Dua raksasa pertahanan Turki, Aselsan dan Roketsan, secara resmi mengumumkan keberhasilan uji penerimaan akhir untuk pengiriman baterai sistem pertahanan udara (hanud) dan rudal jarak jauh Siper Product-1. Pengujian krusial ini dilaksanakan di Pusat Pengujian Sinop, Turki bagian utara, dan menjadi bukti kesiapan operasional sistem hanud asli buatan dalam negeri tersebut. (more…)
Hisar-O diluncurkan dari platform truk Mercedes Benz Zetros.
Bila negosiasi berhasil dituntaskan, maka Bangladesh akan menjadi pembeli ekspor kedua keluarga rudal hanud Hisar (dan pertama untuk paket Siper/Long-Range) setelah Indonesia. (more…)
Lantaran bakal diakuisisi oleh Indonesia, debut rudal pertahanan udara (hanud) buatan Turki ini selalu mendapat sorotan netizen dalam pengembangannya. Persisnya, pada 30 Juli 2025, Aselsan dan Kementerian Pertahanan Turki mengumumkan penyelesaian serial production acceptance tests pada rudal Siper, yang artinya rudal siap produksi massal dan operasional rutin sudah bisa dimulai segera. (more…)
Setelah tertunda satu tahun, Komando Pertahanan Angkatan Udara Turki dikabarkan akan mulai mengoperasikan sistem rudal hanud jarak jauh Siper pada akhir tahun 2024. Siper digadang untuk dapat mengimbangi sistem hanud S-400 yang telah eksis digunakan arhanud Turki. Dalam beberapa tahun terakhir, Turki telah mengembangkan dan memperoleh berbagai sistem pertahanan udara, termasuk Gürz, Korkut, Sungur, dan Hisar. (more…)