
Bakal cepat ‘terkuras’ dalam pertempuran modern, kebutuhan akan amunisi berpresisi tinggi dengan biaya murah serta mampu diproduksi secara cepat, telah diperhitungkan secara cermat, terkhusus melihat dinamika konflik saat ini. Selain konsep rudal jelajah udara ke permukaan yang dirancang murah, kini muncul kebutuhan akan torpedo berat (heavyweight torpedo) berbiaya rendah. (more…)

Menyambut hari jadi Angkatan Laut AS (US Navy) ke-250 (berdiri sejak 13 Oktober 1775), Lockheed Martin mengumumkan pencapaian penting dalam produksi torpedo berat (heavyweight torpedo) MK48, yaitu dengan pengiriman unit ke-250 Guidance and Control (G&C) Section, yaitu sebuah komponen penting dari torpedo MK48 Advanced Capability (ADCAP), yang digunakan oleh Angkatan Laut AS dan beberapa armada kapal selam sekutu. (more…)

Bagi armada kapal selam Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN), torpedo canggih MK48 bukan barang baru, lantaran senjata bawah laut ini telah mencapai kesiapan operasional pada tahun 2006. Masih diproyeksi sebagai senjata andalan pada kapal selam diesel listrik Collins class, Australia dikabarkan akan melakukan pesanan tambahan atas torpedo MK48. (more…)