Pada tanggal 18 November 2025, untuk pertama kalinya bom udara konvensional (dumb bomb) produksi perusahaan swasta nasional, PT Sari Bahari, berhasil diuji coba dengan dilepaskan dari jet tempur F-16 Fighting Falcon Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi. Bom tajam (live) standar NATO yang diiberi label BNT-250 mengenai sasaran secara presisi di Air Weapon Range Pandanwangi, Lumayang, Jawa Timur. (more…)
Kementerian Pertahanan Israel pada hari Selasa (7/1/2025) menandatangani dua kesepakatan besar dengan Elbit Systems agar kontraktor senjata lokal tersebut memasok ribuan bom berat kepada militer dan membangun fasilitas baru untuk memproduksi bahan mentah pembuat bom. (more…)
Pada artikel kami terdahulu telah diulas bahwa Rusia telah menggunakan bom udara konvensional, atau bom bodoh (dumb bomb) yang dilengkapi dengan modul UMPK (Unifitsirovannyi Modul Planirovaniya Korrektsii) – modul peluncuran dan koreksi terpadu, yang menjadikan bom bodoh meningkat kodratnya menjadi bom udara berpemandu. Yang salah satunya sudah digunakan pada bom FAB (Fugasnaya Aviatsionnaya Bomba)-250 (more…)
Meski masuk kategori dumb bomb (bom bodoh) yang terjun bebas tanpa pemandu, namun populasi bom udara FAB (Fugasnaya Aviatsionnaya Bomba) series diperkirakan sangat besar, khususnya di tangan Rusia yang mewarisi sejak era Uni Soviet. Lantaran stok yang banyak dan kemudahan dalam deployment, maka FAB series juga digunakan Rusia dalam serangan udaranya di Ukraina. Meski desainnya kaku laksana tabung gas elpiji, sudah ada upaya untuk menjadikan FAB series sebagai bom pintar yang berpemandu. (more…)