Category: Truk Militer

Tugasanda Turangga 4×4: Rantis Lapis Baja Kreasi Perusahaan Karoseri Nasional

img_0435

Label “Tugasanda” selama ini telah melekat sebagai merek karoseri kendaraan bus dan truk, namun siapa sangka bila merek asal Pasuruan, Jawa Timur ini sanggup mempersembahkan sebuah rantis (kendaraan taktis) lapis baja jenis APC (Armoured Personnel Carrier) 4×4. Debut kemunculan rantis yang disebut sebagai “Turangga” ini mampu menyedot perhatian selama Indo Defence 2016. Selain tampilan muka bergaya robotic, Turangga juga punya ground clearance yang cukup tinggi (650 mm) dengan konstruksi V hull. (more…)

PT Pindad Kembangkan Rantis Bushmaster Versi Indonesia

ok3

Banyak hal yang menarik dari Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD, selain bicara persenjataan perorangan yang serba lengkap, untuk urusan rantis (kendaraan taktis) Korps Baret Merah ini selalu punya yang spesial. Sebut saja salah satunya adalah Bushmaster Protected Mobility Vehicle (PMV) 4×4 buatan Thales Australia. Nah, ada kabar terbaru yang menyebut rantis yang battle proven di Perang Afghanistan ini akan dikembangkan dan dipoduksi oleh PT Pindad. (more…)

Ini Dia! Truk Amfibi Serba Guna Rancangan Dislitbangal

s84-736169

Di tahun 2004, Citro Subono, perwira Korps Marinir yang saat itu berpangkat Kapten membuat gebrakan dengan meluncurkan prototipe JASGU (Jip Amfibi Serba Guna). JASGU terbilang rantis yang banyak dibicarakan orang, pasalnya rancang bangun dan produksinya memang hanya melibatkan SDM lokal. Dan selang 10 tahun kemudian, Citro Subono yang kini telah berpanglat Letnan Kolonel, menciptakan kembali sosok rantis amfibi serba guna dengan ukuran dan kapasitas lebih besar, atau layak bila disebut sebagai Truk Amfibi Serba Guna (TASGU). (more…)

AS901A 3D: Radar Intai dan Penjejak Sasaran Kanon Giant Bow 23mm Arhanudri Kostrad

bagus

Sebagai satuan pemukul terbesar dengan kekuatan 30.000 prajurit, Kostrad TNI AD terbilang lengkap dalam urusan persenjataan. Di segmen pertahanan udara, Kostrad memiliki dua Batalyon Pertahanan Udara Ringan (Yon Arhanudri) yang dilengkapi sistem senjata rudal SAAB RBS-70 dan kanon twin gun Type 80 Giant Bow kaliber 23 mm. Bila rudal VSHORAD (Very Short Air Defence System) RBS-70 mengandalkan radar Giraffe sebagai penjejak sasaran, maka kanon Giant Bow 23 mm juga punya pasangan radar penjejak sasaran tersendiri, yakni jenis mobile radar AS901A 3D. (more…)

SR-74: Radar Intai Sistem Senjata TD-2000B Arhanud TNI AD

sr74-radar

Dalam latihan puncak Armada Jaya XXXIV/2016 yang berlangsung 14 September lalu, TNI AL melakukan uji tembak rudal anti kapal C-705 dari KCR (Kapal Cepat Rudal) KRI Clurit 641. Meski penembakkan bisa disebut gagal karena rudal telat meluncur, dan kemudian tidak mengenai sasaran, yang juga menjadi perhatian adalah keberadaan radar pengendali tembakan TR-47C dan radar intai SR-47AG. Radar buatan Cina ini dapat mendeteksi sasaran di udara dari jarak 40 Km dan deteksi sasaran pada permukaan sejauh 25 Km. Nah, jauh sebelum diadopsi oleh kapal perang TNI AL, radar yang labelnya mirip sudah dioperasikan oleh Arhanud TNI AD. (more…)

Eagle EB2-8: Dari Basis Ford, Ini Kendaraan Khusus Penarik Jet Tempur TNI AU

img-20161008-wa0017

Untuk menarik pesawat dari apron menuju area landasan dan sebaliknya, lumrah hadir yang namanya kendaraan penarik pesawat (aircraft towing). Tak hanya pesawat sipil berbadan lebar, pesawat tempur juga familier menggunakan jasa kendaraan ground support ini. Seperti pada kedatangan F-16 C/D Fighting Falcon di Skadron 16, TNI AU juga ikut mendatangkan ransus (kendaraan khusus) aircraft towing dari jenis Eagle EB2-8. (more…)

KIA KM500: Truk Penarik Howitzer KH-179 Batalyon Armed TNI AD

3084090_20131028110615

Guna memperkuat elemen fire power di wilayah perbatasan, Satuan Artileri Medan (Armed) TNI AD sejak pertengahan tahun lalu telah mencanangkan deployment alutsista jenis meriam tarik (towed) Howitzer kaliber 155 mm. Persisnya ada 18 pucuk meriam KH-179 155 mm buatan KIA Heavy Industries Corporation yang di datangkan tahun lalu, dan telah digelar di tiga batalyon Armed. Lepas dari karakteristiknya, senjata berletalitas tinggi ini dalam mobilitasnya ditunjang oleh truk yang juga berasal dari Korea Selatan, yakni KIA KM500. (more…)

Avibras AV-MET: Kendaraan Khusus Pemantau Cuaca Pada Baterai ASTROS II TNI AD

7809940440_53267a9338_b

Secanggih apa pun suatu alutsista, pada kenyataan kinerjanya bakal sangat bergantung pada kondisi alam. Dan bicara tentang kemampuan roket MLRS (Multiple Launch Rocket System) yang digadang Armed TNI AD dan Armed Marinir TNI AL, maka dalam gelar operasinya juga harus memperhatikan kondisi cuaca yang ada di daerah sekitar peluncuran. Dan untuk perihal pemantauan cuaca, sistem baterai (kompi) ASTROS (Artillery Saturation Rocket System) II punya kecanggihan tersendiri. (more…)

Avibras AV-RMD: Wahana Pembawa (Logistik) Amunisi MLRS ASTROS II TNI AD

5

Dalam gelar kekuatan setingkat baterai (kompi), alutsista MLRS (Multiple Launch Rocket System) ASTROS (Artillery Saturation Rocket System) II Armed TNI AD setidaknya membutuhkan pergerakan 13 kendaraan khusus (ransus). Lakon utamanya memang kendaraan peluncur AV-LMU (Universal Multiple Launcher), namun ada beberapa ransus lain yang berperan vital dalam sistem baterai ASTROS, diantara yang langsung terkait launcher adalah keberadaan kendaraan pembawa/re-supply amunisi yang disebut AV-RMD. (more…)

Isuzu FVZ 34 6×4: Jadi Truk Angkut Amunisi di Tiga Matra

images-(1)

Tampilan depannya identik dengan Isuzu NPS 75 4×4, kendaraan taktis (rantis) offroad yang baru saja didatangkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk kebutuhan tiga matra, Mabes TNI dan pasukan PBB. Namun bila dicermati, truk Isuzu FVZ 34 6×4 punya tongkrongan lebih besar dan tinggi, pasalnya Isuzu 34 FVZ adalah truk sipil di kelas 5 ton yang didaulat sebagai ranmum (kendaraan angkut amunisi). (more…)