Produk alutsista dari Turki kini lumayan banyak diserap oleh Indonesia, dan terkait perkembangan yang ada, maka menarik untuk dicermati, pasalnya bukan tak mungkin akan diakusisi di kemudian hari. Salah satu yang terbaru dan jarang dibahas adalah kawanan drone (swarm drone), yang baru-baru ini diperlihatkan kemampuannya oleh STM (Savunma Teknolojileri Mühendislik ve Ticaret A.Ş.). (more…)
Dinamika konflik mendorong Angkatan Udara AS (US Air Force) untuk beradaptasi pada kebutuhan operasi, salah satunya dalam pengembangan kawanan (swarm) drone yang mampu beroperasi di lingkungan yang diperebutkan, di mana navigasi satelit tradisional mengalami gangguan atau tidak bisa diandalkan. (more…)
Banyak cara untuk mengeliminasi serangan drone, namun masih diperlukan solusi yang jitu untuk menangkal serangan dari kawanan drone (swarm drone). Melakukan jamming belum tentu efektif, mengingat ada sejumlah drone yang mengudara, dimana ada potensi satu atau dua drone yang mungkin lolos dalam sergapan jamming. Berangkat dari kasus tersebut, Rusia diwartakan tengah mengembangkan drone dengan kemampuan melakukan serangan pulsa elektromagnetik – Electromagnetic Pulse (EMP). (more…)
Era “Terminator” sudah di depan mata, seperti belum lama berselang Elbit Systems dari Israel, meluncurkan jenis drone berukuran kecil yang punya kemampuan membunuh sebagai loitering munition dengan cara yang senyap. Diluncurkan (disebar) secara berkelompok lewat drone multicopter, drone berukuran kecil yang disebut Lanius, digadang ideal untuk model peperangan urban, termasuk menetralisr sasaran di dalam gedung atau ruangan berkat teknologi 3D mapping. (more…)
Salah satu ancaman terbesar dari keberadaan drone adalah munculnya serangan kawanan drone atau massive suicide drone swarm. Drone mini dalam pola serangan kawanan berjumlah besar, niscaya akan sulit bagi sistem pertahanan udara (hanud) untuk mengatasi serangan bak lebah ini, apalagi jika terlambat diantisipasi, maka kerusakan akan sangat parah. (more…)