Ini Dia! Truk Amfibi Serba Guna Rancangan Dislitbangal

Di tahun 2004, Citro Subono, perwira Korps Marinir yang saat itu berpangkat Kapten membuat gebrakan dengan meluncurkan prototipe JASGU (Jip Amfibi Serba Guna). JASGU terbilang rantis yang banyak dibicarakan orang, pasalnya rancang bangun dan produksinya memang hanya melibatkan SDM lokal. Dan selang 10 tahun kemudian, Citro Subono yang kini telah berpanglat Letnan Kolonel, menciptakan kembali sosok rantis amfibi serba guna dengan ukuran dan kapasitas lebih besar, atau layak bila disebut sebagai Truk Amfibi Serba Guna (TASGU).
Baca juga: JASGU Korps Marinir – Rantis Amfibi Made in Indonesia
Persisnya Citro Subono selaku peneliti di Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal) merancang rantis amfibi ini dari sasis truk sipil Isuzu Elf NKR 71 4×4. Truk ringan ini disokong dapur pacu mesin diesel 125 PS 5100 cc. Untuk mendukung aktivitas amfibi, rantis ini menggunakan dua buah mesin cummins mercruiser 220 HP, jenis diesel commonrail, dua stem drive propeller. Dibanding JASGU, keistimewaan truk amfibi ini rodanya dapat dilipat keatas seperti pesawat saat di air, sehingga kecepatannya bisa mencapai 12 knot. Sementara jika di darat mampu melaju dengan kecepatan 80 km per jam.
Baca juga: PTS-10 – Kendaraan Angkut Amfibi Terbesar Korps Marinir TNI AL

Baca juga: Truk Amfibi Rancangan Dislitbang TNI AD

Sebagai rantis, truk amfibi ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasi pendaratan amfibi dari LPD (Landing Platfrom Dock) ke pantai, atau mendukung operasi di masa damai, rantis ini dapat digunakan dalam misi SAR banjir.
Truk amfibi prototipe Dislitbangal ini punya dimensi dengan panjang 10 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 3,1 meter dan mempunyai bobot 6,7 ton. Dari segi kapasitas, daya muat kendaraan amfibi ini dapat memuat 3 awak dan 16 penumpang serta 500 kg barang (payload). Secara taktis, kegunaan kendaraan amfibi yaitu raid amfibi cepat dengan sasaran yang jauh di darat, mengangkut bekal untuk re-supply pasukan ke garis depan, ambulance amfibi, mobil komunikasi amfibi dan mobil komando.

Baca juga: Ditpalad TNI AD – Sulap Truk Unimog U1300L Jadi Kendaraan Amfibi

Resminya truk amfibi ini merupakan proyek Dislitbangal bekerja sama dengan PT. Fiberboat Indonesia. Baru-baru ini rantis ini telah melaksanakan uji coba di kolam rampa Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Kamis (27/10/2016). (Bayu Pamungkas)



Awas lumpur,,,,,, bravo AL
Ya ,mungkin bisa lebih di tingkatkan lagi ,rodanya pakai roda besar seperti traktor .Ban besar ,jadi lebih aman dirawa -rawa pesisir . Seperti yang dipasangkan pada ATV Sherp,truk tangguh rusia . Sebagaimana di maklumi medan Rusia penuh dengan hutan rawa makanya mereka unggul dalam pengembangan kendaraan rawa.
http://www.inddit.com/f-ek9z16/sherp-atv-truk-tangguh-untuk-segala-medan-buatan-rusia
ini dah bisa bikin amphibi, kenapa pindad untuk anoa-nya masih blom bisa
Anoa bisa amfibi, cekidot http://www.indomiliter.com/pindad-anoa-2-6×6-amphibious-saatnya-anoa-serius-jadi-panser-amfibi/
MAnteb teruslah berkarya… 🙂
Keren..kreatif bravo putra terbaik Indonesia!!!
Menerima saran dan kritik akan membuat anda akan menjadi lebih hebat…
Klo melihat struktur vertikal nya nih kendaraan bisa mudah terguling. Jarak roda mungkin bisa diperlebar. Mungkin krn menggunakan chasis yg ada.
Klo melihat struktur vertikal nya nih kendaraan bisa mudah terguling. Jarak roda mungkin bisa diperlebar. Mungkin krn menggunakan chasis yg ada.
kalau masih pake roda ,rasanya akan menghadapi masalah jika mendarat di sungai dengan tanah berlumpur, tpi jika dipantai saya kira tak masalah,
Wah Joss,maju trs semoga disempurnakan.
Laur biasa … Tinggal penyempurnaan … !!! Mudah2an kedepannya ada varian dengan design yg modern.. Bravo TNI AL
Desainnya sederhana..
Apa itu penggerak roda sdh 4×4.. Klo blm pasti susah melewati bibir sungai/pantai..
Kedepannya sistem dan desainnya harus diperbaiki lg..
Yg komen nyinyir klo nggak kasih duit buat penelitian dan pengembangan lebih baik diem ye
Lumayan lah nambah prototipe,kan negeri 1001 prototipe.
sepertinya daya apungnya masih kurang memuaskan.. tinggal penyempurnaan.
Saya bangga anak bangsa mampu juga membuat truk amphibi spt ini. Tanpa mengurangi rasa bangga itu,di masa yad desain truk amphibi ini perlu penyempurnaan untuk lebih meningkatkan fungsi dan endurance nya dalam mendukung operasi militer perang maupun operasi militer selain perang.
apa cman saya doang yg berpikir nih sang pembuat terinspirasi dri truk odong2..desain sangat klihatan jadul dan sperti hnya mainan saja nih
Cocoo juga buat parawisata bahari. Turis diajak keliling kota habis itu nyebur ke laut. Tawarin ke Pemda Bali, Lombok, atau buat turis ke pulau komodo
maaf . mirip bemo
malah dikatain bemo..
yang atas juga ngatain odong-odong..
kalian benar-benar generasi bangsa pencaci. kenapa anda tidak memberikan sedikit saja apresiasi?
Kreatif banget .
depan, belakang, dan samping dipasang minigun biar mantap
dari bahan fiberglass ya, min? nggak anti peluru dong
Kalo kerjasamanya dengan LUNDIN beda cerita dong. Dibikin pake serat karbon. Jadi lebih kuat 10 kali dr baja
@ersat
Sekuat bentengnya romawi yang diperkampungan Galia ya oom…?
tapi disundut rokok langsung berkobar
@mat komat
Ini malah doain yang jelek !!
Kenapa anda tidak memberikan sedikit saja doa yang baik?
Ini bahannya dari baja