Taiwan secara resmi mulai menerima pengiriman sistem rudal anti-kapal berbasis darat, Harpoon Coastal Defense System (HCDS), dari raksasa kedirgantaraan Amerika Serikat, Boeing. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya Taipei untuk memperkuat doktrin pertahanan asimetrisnya, guna memastikan bahwa setiap upaya invasi melalui jalur laut akan menghadapi risiko yang sangat fatal. (more…)
Apa yang sedang dikembangkan Cina telah menarik perhatian dunia: sebuah teknologi revolusioner yang dikenal sebagai Quantum Radar. Sistem radar ini menggunakan prinsip-prinsip fisika kuantum yang canggih, seperti belitan kuantum dan deteksi foton tunggal, untuk mengatasi keterbatasan radar konvensional. Klaim utamanya adalah kemampuannya untuk mendeteksi dan melacak pesawat tempur siluman (stealth fighters), seperti F-22 dan F-35 AS, yang selama ini dianggap tak terlihat. Inovasi ini menandai pergeseran signifikan dalam teknologi pertahanan udara modern.
Parade militer besar-besaran saat Victory Day ke-80 di Beijing, 3 September 2025, secara langsung membawa pesan bagi Amerika Serikat dan Barat, yakni kemampun Negeri Tirai Bambu di segmen senjata Anti-Ballistic Missile (ABM) dan senjata anti satelit – Anti-Satellite (ASAT) weapon, yang menyiratkan bahwa satelit mata-mata (spy satellite) dapat dieliminasi di luar angkasa bila mengganggu kepentingan Beijing. (more…)
Drone kapal selam terbang saat diuji oleh tim peneliti. Foto: Nanjing University of Aeronautics and Astronautics
Cina terus tancap gas dalam menambah kekuatan militernya. Terbaru, Negeri Tirai Bambu itu, melalui tim peneliti dari Universitas Aeronautika dan Astronautika Nanjing, Cina Timur, mengklaim telah berhasil membangun dan menguji prototipe drone kapal selam terbang supersonik (transmedia vessel).