Robot Tempur Ukraina: Protector UGV Berhasil Uji Tembak dengan Modul Tavria-12.7

Industri pertahanan Ukraina kembali menunjukkan inovasinya, perusahaan Ukrainian Armor baru-baru ini mengumumkan keberhasilan uji tembak kompleks robotik darat berat Protector Unmanned Ground Vehicle (UGV) yang telah diintegrasikan dengan modul senjata kendali jarak jauh Tavria-12.7 (Remote Weapon Station – RWS).
Baca juga: Ukraina Luncurkan UGV Dengan Peluncur Rudal MANPADS 9K38 Igla
Uji coba ini, yang dilaporkan pada akhir November 2025, secara resmi mengubah platform logistik berat menjadi unit tempur bergerak yang mampu beroperasi di garis depan tanpa membahayakan prajurit.
Protector adalah UGV berat terbesar yang dikembangkan di Ukraina, dirancang berdasarkan pengalaman tempur langsung di medan perang.
Awalnya, Protector dikembangkan sebagai kendaraan logistik untuk membawa amunisi dan mengevakuasi korban di zona berbahaya. Namun, dengan integrasi modul Tavria, perannya telah diperluas menjadi platform serang.
Tests of the Ukrainian Protector UGV with the “Tavria” combat module equipped with an American 12.7 mm M2 Browning machine gun. pic.twitter.com/5O4UzFdcRs
— Bernadette 🏴🇮🇪🇷🇺🇵🇸 (@BDooher) November 28, 2025
Tavria-12.7 adalah modul senjata yang dikendalikan dari jarak jauh (RWS) yang menjadi kunci transformasi Protector menjadi robot tempur. Modul ini dipersenjatai dengan senapan mesin berat Browning M2 kaliber 12,7 mm. Senapan mesin berat ini memberikan daya tembak yang signifikan untuk penekanan dan serangan.
Tavria dilengkapi dengan sistem kontrol tembakan digital yang memungkinkan operator yang berada di tempat aman (cover) untuk mengamati, mendeteksi, dan mengunci target. Modul ini tidak hanya dirancang untuk target darat tetapi juga efektif untuk menyerang objek udara terbang rendah, termasuk drone kecil, berkat kaliber 12.7 mm yang memiliki daya penetrasi tinggi.
Imbangi UGV Rusia, Ukraina Kerahkan UGV Ironclad Serbabisa dengan Sasis Artikulasi di Medan Tempur
CEO Ukrainian Armor, Vladyslav Belbas, menyatakan bahwa dalam uji tembak, Protector menunjukkan hasil yang stabil dan akurat, bahkan saat menembak sambil bergerak (on-the-move), membuktikan algoritma stabilisasi modul tersebut berfungsi optimal.
Pengujian yang sukses ini menandakan pergeseran doktrin militer Ukraina menuju integrasi sistem robotik ke dalam struktur pasukan tempur: Misi utama kombinasi Protector dan Tavria adalah melindungi nyawa prajurit. Robot ini dapat ditugaskan untuk misi paling berbahaya, seperti serangan infanteri di daerah perkotaan, perlindungan rute suplai, atau sebagai titik dukungan tembakan bergerak.
THeMIS ADDER UGV: Drone Beroda Rantai dengan Senapan Mesin Berat RCWS
Dari spesifikasi, Protector UGV punya kapasitas muatan hingga 700 kg (termasuk modul senjata), jangkauan operasi hingga 400 km (menggunakan mesin diesel 190 hp) dengan kecepatan maksimum 60 km per jam. UGV ini sepenuhnya dikendalikan dari jarak jauh dan memiliki proteksi balistik setingkat STANAG 4569 Level 1.
Protector UGV dirancang sebagai kendaraan robotik dengan penggerak 4×4 (All-Wheel Drive), yang dikombinasikan dengan ban Run-Flat (yang tetap bisa berjalan meski tertembak/kempes), memastikan UGV ini dapat mengatasi medan perang yang sulit, termasuk lumpur, parit, dan rintangan lainnya, bahkan saat membawa beban berat atau saat terkena kerusakan. (Gilang Perdana)
Zubilo 4×4 UGV – Rantis Tanpa Awak Serbaguna Terbaru Rusia, Dilengkapi Kanon Zu-23-2


