Tag: Mistral

DSEI 2017: Saab Tampilkan Mobile SHORAD, Integrasikan RBS-70 NG RCWS dan Giraffe 1x

Di awal dekade 80-an, Saab Bofors Dynamincs (d/h Bofors Defence) menjadi salah satu manufaktur MANPADS (Man Portable Air Defence System) yang sukses menempatkan peluncur rudal RBS-70 pada dudukan kendaraan jip Land Rover 4×4. Meski sistem kendali penembakkan tetap manual, namun pemasangan RBS-70 pada platform jip membawa keunggulan mobilitas tersendiri. Dan di kemudian hari jejak Saab diikuti oleh Thales Air Defence yang merilis Starstreak dengan Lightweight Multiple Launcher (LML), yang juga mengadopsi platform Land Rover. (more…)

Melihat dari Dekat Platform QW-3 Twin Launcher, Rudal Denhanud Paskhas TNI AU

P_20160416_104713

Bila pada dekade silam, ikon senjata Paskhas TNI AU adalah kanon triple gun, maka saat ini ada dua ikon senjata Paskhas yang terbilang populer, yaitu rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) QW-3 dan kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) Oerlikon Skyshield. Dan bila sebelumnya rudal QW-3 terlihat selalu disuguhkan dalam moda dipanggul, kini QW-3 andalan Korps Baret Jingga juga ditampilkan dalam platform twin launcher. (more…)

Mistral Coordination Post: Perangkat Mobile Radar Untuk Rudal Mistral Atltas Arhanud TNI AD

FOTO14RHEINMETALLpicc_d0

Arhanud TNI AD nampak optimal dengan deployment rudal penangkis serangan udara Mistral besutan MBDA. Selain memasang rudal Mistral pada platform rantis Pindad Komodo dan Renault Sherpa Light, melengkapi operasional rudal berpemandu infra red tersebut, juga di datangkan perangkat mobile radar sebagai pendukung kesiapan rudal berkategori MANPADS (Man Portable Air Defence System) tersebut. (more…)

Renault Sherpa Light: Rantis Pengusung Rudal Mistral RCWS Arhanud TNI AD

Renault-Sherpa-e14129424768Alih-alih mengikuti harapan banyak orang agar Arhanud (Artileri Pertahanan Udara) TNI punya rudal anti serangan udara jarak menengah, justru Arhanud di ketiga matra masih berkutat di level SAM (surface to air missile) SHORAD (short range air defense). Bahkan elemen SAM SHORAD, khususnya di Arhanud TNI AD kian diperkaya dengan platform peluncur yang menggunakan basis rantis (kendaraan taktis) lapis baja dari beberapa jenis. (more…)

Terma SKWS DLT-12T: Perisai Serangan Rudal Anti Kapal di Korvet SIGMA Class TNI AL

KRI DIPONEGORo

“Peran tempur.. peran tempur.. bahaya serangan udara,” peringatan lewat pengeras suara membahana di seluruh lorong dan kompartemen KRI Diponegoro 365. Saat itu disimulasikan salah satu korvet SIGMA Class TNI AL ini mendapat ancaman serangan udara. Diproyeksikan korvet buatan Damen Schelde Naval Shipbuilding, Belanda ini mendapat serangan rudal anti kapal. Sontak seluruh elemen kesenjataan di kapal disiapkan secara penuh, terutama senjata yang berkemampuan PSU (penangkis serangan udara). (more…)

DS 30B REMSIG 30mm: Dibalik Kecanggihan Kanon PSU di Korvet Bung Tomo Class TNI AL

ac

Hajatan HUT TNI ke-69 pada 5 Oktober 2014 mendatang bakal dibuat seru. Dengan mengambil tempat di Surabaya, dari jauh-jauh hari pihak Mabes TNI sudah mengumandangkan bakal memamerkan full alutsista terbaru dari ketiga matra dalam program MEF (minimum essential force). Sang Tuan rumah, TNI AL di dermaga Ujung dijadwalkan akan menghadirkan defile dua dari tiga korvet terbaru yang baru didatangkan dari Inggris, yakni Multi Role Light Frigate (MRLF) atau korvet Type F2000 buatan BAE Systems Marine. (more…)

MBDA Mica Naval: Generasi SAM VLS Pertama Untuk TNI AL

Nahkoda Ragam Class
Nakhoda Ragam Class (aka Bung Tomo Class)

Sejak adopsi rudal Yakhont pada salah satu frigat kelas Van Speijk, otomatis TNI AL memasuki babak baru dalam teknologi peluncuran rudal. Pasalnya, Yakhont yang menyandang predikat rudal jelajah anti kapal (ASM/anti ship missile) diluncurkan secara VLS (vertical launching system). Sebelum hadirnya Yakhont, armada TNI AL hanya berkutat pada pola peluncuran rudal secara konvensional, yaitu platform rudal terpasang kearah tertentu (heading) yang biasanya ke sisi atau kanan lambung kapal dengan besaran sudut tertentu terhadap cakrawala. (more…)

Thales MW08 – Radar Intai Korvet SIGMA Class TNI AL

diponegoro24

Hingga kini, korvet SIGMA (Ship Integrated Geometrical Modularity Approach) masih menjadi flagship bagi armada kapal perang TNI AL. Selain datang dengan kondisi beli baru, 4 korvet SIGMA yang terdiri dari KRI Diponegoro 365, KRI Sultan Hasanuddin 366, KRI Sultan Iskandar Muda 367 dan KRI Frans Kaisiepo 368, memang punya bekas sistem senjata dan seabreg perangkat elektronik yang paling maju diantara kapal perang TNI AL lainnya. (more…)

Starstreak HVM: Rudal Tercepat Arhanud TNI AD

1-high-velocity-missile

Pasca pensiunnya rudal Rapier, boleh jadi belum ada rudal arhanud yang benar-benar mumpuni dan mampu bikin pede pertahanan udara di wilayah Ibu Kota Jakarta. Pengganti Rapier memang ada, seperti rudal Grom buatan Polandia, soal kinerja dan performa rudal ini memang menjadi kontroversi. Nyatanya, sekalipun telah ada Grom dalam peluncur Poprad dan kanon 23 mm ZUR komposit Grom, Arhanud TNI AD masih memesan rudal lain dalam segmen MANPADS (Man Portable Air Defence Systems), yakni rudal Mistral dalam platform Atlas, dan kini juga tengah melirik rudal QW-3 buatan Cina. (more…)

Arhanud TNI AD Lirik Rudal MANPADS QW-3

Install QW-3 pada platform peluncur di truk SX 2110
Install QW-3 pada platform peluncur di truk SX 2110

Menuju MEF (minimum essential force) tahun 2014, elemen Arhanud TNI AD mendapat jatah modernisasi beragam alutsista. Yang cukup mendapat sorotan adalah penambahan jenis rudal darat ke udara (SAM/surface to air missile). Rudal yang digadang menuju MEF 2014 diantaranya rudal Mistral Atlas dan rudal Starstreak, kedua rudal ini memang punya teknologi canggih dengan sensor penjejak yang sensitif. Tapi harus diakui, kedua rudal baru Arhanud TNI AD yang disebut barusan masih bersandar pada platform MANPADS (Man Portable Air Defense System) yang masuk kelompok SHORAD (short range air defence), alias pertahan udara jarak dekat. (more…)