Citra Satelit Ungkap Cina Kembangkan Varian Stealth Helikopter Harbin Z-20 “CopyHawk”

A satellite imagery new Chinese helicopter. (Captures via X/@RupprechtDeino)

Cina rupanya tidak puas hanya dengan mencontek desain helikopter sedang Sikorsky UH-60 Black Hawk, yang kemudian oleh Harbin Aircraft Industry Group diciptakan berbagai turuan Z-20 “CopyHawk” untuk kebutuhan matra darat, laut, termasuk varian anti kapal selam. Lebih dari itu, Cina sejak tahun 2021 telah terendus akan mengembangkan varian stealth dari Z-20.

Baca juga: Cina Punya Harbin Z-20 “CopyHawk,” Tiruan Sikorsky Black Hawk dengan Mesin Lebih Kuat

Konsep Z-20 dalam varian stealth pertama kali dalam bentuk model skala, ketika seorang pejabat senior Partai Komunis Cina mengunjungi AVIC Helicopter Research and Development Institute yang terletak di kota Jingdezhen. Z-20 varian stealth, sepintas mirip dengan Stealth Black Hawk yang digunakan oleh pasukan elite Navy SEAL dalam serangan ke kediaman Osama bin Laden di Abbottabad pada tahun 2011.

Yang paling menonjol, dari model skala dapat dilihat boom ekor dibuat miring untuk mengurangi radar cross section (RCS)-nya. Aspek lainnya adalah hub rotor utama dan rotor ekor diperbesar untuk mengurangi kebisingan dan getaran.

Dan empat tahun berlalu, belum lama ini citra (foto) satelit mengungkap yang memperlihatkan adaptasi siluman dari helikopter angkut sedang Z-20 sebagai platform yang telah lama dianggap sebagai tiruan dari Stealth Black Hawk.

Analis pertahanan Andreas Rupprecht membagikan gambar tersebut di media sosial, menulis: “Dan mungkin kejutan lainnya… ini dikabarkan adalah Z-20 siluman.”

Gambar yang baru muncul, yang telah beredar di kalangan pengamat pertahanan minggu ini, mungkin merupakan penampakan publik pertama dari versi Z-20 yang minim teramati. Permukaan pesawat yang halus dan kemungkinan fitur peredam inframerah menyerupai pilihan desain yang terkait dengan teknologi siluman.

Z-20 yang dibangun oleh Harbin Aircraft Industry Group, adalah helikopter angkut menengah serbaguna yang mampu mengangkut pasukan, logistik, dan operasi pegunungan. Konfigurasi keseluruhannya, termasuk rotor utama berbilah lima dan susunan ekor, sangat mirip dengan UH-60 Black Hawk AS, model yang awalnya diperoleh Cina dalam jumlah terbatas sebelum produksinya dihentikan akibat sanksi pada tahun 1990-an.

Menurut laporan sebelumnya, para insinyur Cina telah mengeksplorasi konsep helikopter siluman yang terinspirasi oleh program AS yang menghasilkan MH-X “Stealth Black Hawk” yang dirahasiakan, juga dikenal sebagai “Silent Hawk.” Desain Amerika tersebut terkenal digunakan oleh pasukan operasi khusus AS selama serangan Osama bin Laden di Pakistan, di mana salah satu helikopter jatuh dan sebagian hancur di lokasi.

Pecahan Misteri, Foto Langka “Stealth (Silent) Black Hawk” – Helikopter Navy SEAL dalam Operasi Penyerbuan ke Markas Osama

Rupprecht dan analis lainnya telah lama mencatat bahwa minat Cina pada teknologi peredam radar dan inframerah untuk helikopter tampaknya semakin meluas. Penampakan dan paten sebelumnya telah mengarah pada peningkatan yang berorientasi siluman untuk helikopter serang dan pengintai, tetapi kemungkinan pengembangan platform transportasi siluman seperti varian Z-20 merupakan langkah baru bagi militer Cina.

Bagi Cina, platform semacam itu akan mengisi celah operasional, memungkinkan penempatan pasukan khusus dan misi rahasia di wilayah udara yang diperebutkan. Pengurangan jejak radar dan akustik akan memungkinkan operasi serupa dengan yang dulu diperuntukkan bagi Komando Operasi Khusus AS, memberi Beijing kemampuan baru untuk serangan presisi, infiltrasi, dan misi intelijen.

Tandingi Sikorsky MH-60L, Pasukan Khusus Cina Punya ‘Tiruannya’ – Helikopter Serbu Harbin Z-20T Assault Eagle

Namun, penampilan helikopter itu sendiri tidak mengonfirmasi adanya program operasional. Helikopter ini mungkin merupakan prototipe awal atau bahkan tiruan darat yang digunakan untuk uji aerodinamis. Namun, pengembangan ini sejalan dengan tren yang lebih luas dalam upaya modernisasi militer Cina, yang semakin memprioritaskan kemampuan bertahan hidup dan karakteristik yang sulit diamati di seluruh aset udara dan laut. (Gilang Perdana)

Harbin Z-20J “CopyHawk” – Varian Naval Terbaru dari Helikopter Multirole/Anti Kapal Selam Angkatan Laut Cina