
Setelah sukses mengangkut eskavator dan truk tangki BBM, pesawat angkut berat Airbus A400M Atlas belum lama ini mendapat muatan ‘kelas berat’ baru untuk menambah porfolionya. Persisnya pada 9 Juli 2025, A400M milik Angkatan Udara Jerman telah mengangkut untuk pertama kalinya ranpur (kendaraan tempur) lapis baja roda rantai Infantry Fighting Vehicle (IFV) Puma. (more…)

Keberadaan ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) Puma ibarat buah simalakama bagi militer Jerman yang tengah menggenjot tingkat kesiapan tempurnya. Di satu sisi, ranpur penerus IFV Marder ini telah menorehkan noda pada citra kualitas kendaraan tempur produksi Jerman. Sementara pada sisi lain, Puma yang tersedia dalam layanan operasional jumlahnya masih cukup banyak. (more…)

Citra keandalan ranpur lapis baja produksi Negeri Bavaria telah ternoda, yakni setelah Kementerian Pertahanan Jerman menyatakan tidak akan melanjutkan pembelian ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) Puma produksi Projekt System Management GmbH. Alasan penghentian pesanan Puma disebabkan 18 unit ranpur Puma mengalami ‘mogok’ setelah masalah teknis yang serius selama latihan. (more…)