperlihatkan lewat model skala di EDEX (Egyptian Defence Expo) 2025 di Kario, Mesir, beberapa waktu lalu. (more…)

Dua tahun silam, persisnya pada pameran pertahanan Eurosatory 2022 di Paris, Johh Cockerill Defense (d/h CMI), manufaktur meriam dan sistem senjata kavaleri asal Belgia, untuk pertama kali memamerkan MBT (Main Battle Tank) Leopard 1A5 yang dipasangi kubah (turret) Cockerill 3105 kaliber 105 mm. Nah, dua tahun berlalu, Johh Cockerill mengumumkan uji tembak Cockerill 3105 dari MBT Leopard 1A5. (more…)

Selain uji fungsi BMS (Battlefield Management System) CY-16H, medium tank Harimau produksi FNSS-Pindad juga menjalani uji tembak dengan menggunakan munisi HEP-T (High Explosive Plastic with Tracer) dengan jarak tembak 1.200 meter. Uji tembak tank Harimau dengan munisi HEP-T sejatinya sudah dilakukan beberapa kali sebelum ini. Nah, dibanding jenis munisi lain, seperti TPCSDS-T (Target Practice Cone Stabilized Discarding Sabot with Tracer), maka HEP-T mempunyai karakteristik tersendiri. Apakah itu? (more…)

Eurosatory 2022 tak melulu menampilkan alutsista keluaran baru, ada juga yang menawarkan paket upgrade untuk alutsista berusia tua. Seperti salah satunya adalah Johh Cockerill (d/h CMI), manufaktur meriam dan sistem senjata kavaleri asal Belgia ini memajang MBT (Main Battle Tank) Leopard 1A5 dengan dipasangi kubah meriam Cockerill 3105. Bagi pemerhati dunia alutsista di Indonesia, nama Cockerill 3105 seolah tak asing lagi. (more…)